Perppu Menyasar Ormas Islam, DSKS : Harusnya Komunis dan Separatis

14 Juli 2017
Perppu Menyasar Ormas Islam, DSKS : Harusnya Komunis dan Separatis
Konpers DSKS di Tipes, Solo

SOLO (Jurnalislam.com) – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menolak pemberlakuan Perppu No. 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DSKS, Ustadz Muinudinillah Basri di Masjid Baitusalam, Tipes, Solo, Jumat (14/7/2017).

“Setelah membaca dan mencermati Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) No 2 tahun 2017 tanggal 10 Juli 2017, dengan ini kami dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menyatakan menolak Perppu tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, semua penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) harus mengacu pada ukuran objektif penerbitan PERPPU oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana dalam Putusan MK Nomor 138/PUU-VII/2009.

“Hingga saat ini belum ada situasi yang memaksa dan mendesak sebagaimana ketiga indikator tersebut,” ujarnya.

Oleh sebab itu, DSKS meminta Presiden Jokowi untuk menghindari adanya korban pembubaran ormas yang kritis terhadap pemerintah.

“Kecuali memberlakukan terhadap ormas atau kelompok yang telah nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 seperti gerakan separatis, ormas yang berpaham atheis dan komunis sebagaimana pasal 59 ayat 4 b dan c,” ujarnya.

Selain itu, DSKS juga mengingatkan pemerintah untuk menjalankan amanah kekuasaan dengan baik dan tidak berbuat dzalim.

“Mengingatkan pemerintah bahwa penguasa menjalankan amanah rakyat akan dimintai pertanggungan jawab di hadapan Allah di hari tidak ada penguasa kecuali Allah SWT, supaya tidak menggunakan kewenangan untuk melakukan kedhaliman,” tutupnya.

Reporter: Ridho Asfari