Resmikan Klinik Ummat Rawat Inap, Solopeduli dan BPKH Gelar Khitan Massal Gratis

Resmikan Klinik Ummat Rawat Inap, Solopeduli dan BPKH Gelar Khitan Massal Gratis

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Kesehatan adalah rejeki dan anugerah yang tak ternilai dari Allah, Dalam Islam, sehat dipandang sebagai nikmat kedua terbaik setelah iman.

Sebagian besar Ibadah dalam Islam membutuhkan kondisi tubuh yang kuat, seperti shalat, puasa dan pergi haji, semua membutuhkan kondisi tubuh yang sehat.

Pendirian Klinik Kesehatan Solopeduli, sesuai dengan enam asnaf yang menjadi ruang gerak program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Layanan kesehatan gratis untuk umat di Desa Manang Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo Jawa tengah ini, sesuai dengan visi BPKH, memberdayakan dan memberikan kesejahteraan bagi umat.

Dalam peresmian pada ahad, (15/12)2019), perwakilan BPKH, Iskandar A Zulkarnain turut hadir dan meresmikan acara tersebut.

”Yayasan Solopeduli adalah bukti kerja keras yang nyata dan upaya perubahan untuk memotong permasalahan yang timbul dari kondisi yang tidak menguntungkan di wilayah sekitar. Aktivitas kegiatan sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh Yayasan Solopeduli membuat BPKH berkomitmen melakukan sinergi untuk kemaslahatan umat,” jelasnya.

Gratis

Antrian Panjang warga Dhuafa pada saat pertama kali diresmikan tanggal 18 Mei 2019 lalu, membuat kami yakin upaya pengobatan gratis yang dihadirkan BPKH, Yayasan Solopeduli, dan Lembaga lainnya adalah sebuah upaya tepat untuk Bersama membuat perubahan di negeri tercinta.

“Semoga dengan makin lengkapnya fasilitas dan layanan yang diberikan Klinik Solopeduli ini, kondisi kesehatan masyarakat yang kurang mampu disekitar wilayah Solo ini dapat menjadi lebih baik. Dengan kondisi yang sehat, dapat beribadah, berkarya, dan berkumpul keluarga dengan bahagia,” ungkapnya.

Acara peresmian Klinik Rawat inap ini juga disemarakkan dengan acara khitan yang diikuti oleh 20 anak-anak dhuafa dan yang membutuhkan.

Mereka berasal dari wilayah sekitar Klinik Solopeduli dan beberapa dari Klaten, Sragen dan sekitarnya. Acara digelar di Klinik Ummat Solopeduli di Jl. Songgo Budi No 11-9, Dusun I, Manang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Salah satu orangtua peserta, Ibu Daryanti (40), menyampaikan sangat senang dengan adanya klinik ini karena ia mengalami sakit-sakitan selama beberapa tahun ini dan hanya bisa membeli obat warung.

”Sebenarnya saya datang ke sini hanya untuk mengantarkan anak saya Bayu (12) yang mau khitan, Alhamdulillah ternyata klinik ini bisa memberikan pelayanan gratis tanpa sepeserpun, saya jadi ikut berobat, terimakasih banyak Solopeduli untuk pelayanan dan obat gratisnya dan terimakasih juga karena anak saya bisa khitan di sini secara gratis dan mendapatkan bingkisan dan santunan,” ungkap Ibu Daryanti.

”Tadi khitannya sakit sedikit, ini saya mendapat bingkisan dan uang santunan, terimakasih Solopeduli,” ungkap Bayu.

Bayu dan teman-teman juga mendapatkan dongeng motivasi dari pendongeng, Kak Wi.

Klinik Ummat Solopeduli ini dilengkapi dengan ruang Rawat Inap sebanyak 4 ruang, Ruang KAI, Ruang persalinan, ruang IGD, Ruang CSSD, ruang lab. Ada 3 orang dokter yang bertugas secara bergantian, 4 bidan, dan 4 perawat. Klinik ini membuka pelayanan 24 jam dengan penyediaan layanan ambulan.

”Semoga dengan turunnya ijin Ranap Klinik ummat ini, semakin menambah nilai lebih Solopeduli dalam mengabdi kepada masyarakat di bidang kesehatan. Dengan fasilitas yang lengkap baik tenaga medis, sarpras, dan ambulan,” terang Direktur Utama Solopeduli Sidik Anshori.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X