Setelah Lobi dengan Zionis di AS, Pangeran Arab: Israel Punya Hak Tanah di Palestina

Setelah Lobi dengan Zionis di AS, Pangeran Arab: Israel Punya Hak Tanah di Palestina

WASHINGTON (Jurnalislamm.com) – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menyatakan bahwa Israel memiliki hak atas tanahnya sendiri tidak hanya Palestina saja.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The Atlantic yang berbasis di AS, pewaris tahta kerajaan berusia 32 tahun itu menyatakan: “Saya percaya bahwa setiap orang, di mana saja, memiliki hak untuk hidup di negara mereka yang damai,” lansir Aljazeera Selasa (4/4/2018).

Putra mahkota mengatakan bahwa “negaranya memiliki banyak kepentingan” dengan Israel.

“Israel adalah ekonomi besar dibandingkan dengan ukuran mereka dan itu adalah pertumbuhan ekonomi, dan tentu saja ada banyak kepentingan yang kita bagi dengan Israel dan jika ada perdamaian, akan ada banyak kepentingan antara Israel dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk dan negara-negara seperti Mesir dan Yordania.”

Pangeran Arab Katakan Israel Punyak Hak Tanah di Palestina, Begini Bantahan Analis

Bin Salman juga mengatakan bahwa walaupun negaranya memiliki “keprihatinan agama” tentang masjid suci di Yerusalem dan hak-hak warga Palestina, Arab saudi tidak memiliki keberatan “terhadap siapapun.”

“Saya yakin warga Palestina dan Israel memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri. Tetapi kita harus memiliki perjanjian damai untuk menjamin stabilitas bagi semua orang dan memiliki hubungan normal.”

Bin Salman juga mengatakan Arab Saudi “tidak punya masalah” dengan Yahudi, mengatakan bahwa Nabi Muhammad “menikahi seorang wanita Yahudi.”

Pekan ini Pangeran Arab Tour ke Amerika Serikat, Begini Kata Pengamat Timur Tengah

Arab Saudi dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik formal.

Riyadh telah lama menyatakan bahwa perjanjian damai dengan Israel harus didasarkan pada garis demarkasi 1967 yang ditetapkan sebelum tanah Palestina dirampas selama Perang Enam Hari.

Namun perkembangan terakhir di Riyadh mengindikasikan bahwa hubungan antara kedua negara mulai membaik.

Pada bulan Maret, Arab Saudi memberikan izin bagi operator nasional India menggunakan wilayah udaranya untuk mengoperasikan penerbangan langsung antara New Delhi dan Tel Aviv.

Langkah itu mengakhiri larangan satu dasawarsa oleh Arab Saudi atas penggunaan wilayah udaranya untuk penerbangan ke Israel.

Menteri Komunikasi Israel Ayoub Kara juga mengundang Mufti Besar Arab Saudi, Abdul Aziz Al Sheikh, untuk mengunjungi Israel.

Saat mengunjungi Amerika Serikat, bin Salman juga bertemu dengan beberapa kelompok zionis Yahudi dan lobi pro-Israel.

Pangeran Arab Bilang Gamis Tidak Wajib, Ini Kata Syeikh Ahmed al Ghamdi

 

Bagikan
Close X