Perundingan Rekonsiliasi di Mesir, Diplomatik: Ada Kemauan Hamas dan Fatah Bersatu

11 Oktober 2017
Perundingan Rekonsiliasi di Mesir, Diplomatik: Ada Kemauan Hamas dan Fatah Bersatu

KAIRO (Jurnalislam.com) – Delegasi kelompok Palestina, Hamas dan Fatah, memulai perundingan rekonsiliasi di ibukota Mesir, Kairo, Selasa (10/10/2017), untuk memperbaiki keretakan selama satu dekade, World Bulletin melaporkan.

Sumber diplomatik mengatakan “ada kemauan untuk membuat perundingan berhasil”. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

Pihak berwenang Mesir belum mengungkap rincian dan agenda perundingan.

Kairo saat ini memimpin upaya untuk menyembuhkan perpecahan politik satu dekade yang panjang antara kelompok Hamas yang berbasis di Gaza dan gerakan Fatah yang berbasis di Tepi Barat.

Wujudkan Rekonsiliasi Palestina, Hamas dan Fatah Jadwalkan Pertemuan di Mesir Hari ini

Pekan lalu, Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengadakan pertemuan kabinet pertamanya di Gaza sejak pemerintah persatuan dibentuk pada tahun 2014, dalam sebuah langkah besar menuju rekonsiliasi Palestina.

Tepi Barat dan Jalur Gaza telah terbagi secara politis dan administratif sejak 2007, ketika Hamas merebut kendali Jalur Gaza dari Fatah setelah beberapa hari pertempuran jalanan.

Penguasaan Hamas terhadap Gaza pada tahun 2007 mengakhiri pemerintahan persatuan yang berumur pendek sebelumnya – setelah Hamas menguasai pemungutan suara legislatif Palestina 2006.