Pemuda Hidayatullah Gelar Aksi Kemanusiaan di Sidey Manokwari

MANOKWARI(Jurnalislam.com)–Wabah Covid-19 telah meluas dampak yang ditimbulkannya. Bukan saja para lansia dan pekerja informal yang terdampak. Para pekerja dari kalangan muda pun harus merasakan akibat yang cukup serius dari pandemi ini.

 

Menyikapi hal tersebut, Pemuda Hidayatullah sebagai salah satu organisasi kepemudaan di Tanah Air merasa harus turun tangan, membantu dan bergerak nyata di tengah-tengah masyarakat.

 

“Alhamdulillah, pada hari ini (18/4) Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Papua Barat menggelar kegiatan pengiriman bantuan sembako untuk masyarakat terdampak di Sidey, Manokwari,” terang Sekretaris Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Papua Barat, Jamal Savalas melalui keterangan tertulis yang diterima Ahad (19/04/2020).

 

Kegiatan ini berlangsung secara sinergis antara Pengurus Daerah Pemuda Hidayatullah Manokwari dengan Pengurus Wilayah Pemuda Hidayatullah Papua Barat.

 

“Bantuan sembako ini diterima oleh para santri, masyarakat, dan kaum dhuafa yang tersebar di Distrik Sidey,” imbuh Jamal.

 

Salah satu penerima manfaat sembako ini adalah Riski Budianto. Ia mengaku senang mendapatkan perhatian dari kaum muda.

 

“Saya sangat berterimakasih kepada Pemuda Hidayatullah Manokwari, saya bangga anak-anak muda bisa ikut hadir membantu langsung kebutuhan masyarakat. Dengan adanya bantuan-bantuan sembako ini sangat membantu meringankan beban kami. Semoga Pemuda Hidayatullah Papua Barat, terkhusus Pemuda Hidayatullah Manokwari, bisa menjadi Pemuda yang selalu ada di lini terdepan dalam segala kebaikan,” ucap santri Madrasah Aliyah itu.

Kemenag Akan Gelar Pemantauan Hilal 23 April

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1441H pada 23 April 2020. Sidang isbat akan diawali dengan pemantauan hilal (rukyatul hilal) oleh Kanwil Kemenag Provinsi yang hasilnya dilaporkan ke Ditjen Bimas Islam sebagai bahan penetapan.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menjelaskan, hasil rukyatul hilal menjadi dasar pengambilan keputusan sidang isbat. Karenanya, meski pandemik Covid-19, Kanwil Kemenag tetap diminta melakukan rukyatul hilal bersama Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah, instansi terkait, ormas Islam dan tokoh masyarakat setempat.

“Rukyatul hilal tetap dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi pada 23 April, saat terbenamnya matahari,” jelas Kamaruddin di Jakarta, Sabtu (18/04).

Menurut Kamaruddin, pihaknya telah menyiapkan protokol pelaksanaan rukyatul hilal saat pandemik Covid-19. Aturan itu sudah dikirim ke Kanwil Kemenag agar dijadikan panduan dalam pemantauan hilal.

“Peserta harus dibatasi, maksimal 10 orang dan menyesuaikan dengan prosedur protokol kesehatan serta senantiasa physical distancing selama pandemik Covid-19,” tutur Kamaruddin menjelaskan butir ketentuan rukyatul hilal saat pandemi.

Selain itu, dalam pelaksanaan rukyatul hilal, antara area perukyat dan area undangan dibatasi dengan batas yang jelas. Sebelum memasuki area rukyatul hilal, semua peserta harus diukur suhu tubuhnya dan menggunakan masker.

“Bagi petugas yang merasa tidak sehat tidak boleh mengikuti kegiatan rukyatul hilal,” tegasnya.

Aturan lainnya, setiap instrumen pemantauan, baik teleskop, theodolite, atau kamera, hanya dioperasikan oleh satu orang, tidak saling pinjam pakai. Petugas juga dilarang berkerumun di sekitar instrumen pemantauan yang telah ditempatkan.

