RK Prediski Vaksin Baru Bisa Digunakan Efektif 2022

BANDUNG(Jurnalislam.com) – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil memprediksi, pandemi COVID-19 bakal terkendali secara total pada 2022 mendatang dengan catatan uji klinis vaksin COVID-19 yang kini tengah berproses berhasil.

Menurut Ridwan Kamil, setelah uji klinis berhasil dilakukan, masih banyak waktu yang dibutuhkan, agar pandemi COVID-19 benar-benar terkendali, mulai waktu untuk memproduksi vaksin hingga pemberian vaksin kepada masyarakat.

“Uji klinis vaksin ini membutuhkan waktu selama 6 bulan atau sampai Desember 2020. Kemudian, jika eksperimennya lancar, maka proses selanjutnya baru bisa dimulai Januari 2021,” ujar Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

“Produksi untuk ratus juta (vaksin) butuh hampir setahun, belum prosesnya ngasih vaksin (kepada masyarakat). Menurut saya, sampai 2022 kelihatannya durasinya untuk betul-betul terkondisikan semua,” sambung Ridwan Kamil.

Dengan durasi penemuan vaksin yang diprediksinya masih panjang itu, Kang Emil, sapaan akrabnya mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanggulangan COVID-19, khususnya di Jabar tetap semangat dan kompak berperang melawan COVID-19.

sumber: sindonews.com

India – Cina Memanas di Perbatasan

NEW DELHI(Jurnalislam.com) – India secara resmi mengakui bahwa militer Cina pada Mei silam melanggar perbatasan di Ladakh, wilayah Himalaya, tempat kedua belah pihak baru-baru ini terlibat dalam bentrokan yang fatal.

“Agresi China telah meningkat di sepanjang LAC [Garis Perbatasan Kontrol Aktual] dan lebih khusus lagi di Lembah Galwan sejak 5 Mei 2020,” kata Kementerian Pertahanan India, Kamis.

“Pihak China telah melanggar batas wilayah Kugrang Nala, Gogra, dan tepi utara Danau Pangong Tso pada 17-18 Mei 2020,” tulis dokumen kementerian.

Setelah diunggah di situs web Kementerian Pertahanan India, dokumen itu dihapus tak lama kemudian tanpa penjelasan.

Ini adalah pertama kalinya pemerintah India secara resmi menggunakan kata-kata seperti “melanggar” sejak Mei ketika 20 tentara India tewas dalam bentrokan tak bersenjata dengan tentara China di sepanjang perbatasan Ladakh.

Setelah bentrokan tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi pada 20 Juni mengatakan bahwa tidak ada orang di dalam wilayah India dan tidak ada pos yang dikepung.

Menyatakan bahwa kebuntuan saat ini kemungkinan besar akan diperpanjang, dokumen tersebut mengatakan situasi di Ladakh Timur yang timbul dari agresi sepihak oleh China terus menjadi sensitif dan memerlukan pemantauan ketat dan tindakan cepat berdasarkan situasi yang berkembang.

Menurut kementerian, dua pertemuan tingkat komandan telah dilakukan sejauh ini antara kedua belah pihak dan keterlibatan serta dialog di tingkat militer dan diplomatik terus sampai pada konsensus yang dapat diterima bersama.

Partai oposisi utama Kongres Nasional India kemudian menanggapi dokumen tersebut melalui Twitter.

“Berbohong tidak akan mengembalikan 20 tentara syahid kami & berbohong tidak akan membuat pasukan PLA [Tentara Pembebasan Rakyat China] kembali ke China. Satu-satunya yang dilakukan kebohongan adalah membantu melindungi citra PM Modi,” kata partai itu.

Tidak ada reaksi langsung dari Beijing atas laporan tersebut.

Sumber: republika.co.id

 

Perusahaan Diminta Jujur Apabila Karyawannya Terpapar Covid

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah meminta kepada pihak perusahaan maupun perkantoran yang ada di Jakarta untuk bersikap jujur dan kooperatif apabila terdapat karyawan yang terpapar Covid-19. Menurut dia, hal tersebut bukanlah aib bagi perusahaan.

Andri menyebut, hal itu perlu dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Ini bukan suatu kejelekan atau aib terhadap perusahaan tersebut,” kata Andri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8).

“Malah justru kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap perkantoran/perusahaan tersebut karena sudah menjalankan protokol Covid-19 saat karyawannya terpapar. Dan ini sangat membantu dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” sambungnya.

Andri menjelaskan, penutupan kantor karena penemuan kasus positif Covid-19 tidak dilakukan pada seluruh area gedung perkantoran. Namun, hanya pada area yang ditemukan pegawai terjangkit Covid-19.

