Pengamat: Koalisi Arab Saudi Dibentuk untuk Langgengkan Kekuasaan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengamat gerakan Islam, ustadz Abu Tholut menanggapi koalisi negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi. Menurutnya, koalisi tersebut merupakan strategi dari pemerintahan yang merasa terancam untuk melanggengkan kekuasaannya.

"Dalam hal ini Saudi Arabiyah memimpin koalisi itu karena merasa terancam dari berbagai macam, diantaranya acaman IS/ISIS, juga Al Qaidah, Syiah juga ancaman, sehingga dia perlu mencari teman untuk dibawa kepada suatu front pertempuran," cetus ustadz Abu Tholut kepada Jurnalislam, Sabtu (1/1/2016).

Lebih lanjut ustdz asal Semarang ini menyatakan koalisi yang mereka lakukan hanya untuk melanggengkan kekuasaanya. "34 koalisi itu hanya ingin melanggengkan kekuasaannya, sementara di dalam negerinya sudah porak poranda. Banyaknya kelompok-kelompok oposisi, mereka khawatir kejadian di Irak, Suriah, Libya, Somaliya, di Yaman, akan menjalar ke negerinya, mereka khawatir itu," lanjutnya.

Seperti diketahuhi Kerajaan Arab Saudi mengumumkan pembentukan “koalisi militer Islam” untuk memerangi terorisme. Koalisi itu terdiri dari 34 negara.

Reporter: Zul Editor: Irfan | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.