“Sebelum dan sesudah digunakan, instrumen rukyat dibersihkan dengan kain yang dibasahi dengan cairan disinfektan,” pesan Plt Dirjen Pendidikan Islam ini.

“Petugas juga diimbau melakukan shalat hajat, memohon keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugasnya,” tandasnya.

Ciri Golongan Kanan dalam Qur’an: Memberi Makan Ketika Masyarakat Kelaparan

Allah ta’ala berjanji:

 

اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ

 

“Mereka adalah golongan kanan.” (Al-Balad: 18)

 

Golongan kanan mereka adalah hamba-hamba yang Allah masukkan ke dalam surga penuh kenikmatan. Golongan kanan ini memiliki beberapa sifat sebagaimana disebutkan dalam ayat sebelumnya diantaranya:

 

أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ

 

“Atau memberi makan pada hari dzi mas-ghabah.” (Al-Balad: 14)

 

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyatakan, “Dzi mas-ghabah berarti keadaan penuh kelaparan, bisa jadi karena kelaparan melanda, bisa jadi karena hasil pertanian dan buah-buahan berkurang, bisa jadi pula karena penyakit pada tubuh mereka, atau bisa pula ada makanan namun tidak mengenyangkan.”

 

Kebijakan #DiRumahAja akibat dari mewabahnya Covid-19 telah menyebabkan banyak masyarakat kehilangan mata pencahariannya.

 

Lebih dari itu, mereka tidak mendapatkan pekerjaan karena hampir seluruh aktivitas lockdown.

 

Bagi muslim yang memiliki kelebihan harta, waktu-waktu ini merupakan kesempatan emas yang diberikan Allah untuk menjadi golongan kanan. Yaitu dengan memberi makan atau sedekah pada:

 

يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ * أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

 

(Kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat * Atau kepada orang miskin yang sangat fakir. (Al-Balad: 15-16)

 

ACT Buka Layanan Telepon Pengadaan Pangan Gratis, Ini Prosesnya

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Direktur Program ACT Bambang Triyono menyatakan bahwa selain melakukan penyusunan sistem dan SOP program  tim program Humanity Careline, ACT juga menyiapkan sarana dan prasarana pendukung program lainnya.

Program Humanity Careline ini berbasis komunikasi telepon bebas pulsa. Layanan penyediaan pangan pokok tersebut akan dibagikan kepada warga dan korban terdampak wabah dan karantina wilayah yang kesulitan memperoleh kebutuhan pangan pokok terutama beras.

 

“Pada tahap awal, kami melakukan persiapan sarana dan prasarana pendukung program seperti nomor bebas pulsa, relawan operator careline, penyediaan barang bantuan (pangan) dan lokasi-lokasi penempatan dan pengambilan barang. Lalu, kami juga melakukan seleksi dengan penyedia layanan jasa untuk memaksimalkan program ini. Sistem layanan dilakukan dengan penjaringan data penerima manfaat yang menyampaikan permintaan melalui Layanan Telepon Bebas Pulsa (0800-1-165-228),” jelas Bambang.

Administrasi

Setelah proses layanan telepon tersebut, dilakukan proses administrasi data calon penerima manfaat. Kemudian, dilanjutkan dengan proses verifikasi data oleh tim verifikasi untuk menganalisis profil penerima manfaat.

 

Jika lolos proses verifikasi, data penerima manfaat terutama lokasi bermukimnya, akan diteruskan kepada tim distribusi untuk kemudian berkoordinasi dengan tim lapangan di titik pengambilan barang.

 

Tim Distribusi Humanity Careline juga akan menginput data pada aplikasi Grab Express, sehingga pengantaran dapat dilakukan secara simultan ke beberapa lokasi sekaligus.

 

Bambang menambahkan, operator layanan Humanity Careline akan membuka sesi layanan pada sesi pagi (pukul 08.00 – 10.00) dan sesi siang (pukul 13.00 – 16.00).

