Resolusi Wisata Pantai Talise, Palu Menurut Imam Besar FPI Sulteng

Resolusi Wisata Pantai Talise, Palu Menurut Imam Besar FPI Sulteng

PALU (Jurnalislam.com) – Monumen Anjungan Nusantara di pesisir Pantai Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah kini telah porak poranda akibat diterjang gelombang tsunami sesaat setelah gempa berkekuatan M 7,4 mengguncang kota Palu, Jumat (28/9/2018).

Anjungan ini menjadi ikon kota Palu dan selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Apalagi pada hari Sabtu dan Ahad. Kini anjungan yang menjadi kebanggan warga Palu tersebut hanya tersisa puing-puing yang berserakan tidak beraturan di kanan kiri jalan menuju Jembatan Kuning Palu.

14 hari pasca munculnya gelombang besar yang membuat warga berhamburan guna mencari tempat aman itu, masyarakat Palu melakukan aksi dzikir dan doa bersama di tempat tersebut pada Jumat (12/10/2018). Tak kurang seribu orang datang untuk berdoa untuk keselamatan ibu kota provinsi Sulawesi Tengah itu.

“Sayidina Umar saat jadi khalifah, ia dengar ada gempa di suatu negeri, lau ia datangi tempat itu dan ia tanyakan, dosa apa yang kau perbuat, sehingga bumi ini berguncang, bukan berapa mayat yang ditemukan, berapa kerugian yang ditanyakan, sayidina Umar bertanya dosa apa yang kalian perbuat sehingga bumi ini bergoncang,” kata Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Sulteng, Habib Hasan Alhabsy dihadapan ribuan jamaah yang datang.

Menurut Habib Hasan, kemaksiatan yang ada di sekitar Anjungan Nusantara sudah tidak bisa ditoleransi lagi, banyaknya kafe dan tempat karaoke di sepanjang pantai Talise membuat warga Palu lalai untuk bersujud dan bersimpuh dihadapan Allah.

“Telah nampak kerusakan di muka bumi akibat ulah manusia itu sendiri, disaat magrib sebagian kita enak selfie, sebagian kita enak dengan musik, sebagian kita enak dengan karaokenya, begitu adzan dikumandangakan, disitu tsunami datang,” ungkapnya.

“Semoga tsunami tidak akan datang lagi, kita jadikan tempat ini berdzikir, dan tidak boleh ada tempat-tempat yang tidak ada masjid dan musholanya di tempat ini, setiap hari Jumat, majelis itu harus hadir disini, sampai kiamat kalau bisa,” tandasnya.

Bagikan

One thought on “Resolusi Wisata Pantai Talise, Palu Menurut Imam Besar FPI Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X