Ciri Golongan Kanan dalam Qur’an: Memberi Makan Ketika Masyarakat Kelaparan

Ciri Golongan Kanan dalam Qur’an: Memberi Makan Ketika Masyarakat Kelaparan

Allah ta’ala berjanji:

 

اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ

 

“Mereka adalah golongan kanan.” (Al-Balad: 18)

 

Golongan kanan mereka adalah hamba-hamba yang Allah masukkan ke dalam surga penuh kenikmatan. Golongan kanan ini memiliki beberapa sifat sebagaimana disebutkan dalam ayat sebelumnya diantaranya:

 

أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ

 

“Atau memberi makan pada hari dzi mas-ghabah.” (Al-Balad: 14)

 

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menyatakan, “Dzi mas-ghabah berarti keadaan penuh kelaparan, bisa jadi karena kelaparan melanda, bisa jadi karena hasil pertanian dan buah-buahan berkurang, bisa jadi pula karena penyakit pada tubuh mereka, atau bisa pula ada makanan namun tidak mengenyangkan.”

 

Kebijakan #DiRumahAja akibat dari mewabahnya Covid-19 telah menyebabkan banyak masyarakat kehilangan mata pencahariannya.

 

Lebih dari itu, mereka tidak mendapatkan pekerjaan karena hampir seluruh aktivitas lockdown.

 

Bagi muslim yang memiliki kelebihan harta, waktu-waktu ini merupakan kesempatan emas yang diberikan Allah untuk menjadi golongan kanan. Yaitu dengan memberi makan atau sedekah pada:

 

يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ * أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

 

(Kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat * Atau kepada orang miskin yang sangat fakir. (Al-Balad: 15-16)

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X