 

Layanan pengantaran dilaksanakan dalam dua sif, pengantaran pagi pada pukul 08.00 – 11.00 (dari layanan telepon sesi siang) dan pengantaran siang pada pada pukul 13.00 – 16.00 (dari layanan telepon sesi pagi).

 

Pemetaan penerima manfaat berdasarkan kedekatan teritori atau arah antaran.

 

“Pada tahap terakhir, pengemudi ojek online  mengambil paket ke titik pengambilan terdekat dari lokasinya berada, yang telah disiapkan oleh tim lapangan. Tim Lapangan akan mendata profil pengemudi ojek online, mendokumentasikan penyerahan paket OPG yang akan terhubung dalam aplikasi, lalu relawan operator layanan merekap dokumentasi dan laporan pengemudi ojol yg bertugas untuk dijadikan rekap harian,” pungkas Bambang. []

Akibat Covid-19, AS Catat Nyaris 4500 Kematian dalam Sehari

WASHINGTON(Jurnalislam.com) — John Hopkins University and Medicine mencatat kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai 32.917, Kamis (16/4) pukul 20.00 waktu setempat.

Angka itu menandai peningkatan 4.491 kematian dalam 24 jam terakhir yang tertinggi selama pandemi.

Namun demikian, angka tersebut termasuk kematian yang dimungkinkan terkait Covid-19 yang sebelumnya tidak dimasukkan. Pekan ini, negara bagian New York City mengumumkan 3.778 kematian karena virus corona.

Pada Kamis malam, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mencatat 31.071 kematian akibat virus corona, termasuk 4.141 kematian akibat virus. AS memiliki angka kematian tertinggi di dunia, diikuti Italia dengan 22.170 kematian, meski populasinya seperlima dari AS.

Spanyol mencatat 19.133 kematian, dan Prancis mencatat 17.920 kematian. Lebih dari 671.425 kasus corona tercatat di seluruh AS.

New York, pusat dari epidemi Covid-19 di AS telah menderita lebih dari 12 ribu kematian di seluruh negara bagian saja. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk membuka kembali ekonomi AS, yang memungkinkan gubernur masing-masing negara bagian untuk mengambil pendekatan bertahap untuk membuka kembali negara masing-masing.

sumber: republika.co.id

 

Ramadhan Tahun Ini Jadi Momentum Saling Berbagi

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak umat Islam meningkatkan rasa persaudaraan dan tolong menolong terhadap sesama di tengah pandemi Covid-19.

Ma’ruf mengatakan, apalagi sebentar lagi umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadhan. Ia berharap, Ramadhan kali ini dijadikan momentum untuk saling berbagi.

“Marilah kita menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk saling tolong menolng membantu sadaura-saudara kita yang terdampak musibah,” ujar Ma’ruf dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (17/4).

Dalam menyambut Ramadhan, Wapres mengajak seluruh umat untuk menjalankan ibadah puasa dengan hati yang damai dan saling menghormati.

Ia juga berpesan agar umat Islam untuk senantiasa menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh selama berpuasa. Ini karena, Ramadhan kali ini Indonesia dan banyak negara lain di dunia tengah berusaha mengatasi pandemi Covid-19.

“Saat berpuasa, kita terus melakukan hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi serta menjaga kewaspadaan dengan tidak berpergian dan menghindari keramaian agar dapat mengurangi potensi penyebaran virus,” ungkap Ketua Umum Majelis Ulama indonesia (MUI) nonaktif tersebut.

Ia juga mengajak umat meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT pada Ramadhan tahun ini. “Semoga di bulan suci ini kita dapat meningkatkan amal ibadah rasa persaudaraan serta rasa persatuan kita, sekali lagi saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan 1441 Hijriah,” ujarnya

sumber: republika.co.id

 

Haedar Nasir Apresiasi Kiprah Elemen Muhammadiyah Lawan Covid-19

YOGYAKARTA(Jurnalislam.com)– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengapresiasi kiprah MCCC (Muhammadiyah Command Center Covid-19_ sejak dibentuk dengan semua elemennya dari pusat sampai wilayah dan daerah luar biasa geraknya.

