Penjelasan JAT Mengenai Pemberitaan Tentang Ust. Abu Bakar Ba’asyir

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Terkait pemberitaan al-mustaqbal.net tanggal 20 Juni 2014 berjudul “Ustadz ABB: Kerahkan Senjata Do’a Agar ISIS Menang di Baghdad”, banyak pihak yang menanyakan kepada pengurus Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) mengenai kebenaran pernyataan Ustadz Abu tersebut.

Ditengah kerasnya badai fitnah yang menerpa perjuangan ini, hingga kelompok mujahidin menjadi berpecah belah, ditambah lagi pemberitaan-pemberitaan miring mengenai JAT. Dan pada saat yang sama kami mempunyai kewajiban untuk menyatukan kembali barisan mujahidin yang terpencar khususnya di bumi nusantara ini.

Untuk itu kami selaku pengurus JAT merasa perlu memberikan keterangan untuk menjelaskan perihal pemberitaan al-mustaqbal.net tersebut.

Pertama, apa yang tertulis dalam pemberitaan al-mustaqbal.net, jelas bukan gaya bahasa Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Dan JAT tidak mengetahui apakah Ustadz Abu sudah diberitahu soal penulisan itu atau belum.

Kemudian mengenai pernyataan Ustadz Abu tentang mendoakan mujahidin. Dimana ada medan Jihad, Ustadz Abu selalu memerintahkan untuk mendoakan seluruh barisan mujahidin yang berjuang dengan ikhlas dalam memperjuangkan agama ini, termasuk di Iraq dan Mujahidin Daulah Islam Iraq dan Syam (ISIS).

Terakhir upaya apapun yang dilakukan untuk menegakkan Syariat harus didukung, minimal dengan doa.

Ustadz Abu adalah sosok yang bijaksana, keberpihakan beliau terhadap jihad dan mujahidin sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, termasuk dukungannya kepada ISIS. Untuk itu, kami selaku pengurus JAT yang tidak menginginkan adanya pihak-pihak yang mengarahkan dukungan Ustadz Abu kepada satu barisan mujahidin saja. Terkhusus untuk permasalahan Syam, sikap Ustadz Abu sudah sangat jelas dan tegas dalam bayan beliau yang pertama.

Sumber : ansharuttauhid.com

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.