Sempat Cari Laskar Hilang, Habib Rizieq: Kami Kira Diculik Penjahat, Ternyata Polisi

Sempat Cari Laskar Hilang, Habib Rizieq: Kami Kira Diculik Penjahat, Ternyata Polisi

BOGOR (jurnalislam.com)- Imam Besar (IB) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengaku kaget saat mengetahui yang melakukan penembakan terhadap enam laskar FPI adalah aparat kepolisian.

Ia semula mengira bahwa yang melakukan penculikan terhadap enam laskar FPI tersebut adalah penjahat, sebab, menurutnya pada malam itu banyak mobil yang mencoba memepet dan mencoba mencelakakan mobil yang ia tumpangi bersama keluarganya.

“Dan sampai saat itu kami tidak pernah tau bahwa yang melakukan pembantaian adalah pihak kepolisian, kami tidak pernah tau. Kami tidak pernah suudzon, kami tidak pernah menuduh bahkan dalam pernyataan pers DPP FPI masih menyantumkan mereka adalah Orang yang Tidak Dikenal. Karena kami tidak berani menuduh siapapun tanpa bukti, tanpa saksi, itu ajaran sesat, gak boleh kita menuduh siapapun tanpa bukti dan saksi,” katanya dalam rekaman suara yang diterima Jurnalislam.com pada rabu, (9/12/2020).

Tapi, kata Habib, dari pagi sampai siang pihaknya mengerahkan laskar-laskar Karawang dipimpin oleh pimpinannya.

“Masuk ke setiap RS, masuk ke setiap kantor Polisi, menyapu bersih itu jalan tol. Setiap rest area kami datangi untuk mencari para syuhada ini,” tambahnya.

“Dimana mereka?? Tapi subhanallah, Allah buka mulut yang membantai, Allah buka mulut mereka, tak bisa mereka sembunyikan,” kata Habib.

Menurut Habib, Allah Maha Kuat, Allah Maha Besar, dan saat bersamaan, siang itu Kapolda Metro Jaya dan para penyerang, para penyergap, para penguntit yang semula kami duga mereka adalah penjahat ternyata diakui sebagai bagian dari para penyidikan Polda Metro Jaya.

“Bukan kami yang menuduh, tapi mereka yang mengaku. Kalau mereka tidak mengaku, sampai kapanpun kami tidak pernah tahu. Subhanallah, hanya hitungan jam Allah buka mulut mereka,” imbuh Habib.

Padahal menurut Habib, jika mereka menutup seumur hidup  pun kami tidak akan pernah tau.

“Tapi Allah Maha Tahu, Allah Maha Berkehendak, Alloh buka mulut mereka, Alloh buka pengakuan mereka, sehingga sekarang menjadi terang benderang siapa para pelaku penjahat itu,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X