“Kecuali, kasus positif Covid-19 di perkantoran tersebut terjadi secara masif (akan dilakukan penutupan pada seluruh area gedung). Penutupannya juga hanya tiga hari, untuk dilakukan disinfeksi pada area tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Disnaker DKI telah menutup sementara 31 perusahaan dan perkantoran selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, yakni tanggal 6 Juni-5 Agustus 2020.

Penutupan itu dilakukan usai Disnaker DKI melakukan sidak terkait protokol kesehatan Covid-19 ke 3.177 perusahaan di wilayah Jakarta.

Sebanyak 24 perusahaan di antaranya ditutup sementara karena ditemukan karyawan yang terpapar Covid-19. Masing-masing terdiri atas delapan perusahaan di wilayah Jakarta Pusat dan dua perusahaan di Jakarta Barat. Kemudian, empat perusahaan di Jakarta Utara, tujuh perusahaan di Jakarta Timur, dan tiga perusahaan di Jakarta Selatan.

Sementara itu, tujuh perusahaan lainnya ditutup sementara karena tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun rinciannya, masing-masing satu perusahaan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur; serta empat perusahaan di Jakarta Selatan.

Sumber: republika.co.id

BMH Salurkan Kurban dan Bangun Sumur Bor di Pelosok Desa

JATIM(Jurnalislam.com)–Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui Qurban Berkah Nusantara telah mendistribusikan daging hewan qurban untuk daerah kekeringan & desa krisis air bersih pada hari raya idul Adha 1441H.

Hewan qurban yang merupakan amanah dari ribuan pequrban yang telah menunaikannya melalui Laznas BMH tersebut dibagikan menyeluruh yakni meliputi 30 Kabupaten/Kota, 47 Desa krisis air bersih, 173 Desa binaan di pelosok, 73 Pesantren & Panti Asuhan serta 241 Dai Tangguh yang berdakwah di pedalaman. Dimana jumlah sebanyak 97.625 lebih dari penerima manfaat.

Ustadz Nizar, salah satu Koordinator penerima manfaat hewan qurban Laznas BMH yang ada di Modo, Lamongan. Beliau sangat senang dengan adanya bantuan dari Laznas BMH berupa distribusi daging qurban untuk warga sekitarnya yang tidak pernah menerima daging qurban.

“Saat ini ada 9 dusun yang kita cover menerima penyaluran daging qurban dari Laznas BMH, yaitu Dusun Nglayut, Mejeruk, Kalibanjar, Kedungrejo, Graman, Jati Payak, Pulorejo, Banjaringas, Buludoro.

Bahkan di beberapa dusun tersebut, Laznas BMH juga membantu mendirikan Sumur Bor untuk kebutuhan warga seperti mandi, memasak, mencuci dan juga mengairi sawah warga.”ujar Nizar

Selain itu, Imam Muslim selaku Kepala Divisi Program & Pendayagunaan Laznas BMH Jawa Timur menegaskan bahwa pihaknya memberikan dua manfaat ganda berqurban tahun ini melalui Laznas BMH.

“Dengan partisipasi donatur & dermawan yang berqurban melalui BMH, selain berbagi daging qurban juga telah membantu mewujudkan warga daerah kekeringan dengan pembuatan Sumur Bor.”ungkap Muslim

“Saat ini sudah ada 16 Sumur bor yang sudah BMH selesaikan di tahap pertama ini. Yaitu di 16 Deda krisis air bersih yang tersebar di 11 Kab/kota di Jawa Timur.”imbuh Muslim.

Prediksi Resesi, CORE Indonesia Minta Masyarakat Tak Panik

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics) Piter Abdullah mengatakan bahwa saat ini, ekonomi dunia termasuk Indonesia mengalami guncangan hebat akibat pandemi covid-19.

Ia bahkan mengatakan, dengan keterbatasan aktivitas sosial ekonomi, maka kegiatan konsumsi, investasi dan juga ekspor impor di semua negara mengalami penurunan yang sangat tajam. Pertumbuhan ekonomi dipastikan negatif.

“Resesi kemudian menjadi sebuah kenormalan baru. Semua negara diyakini tinggal menunggu waktunya saja untuk menyatakan secara resmi sudah mengalami resesi,”kata dia dalam keterangan yang diterima Jurnalislam.com, Jumat (7/8/2020).

Indonesia, tambah Piter, sebagaimana negara lain, diperkirakan akan mengalami resesi.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II diyakini negatif di kisaran 5 persen. Demikian juga dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III dan IV.

“Dengan demikian, apabila perkiraan ini benar-benar terjadi, maka Indonesia pada bulan Oktober nanti akan secara resmi dinyatakan resesi,” katanya.

Meskipun demikian, kata Piter, masyarakat tidak perlu panik.

“Sekali lagi resesi sudah menjadi sebuah kenormalan baru di tengah wabah. Hampir semua negara mengalami resesi,” katanya.

Yang lebih penting, tambahnya,  adalah bagaimana dunia usaha bisa bertahan di tengah resesi.

