Prof Dr Salim Bajri Ingatkan Jokowi Berlaku Adil Atas Tragedi Tolikara

CIREBON (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Cirebon, Prof Dr KH Salim Bajri mengingatkan presiden Joko Widodo untuk berlaku adil terkait tragedi Tolikara.

"Kepada presiden RI Ir. Joko Widodo berlaku adil lah anda dalam menyelesaikan masalah. Anda mengaku muslim, takutlah anda kepada adzab Allah, takutlah kepada adzab Alloh SWT jika anda tidak berlaku adil," kata Guru Besar Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon itu kepada Jurniscom melalui pesan singkat, Kamis (30/7/2015).

Beliau mempertanyakan alasan presiden Jokowi yang tidak mengecam para pelaku teror yang menodai Hari Raya Iedul Fitri 1436 H itu. Presiden justru malah mengundang mereka ke istana negara.

"Bagaimana ini bisa terjadi, para pelaku teror terhadap umat Islam dan pelaku pembakaran masjid anda beri santunan dan ketua teroris GIDI anda undang ke istana? Bandingkan jika para pelaku teror itu adalah beragama Islam, pasti anda akan mengecam itu perbuatan terorisme, anda akan menerjunkan Densus 88 dan densus tidak segan-segan membunuhnya ditempat. Saya menuntut anda berlaku adillah anda," tegas beliau.

Prof Salim kembali mengingatkan Jokowi akan adzab Allah, jika presiden tetap tidak berlaku adil.

"Sungguh adzab Alloh sangatlah keras. Semua manusia akan mengalami mati, anda dan saya pasti akan mati cepat atau lambat. Jika anda tidak berlaku adil dalam masalah ini, maka adzab Allah akan datang. Cepat atau lambat. Baru-baru ini kita bisa melihat gempa di papua," pungkasnya.

Seperti diberitakan Kompas, Jum'at (24/72015) lalu, Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah pengurus Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu, hadir pula Ketua GIDI Papua Lipiyus Biniluk.

Reporter : Agung | Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.