 

“Kiprahnya didukung kinerja, data, dan sistem teknologi informasi yang bagus dengan dukungan Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM) yang menyangga. Kami sampaikan apresiasi tinggi untuk para pengurus, penggerak, dan petugas di lapangan termasuk para pimpinan Rumah Sakit, tenaga kesehatan, dan para relawan Muhammadiyah dari berbagai komponen yang berkhidmat tinggi mengemban tugas mulia Persyarikatan,” jelas Haedar pada Kamis (16/4).

 

Hingga 14 April 2020, total ada 65 RSMA yang dijadikan tempat rujukan corona. Jumlah tersebut tersebar di 9 provinsi. Dan sudah terbentuk MCCC di 23 provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua Barat.

 

Muhammadiyah juga tengah mempersiapkan RS Darurat Covid-19 yang bertempat di rusunawa RS PKU Muhammadiyah Gombong. Sebelum dialihkan fungsi sebagai rumah sakit darurat Covid-19, rusunawa tersebBaruut dulunya merupakan ruang istirahat para dokter dan tenaga kesehatan yang bekerja di RS Muhammadiyah Gombong.

 

“Inshaallah 1 bulan lagi sudah dapat difungsikan, rumah sakit darurat ini nantinya mampu menampung dan merawat 100 pasien Covid-19. Dengan didesain bersama para ahli di bidang standar fasilitas rumah sakit Covid-19, rumah sakit darurat ini menyediakan beberapa ruangan. Mulai dari ruang Intensive Care Unit (ICU), ruang perawatan, laboratorium, hingga ruang lainnya yang berkaitan dengan perawatan maupun diagnosa,” jelas Haedar.

 

Haedar berharap semua elemen untuk tetap jaga kadar kemampuan dan proyeksi program kesehatan dan langkah MPKU ke depan agar semuanya berkeseimbangan.

 

IKADI: Ramadhan Sekarang Istimewa, Berbeda dengan Sebelumnya

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Ketua Umum IKADI KH Ahmad Satori Ismail mengatakan Ramadhan tahun ini istimewa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Karena Allah SWT telah mempermudah kita dengan menutup sebagian kemaksiatan dengan adanya virus corona,”jelas dia, Jumat (17/4).

Artinya, umat Islam akan mudah untuk imsak, menahan diri dari kemaksiatan karena dibantu oleh Allah SWT. Sehingga selama Ramadhan ini umat hanya fokus dengan melaksanakan ibadah puasa dan amalan ibadah lain dengan maksimal.

Adanya pandemi perlu disadari umat Islam bahwa ini adalah kehendak Allah SWT agar dapat melakukan intropeksi. Sebelumnya ketika Ramadhan sering merasa beribadah ingin dilihat dan sedekah yang ingin mendapatkan pujian.

Mudah-mudahan dengan adanya wabah ini, setiap orang yang beribadah dapat lebih khusyuk. Selain itu umat Islam juga dapat menguatkan ibadah dengan rahasia tanpa kelihatan orang banyak.

“Puasa Ramadhan di tahun ini juga bukan sekadar puasa ammah, puasa yang hanya menahan dari yang membatalkan puasa tetapi juga yang mengurangi pahala puasa,”jelas dia.

Selain itu dengan kebijakan untuk tetap berada di rumah, puasa yang harus tetap bekerja di kantor atau aktifitas di luar rumah kini dapat lebih fokus beribadah di rumah, selain dapat menghemat biaya transportasi.

Tak hanya berpuasa, dengan berada di rumah, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah ini mengatakan dapat memaksimalkan ibadah selama Ramadhan seperti tilawah Al Quran. Biasanya hanya khatam satu kali dengan berada di rumah bisa mengkhatamkan beberapa kali.

Begitu juga dalam mengejar malam lailatul qadr, orang yang berpuasa bisa mengejarnya tidak hanya ke masjid. Bisa saja ke masjid asal masyarakat di lingkungan masjid tersebut benar-benar dikarantina dengan baik.

sumber: republika.co.d

ICMI Bagikan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

BANTEN (Jurnalislam.com)– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Banten, membagikan ratusan paket sembako untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Serang, Jumat.

