Setelah Bupati, Walikota Bima Juga Rilis SE Larangan Perayaan Hari Valentin

Setelah Bupati, Walikota Bima Juga Rilis SE Larangan Perayaan Hari Valentin
BIMA (Jurnalislam.com) – Setelah Bupati Bima Hj. Indah Damayanti, kini Walikota Bima Quraisy H Abidin mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan perayaan Hari Valentin.
“Surat Edaran No. 54 Tahun 2018 itu dalam rangka upaya mencegah perilaku generasi muda, mahasiswa, dan pelajar Kota Bima terhadap hal-hal yang melanggar moral dan akhlak yang sering dijumpai dalam perayaan Hari Kasih Sayang/Valentine Day,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/2/2018).
Berikut isi Surat Edaran tersebut:
1. Kepada seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi. Kepala Sekolah/Madrasah di Wilayah Kota Bima wajib melarang kegiatan Mahasiswa/i baik di lingkungan Perguruan Tinggi/Sekolah/Madrasah atau di luar dengan tujuan untuk merayakan Hari Kasih sayang (Valentine Day) guna menghindari adanya kegiatan yang bertentangan dengan nilai Moral Religius dan Kultur Budaya masyarakat Kota Bima.
2. Kepada Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah/Madrasah membuat surat pemberitahuan kepada seluruh orang tua atau Wali Murid untuk dapat mengawasi Putra-Putrinya agar tidak terjebak dan melakukan hal-hal yang melanggar nilai-nilai moral dan akhlak para mahasiswa dan Pelajar di Kota Bima.
3. Kepada Pimpinan Perguruan Tinggi. Kepala Sekolah/Madrasah dan Pimpinan Pondok Pesantren untuk memberikan penguatan moral dan budi pekerti yang luhur yang diintegrasikan dalam bahan ajar/kurikulum mata pelajaran sebagai landasan mahasiswa, siswa/siswi dan santriwan-santriwati agar tidak mudah tergoda dengan perayaan Hari Kasih Sayang] Valentine Day yang diselenggarakan oleh pihak luar.
4. Memberi pengertian kepada seluruh mahasiswa dan siswa bahwa kasih sayang akan lebih bermakna apabila diberikan kepada orang tua/keluarga, para Dosen/Guru, serta orang lain yang berjasa di sekitar kita (petugas kebersihan di dalam maupun di luar sekolah. pemadam kebakaran, Polisi, Tentara dan lain-lain) dalam bentuk mentaati, menghargai dan menghormati serta peduli terhadap sesama.
5. Kepada Ormas Islam se Kota Bima agar senantiasa ikut menjaga ketertiban sosial dengan menegakkan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, dengan menjunjung tinggi amran Hukum yang berlaku dan tetap melakukan koordinasi dengan aparat dan Dinas terkait pada setiap aksi yang dilakukan.
6. Kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, Dinas Kesehatan Kota Bima, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima untuk mengawasi Penjualan alat kontrasepsi (kondom) pada semua apotik dan toko obat di Kota Bima agar selektif dan hati-hati sebagai upaya untuk mencegah perilaku Sex bebas (Free love dan Free Sex) dikalangan anak muda di Wilayah Kota Bima.
7. Kepada Camat/Lurah untuk menghimbau seluruh Khatib Jum’at untuk mempersiapkan Tema Khutbah tentang larangan perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day.
8. Kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bima untuk melakukan pengawasan dan pengamanan pada malam perayaan Valentine Day dan melakukan Razia mulai tanggal 13-15 Februari 2018 di seluruh Kos-kosan, Hotel/Penginapan, Cafe dan tempat-tempat hiburan lainnya.
Mengingat pentingnya hal-hal dimaksud, diminta kepada semua elemen masyarakat Kota Bima untuk dapat mengawasi pelaksanaan perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day demi terwujudnya pendidikan yang berkarakter dan sebagai perisai moral dan ahlak generasi muda, mahasiswa dan pelajar di Kota Bima.
Demikian untuk menjadi perhatian.
Bagikan