Pentagon Mengakui Taliban Telah Mendapatkan ‘Momentum Strategis’

Pentagon Mengakui Taliban Telah Mendapatkan ‘Momentum Strategis’

WASHINGTON(Jurnalislam.com) — Taliban tampaknya memiliki “momentum strategis” dalam perjuangannya untuk menguasai Afghanistan karena mereka meningkatkan tekanan pada kota-kota utama, dalam rangka menyiapkan panggung untuk periode yang menentukan dalam beberapa pekan mendatang ketika Amerika menyelesaikan penarikan pasukannya, kata perwira tinggi militer AS, pada Rabu (21/07/2021)

“Ini akan menjadi ujian bagi kemauan dan kepemimpinan rakyat Afghanistan, pasukan keamanan Afghanistan dan pemerintah Afghanistan,” kata Jenderal Mark Milley, Kepala Staf Gabungan, saat konferensi pers Pentagon.

Pentagon mengatakan penarikan pasukan AS sudah mencapai 95% dan akan selesai pada 31 Agustus. Sementara pemerintahan Biden telah berjanji akan melanjutkan bantuan keuangan dan dukungan logistik untuk pasukan Afghanistan setelah Agustus. Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan fokus utama militer AS akan melawan ancaman teroris, bukan Taliban.

Berbicara bersama Milley, Austin mengatakan AS akan “mengawasi” jaringan al-Qaida yang telah menggunakan Afghanistan sebagai surga untuk merencanakan serangan 9/11 di Amerika Serikat dan menjadi alasan pasukan AS menginvasi Afghanistan pada 2001.

“Fokus utama kami ke depan adalah untuk memastikan bahwa kekerasan, terorisme, tidak dapat diekspor dari Afghanistan ke tanah air kami, jadi kami akan mempertahankan kemampuan untuk tidak hanya mengamati itu tetapi juga mengatasinya jika itu muncul,” terang Austin, seraya menambahkan bahwa Taliban berjanji pada tahun 2020 untuk tidak memberikan perlindungan bagi al-Qaida di masa depan.

“Kami berharap mereka memenuhi komitmen itu. Jika mereka menginginkan legitimasi ke depan, saya pikir itu adalah sesuatu yang harus mereka pertimbangkan. Itu salah satu cara untuk mendapatkannya, jadi kita lihat saja apa yang terjadi.” Dia menegaskan kembali pandangannya bahwa ada “risiko sedang” al-Qaida mendapatkan kembali kemampuan dalam waktu sekitar dua tahun setelah AS meninggalkan untuk melancarkan serangan terhadap Barat.

“Tapi, sekali lagi, ada beberapa hal yang bisa terjadi untuk mempercepat atau memperlambatnya,” imbuhnya.

Milley mengatakan Taliban sekarang menguasai sekitar setengah dari 419 pusat distrik di Afghanistan, dan sementara mereka belum merebut satupun dari 34 ibu kota provinsi negara itu, mereka menekan sekitar setengahnya. Ketika Taliban merebut lebih banyak wilayah, pasukan keamanan Afghanistan mengkonsolidasikan posisi mereka untuk melindungi pusat-pusat populasi utama, termasuk Kabul, katanya.

“Sejumlah besar wilayah telah direbut selama enam, delapan, sepuluh bulan oleh Taliban, sehingga tampaknya momentum strategis seperti berada bersama Taliban,” kata Milley.

Milley mengatakan bahwa sementara Taliban berusaha untuk menciptakan kesan bahwa kemenangan mereka atas pemerintah Kabul yang didukung AS tidak dapat dihindari. Milley juga yakin militer dan polisi Afghanistan memiliki pelatihan dan peralatan untuk menang. Dia mengatakan tidak akan mengesampingkan penyelesaian secara politik yang dinegosiasikan dengan Taliban, tapi juga tidak akan menafikan “pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban sepenuhnya.” (Bahri)

Sumber: AP News

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close X