Ponpes Nurul Qadim Paiton Gelar Halaqoh Akbar Menolak Syiah

PROBOLINGGO (Jurnalislam.com) – Pondok pesantren Nurul Qadim, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur menggelar Halaqoh Akbar bertajuk “Menolak Syiah dan Wahabi”, Senin (25/01/2016).

Bertempat di asrama putri ponpes Nurul Qadim, ribuan umat Islam antusias mengikuti halaqoh yang diisi oleh Habib Ahmad Zen Al Kaff, Habib Thohir Al Kaff dan Ustadz Abdulrahman Nafis dari pengurus PWNU Jawa Timur.

“Acara ini murni untuk mempertemukan umat dalam rangka melindungi Ahlusunnah wal jamaah, karena akhir-akhir ini sudah banyak yang masuk kepada kita khususnya lingkungan Nahdatul Ulama,” kata pengasuh Ponpes Nurul Kodim, KH Abdullah Hasan dalam sambutannya.

“Terutama kepada pengurus-pengurus NU. Ayo kita bersama-sama untuk melindungi akidah ahlusunah wa jamaah yang telah di tetapkan di gariskan pendiri-pendiri NU kita dulu,” sambungnya.

Kyai Abdullah berpesan kepada masyarakat agar tetap berpegang pada Al Qur’an dan  Sunnah dengan pemahaman ahlu sunnah wal jamaah serta tidak terkecoh dengan Syiah.

“Untuk masyarakat, kita berharap harus pinter memilih. Artinya jangan sampai keluar apa yang kita sudah dapatkan di ahlussunah wal Jamaah yang telah diajarkan guru kita dan jangan sampai di campuri dengan faham-faham seperti syiah. Dan kita harus melaksanakan ibadah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Allah dan Rasulullah, tentunya kita menghindarai faham yang keras,” harapnya.

Sementara itu Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, KH Muhammad Sihabudin Shaleh mengatakan, pihaknya akan terus berupaya membentengi akidah umat Islam dari faham Syiah.

“MUI dengan Nurul Kadim kerjasama dengan permasalahan ini tujuanya dari acara ini  adalah membentengi warga masyarakat yang notabenya adalah orang  Nahdiyin Ahlussunah wal Jamaah, ini betul-betul dibentengi minimal tidak terpengaruh dengan faham Syiah,” ungkapnya.

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.