PM Palestina Luput dari Serangan Bom Israel saat Berkunjung ke Hamas

PM Palestina Luput dari Serangan Bom Israel saat Berkunjung ke Hamas

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Israel dilaporkan sebagai pelaku pemboman saat Hamas mengumumkan sebuah penyelidikan atas sebuah ledakan yang menargetkan konvoi perdana menteri Palestina yang berbasis di Tepi Barat saat berkunjung ke Jalur Gaza.

Rami Hamdallah sedang dalam sebuah kunjungan ke wilayah yang dikuasai Hamas untuk membuka fasilitas pekerjaan umum di sana pada hari Selasa (13/03/2018) ketika sebuah ledakan menargetkan konvoinya. Ledakan itu melukai beberapa pengawalnya, namun dia selamat tidak terluka.

Ledakan terjadi tak lama setelah konvoi Hamdallah melewati pos pemeriksaan Erez yang dikendalikan Israel, yang dikenal warga Palestina sebagai Beit Hanoun, di Gaza utara, seorang koresponden Al Jazeera di tempat kejadian melaporkan.

Sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Hamdallah dan Ismail Haniya, pemimpin politik senior Hamas, berbicara melalui telepon pada hari itu dan sepakat bahwa Israel berada di balik ledakan tersebut karena Israel tampaknya merupakan pihak yang sangat diuntungkan dengan kejadian tersebut.

Bangun Kembali Kepercayaan dengan Hamas, PLO Kirim 3.000 Pasukan ke Gaza

Hamas membantah terlibat dalam ledakan tersebut, dan mengatakan akan meluncurkan sebuah penyelidikan untuk “membawa orang-orang yang berada di balik serangan ke pengadilan.”

Tawfiq Abu Naim, kepala keamanan Hamas, telah diberi tanggung jawab untuk memimpin penyelidikan tersebut.

Hamas dan Fatah, dua partai politik utama Palestina, menandatangani sebuah kesepakatan rekonsiliasi pada bulan Oktober 2017, mengakhiri satu dekade pembagian yang melibatkan dua pemerintah paralel yang beroperasi di Gaza dan Tepi Barat.

Kesepakatan untuk membentuk pemerintah persatuan ditandatangani di ibukota Mesir, Kairo, pada 13 Oktober, namun upaya untuk mengimplementasikan kesepakatan tersebut menghadapi hambatan.

Hamdallah, yang memimpin pemerintah Otorita Palestina yang berbasis di Ramallah, tampil langsung di televisi pada peresmian pabrik pengolahan air limbah di Gaza.

Tokoh Senior Hamas: Donald Trump Sakit Jiwa

Tak lama kemudian, dia kembali ke Ramallah dan tampak tidak terluka saat menyampaikan sebuah pidato singkat di luar kantornya.

Rami Hamdallah
PM Palestina, Rami Hamdallah

Dia mengatakan tujuh pengawalnya terluka dalam serangan tersebut dan mereka dirawat di rumah sakit di Ramallah.

“[Serangan] ini tidak mewakili patriotisme, tindakan pengecut yang tidak mewakili rakyat kita, juga tidak mewakili rakyat Gaza,” Hamdallah mengatakan.

Bom Ditanam di Bawah Jok Mobil, Anggota Hamas Selamat dari Ledakan yang Menghancurkan

Majed Faraj, kepala intelijen Otoritas Palestina, juga berada dalam rombongan konvoi yang diserang.

“Serangan ini adalah upaya untuk membunuh semua upaya rekonsiliasi. Ini adalah langkah berbahaya yang bertujuan untuk menyebarkan kekacauan dan pertengkaran di antara orang-orang kami,” kata Munir al-Jaghoub, yang memimpin departemen informasi Fatah di Kantor Mobilisasi dan Organisasi, mengatakan.

Bagikan