Ketua ICMI Orwil Banten, Lili Romli, mengatakan  kegiatan tersebut merupakan program kemanusiaan yang dilakukan ICMI dalam rangka mengurangi beban ekonomi bagi warga Banten yang terdampak Covid-19.

“Program yang dilaksanakan hari ini, adalah pembagian ratusan paket sembako yang ditujukan kepada para pekerja informal seperti tukang ojekbaik pangkalan maupun online, tukang becak, tukang parkir, pemulung, dan lain sebagainya di delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten,” katanya.

Lili mengungkapkan, selain pembagian sembako, pihaknya juga membagikan masker dan hand sanitizer bagi kelompok-kelompok yang rentan terdampak. “Kami juga telah membagikan masker dan hand sanitizer,” ucapnya.

Lili menambahkan, ICMI Banten telah membuat program etalase yang menyediakan makanan gratis bagi kaum dhuafa. Dimana nantinya bagi masyarakat yang hendak menyumbangkan makanan atau minuman bisa langsung menyimpannya. “Etalase ini menyediakan makanan dan minuman gratis yang diperuntukkan bagi dhuafa,” kata lili.

Sementara itu Sekjen ICMI Orwil Banten, Rohman, mengajak seluruh elemen masyarakat Banten agar peduli sesama untuk bahu membahu dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Kita dapat melakukan apa saja yang bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak ini, di antaranya dengan memperhatikan lingkungan sekitar kita. Dan mereka wajib kita bantu,” kata Rohman, seraya mengajak para donatur agar dapat berpartisipasi dalam membantu para korban yang terdampak Covid-19.

“Saya berharap juga untuk para donatur tetap berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang terdampak,” kata Rohman.

Sumber: republika.co.id

Muhammadiyah Kottabarat Salurkan Paket Sembako untuk Dhuafa

 

KOTTABARAT(Jurnalislam.com)–Wabah Covid-19 memberikan dampak langsung terhadap kerentanan ekonomi warga masyarakat. Hal ini mengakibatkan daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok tersendat.

 

Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat yang berpusat di Masjid Kottabarat bergerak mengumpulkan donasi dan berbagi paket sembako untuk dhuafa. Harapannya masjid bisa menjadi pusat gerakan untuk memberikan manfaat kepada warga sekitar.

 

Selama dua hari, Rabu hingga Kamis, (15-16/4) Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat Surakarta membagikan 250 paket sembako kepada masyarakat terdampak wabah Corona atau Covid-19 di sejumlah titik di area Kottabarat, Joho, Sumber, dan Banyuanyar.

 

“Alhamdulillah selama dua hari ini, Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat menyalurkan 250 paket sembako untuk masyarakat dhuafa di sekitar masjid Kottabarat di area Kottabarat dan Masjid Mu’tasimbillah di area Sumber serta Banyuanyar. Per paket seharga 75 ribu yang berisi beras 2,5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, mie kering 4 bungkus, dan kecap,” terang Muhamad Arifin selaku Humas Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat Surakarta.

 

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat dengan takmir Masjid Kottabarat. Proses penggalangan donasi efektif berjalan selama satu minggu. Alhamdulillah donasi dari warga masyarakat,

 

Wali Siswa dari KB-TK Aisiyah, SD, SMP, SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, dan guru serta karyawan sudah terkumpul 20 juta lebih. Pada tahap pertama dibelanjakan Rp18.750.000,00 sedangkan saldo untuk tahap berikutnya.

 

Arifin mengharapkan kepada masyarakat untuk saling membantu sesama dengan berdonasi di Baitul Maal Muhammadiyah Kottabarat yang beralamatkan di Jalan Dr. Moewardi No 24 Purwosari, Laweyan, Surakarta. Rekening Bank Jateng Syariah 5022090157 a.n. Baitul Maal Muh. Kottabarat.

 

“Paling tidak kita bisa meringankan beban masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Para dhuafa yang terdampak langsung,” tandasnya.