STTD Al Hikam Surakarta Gelar Tabligh Akbar dan Galang Donasi untuk Penghafal Qur’an

STTD Al Hikam Surakarta Gelar Tabligh Akbar dan Galang Donasi untuk Penghafal Qur’an

SOLO (jurnalislam.com)- Sekolah Tahfizh Tingkat Dasar (STTD) Al Hikam Surakarta menggelar kegiatan tabligh akbar bertajuk ‘Pesan Cinta Dari Penghafal Al Qur’an’ bersama ustaz ‘Cinta’ Restu Sugiharto di Ballroom Riyadi Palace Hotel, Solo pada sabtu, (28/11/2020).

 

Dalam kesempatan tersebut, ustaz restu Sugiharto mengajak masyarakat untuk bisa menjadi ahli ahli sedekah di dunia, karena menurutnya ada 7 amalan yang nanti akan tetap bisa mengalirkan pahala meski yang orang tersebut sudah meninggal.

 

“Yakni wakaf Al Quran, menyebarkan ilmu yang bermanfaat, anak anak yang sholih dan sholihah, membangun masjid, membangun rumah singgah, panti asuhan, rumah tahfidz, pondok pesantren, wakaf air dan infak dan sedekah di saat masih hidup dan sehat,” paparnya.

 

Sementara itu, Kepala sekolah STTD Al Hikam Surakarta ustaz Saerozy mengatakan, bahwa dalam kegiatan tabligh akbar tersebut, pihaknya juga melakukan penggalangan dana untuk pembebasan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai asarama di STTD Al Hikam.

 

“Tujuan acara ini yaitu, pertama untuk memahamkan kepada wali santri khususnya dan juga umat Islam atau warga yang mendukung sekolah kami. Dan selanjutnya bahwa kita ini punya proyek besar yaitu pembebasan tanah yang berada di sebelahnya masjid Salamah Surakarta,” katanya

 

“Kemudian rencana tanah tersebut akan kami gunakan untuk asrama dan sekolah tahfid tingkat dasar, kebetulan rumah tersebut mau dijual dan luas tanah tersebut 133 m dengan total harga 750 juta. Jadi kalo di kalkulasi permeternya 6 juta,” imbuhnya.

 

Ustaz Saerozy juga menjelaskan bahwa tabligh akbar tersebut dihadiri sekitar 125 peserta dan terkumpul dana untuk pembebasan sekitar 350 juta rupiah.

 

“Insyaallah setelah acara ini kita akan berusaha untuk menggali dan mencari dana kembali guna menutup kekurangannya. Kalau 750 ada dana 350 berati kurangnya ya 400 juta,” ujarnya.

 

“Karena dari kerisauan kami bahwa santri STTD Al Hikam makin tahun makin tambah santrinya, maka kita harus mencari tempat untuk di pakai ruangan atau kelas – kelas belajar santri kami,” tambahnya.

 

Guna menutup kekurangan dana tersebut, ustaz Saerozy juga memberikan peluang pahala bagi para muhsinin untuk ikut dalam program pembebasan lahan untuk Sekolah Tahfizh Tingkat Dasar Al Hikam Surakarta.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.