Rezim Syiah Suriah Mulai Serang Posisi HTS di Idlib, 16 Warga Tewas

IDLIB (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 16 orang tewas dan 18 lainnya terluka dalam serangan udara rezim Syiah Suriah di desa-desa di provinsi Idlib yang dikuasai para pejuang Suriah, kata Pertahanan Sipil Suriah.

Menurut kelompok itu, yang beroperasi di daerah-daerah yang dikuasai oposisi Suriah dan juga dikenal sebagai the White Helmets, seorang gadis muda termasuk di antara korban dalam serangan udara hari Ahad (10/6/2018).

Sejumlah bangunan dan fasilitas di desa Binnish, Ram Hamdan dan Taftanaz, yang dikendalikan oleh pasukan koalisi oposisi, juga rusak.

“Pemboman itu berlangsung selama sekitar dua jam,” kata Mohammed Abu al-Amin, 34 tahun, seorang aktivis yang berbasis di Taftanaz, kepada Al Jazeera.

Sasaran Serangan Udara Rusia Kini Beralih ke Idlib, 14 Warga Tewas

“Sebagian besar bangunan kota itu menjadi sasaran, termasuk rumah sakit Al-Noor dan sebuah rumah, yang penghuninya sekarang termasuk di antara yang tewas,” katanya.

Desa-desa yang diserang di pedesaan Idlib terletak di sekitar kota Foua dan Kefraya yang dikuasai rezim.

Serangan rezim terbaru diluncurkan beberapa jam setelah bentrokan mematikan antara pasukan rezim Suriah dan pejuang dari Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) yang dipimpin Jabhat Fath al Sham (JFS) – yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhah Nusrah, bekas kelompok al-Qaeda – di desa-desa Foua dan Kefraya yang merupakan rumah bagi sekitar 10.000 warga Syiah.

Konvoi Keenam Bawa 1.334 Warga Homs ke Provinsi Idlib

Pertempuran berlanjut sampai Ahad pagi, menewaskan enam tentara rezim Syiah Suriah dan sedikitnya tiga pejuang HTS, menurut SANA, kantor berita resmi rezim Suriah.

“Pejuang JFS masuk dari desa-desa terdekat termasuk Binnish dan Ram Hamdan,” SANA melaporkan.

Pasukan rezim Syiah Suriah menggunakan taktik pengepungan selama perang Suriah, yang sekarang memasuki tahun kedelapan. Biasanya, serangan itu dibarengi pemboman berat sambil mencegah masuknya bantuan makanan dan obat-obatan.

Taktik ini digunakan sebagai alat untuk memaksa para oposisi agar menerima transaksi evakuasi.

Pada hari Jumat, serangan udara Rusia di sebuah desa di Idlib menewaskan sedikitnya 44 orang, dan merupakan korban tewas tertinggi dalam satu serangan di wilayah itu tahun ini.

Jet Tempur Rusia Bunuh 44 Warga Idlib Saat Berbuka Puasa di Dekat Masjid

Lebih dari 60 orang juga terluka dalam serangan yang terjadi di desa Zardana.

Saat ini, rezim Nushairiyah Suriah memerangi faksi-faksi Jihad dan oposisi di Idlib, markas besar terakhir mujahidin di negara itu.

Idlib menampung sekitar dua juta orang, termasuk ribuan orang yang menjadi pengungsi internal dari wilayah lain Suriah.

Bagikan