“Apabila dunia usaha bisa bertahan, tidak mengalami kebangkrutan, maka kita akan bisa bangkit Kembali dengan cepat ketika wabah sudah berlalu,” pungkasnya.

Turki: Aneksasi India Terhadap Kashmir Tak Berkontribusi pada Perdamaian

ANKARA(Jurnalislam.com) – Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu mengatakan aneksasi Jammu dan Kashmir tidak berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.
Pernyataan itu disampaikan juru bicara kementerian, Hami Aksoy, pada peringatan satu tahun keputusan India untuk mencabut status semi-otonom selama tujuh dekade di wilayah Himalaya.

“Terlihat bahwa praktik-praktik yang dilaksanakan selama setahun terakhir – sejak penghapusan pasal [370] konstitusi India yang memberikan status khusus kepada Jammu dan Kashmir – telah semakin memperumit situasi di Jammu dan Kashmir dan tidak memberikan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu,” kata Aksoy, dalam sebuah pernyataan.

Dia kemudian menegaskan kembali seruan Turki untuk berdialog untuk menyelesaikan masalah di bawah piagam dan resolusi PBB.

Pada 5 Agustus 2019, pemerintah India mencabut status otonomi Kashmir, mengunci wilayah itu, menahan ribuan aktivis dan politikus, dan memutus jaringan internet.

Otoritas India pun khawatir akan adanya gerakan protes di Kashmir yang dikelola India, sehingga mereka memberlakukan jam malam sejak Selasa.

Kashmir dikuasai oleh India dan Pakistan hanya di beberapa bagian, tetapi diklaim oleh keduanya secara penuh.  Sejak Kashmir dibagi menjadi dua wilayah pada 1947, Pakistan dan India telah bertempur tiga kali – pada 1948, 1965, dan 1971 – dua di antaranya memperebutkan Kashmir.

Sumber: anadolu agency

Resesi Jadi Kenormalan Baru, Ekonom: Semua Tinggal Tunggu Waktu

JAKARTA(Jurnalislam.com)– Direktur Riset CORE (Center of Reform on Economics) Piter Abdullah mengatakan bahwa saat ini, ekonomi dunia termasuk Indonesia mengalami guncangan hebat akibat pandemi covid-19.

Ia bahkan mengatakan, dengan keterbatasan aktivitas sosial ekonomi, maka kegiatan konsumsi, investasi dan juga ekspor impor di semua negara mengalami penurunan yang sangat tajam. Pertumbuhan ekonomi dipastikan negatif.

“Resesi kemudian menjadi sebuah kenormalan baru. Semua negara diyakini tinggal menunggu waktunya saja untuk menyatakan secara resmi sudah mengalami resesi,”kata dia dalam keterangan yang diterima Jurnalislam.com, Jumat (7/8/2020).

Proses resesi ini, kata Piter,  sudah berlangsung sejak awal tahun Ketika wabah covid mulai melanda China dan menyebar ke berbagai negara.

“Semua negara berpotensi mengalami resesi. Perbedaannya hanya masalah kedalaman dan kecepatan pemulihan,” katanya..

Negara-negara yang bergantung kepada ekspor – kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi sangat tinggi – akan mengalami double hit, sehingga kontraksi ekonomi akan jauh lebih dalam.

“Misalnya saja Singapura yang mengalami kontraksi ekonomi pada triwulan 2 hingga minus 41 persen. Disisi lain, negara-negara yang tidak secara cepat merespon dampak wabah covid, menyelamatkan perekonomiannya, berpotensi jatuh ke jurang krisis, yang artinya proses recovery akan berjalan lambat,” pungkasnya.

Biaya Haji – Umrah Diprediksi Melonjak

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Meski belum secara resmi diumumkan, sejumlah pihak sudah mulai melakukan ancang-ancang terkait potensi pembukaan kembali pelaksanaan ibadah umrah.

Pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) memperkirakan akan ada kenaikan biaya yang signifikan jika nantinya umrah kembali diperbolehkan oleh Kerajaan Saudi. Kenaikan ini kemungkinan dipicu oleh pajak lokal, biaya transportasi, dan biaya kesehatan.

Salah satu komponen utama biaya adalah kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 15 persen yang diberlakukan Kerajaan Saudi. “Kaitannya dengan PPN pasti akan ada kenaikan biaya umrah, setidaknya imbasnya ada pada biaya hotel, katering, dan bus,” kata pemilik travel Taqwa Tours, Rafiq Zauhari, Kamis (6/8).

 

Dari komponen-komponen tersebut saja, kata dia, setidaknya ada kenaikan sekitar 100 riyal Saudi atau sekitar Rp 390 ribu per orang. Semakin tinggi paket umrah yang dipilih, jamaah maka berdasarkan persentase tersebut kenaikannya biayanya semakin banyak.

“Padahal tantangan yang dihadapi selain PPN, juga (kemungkinan) nanti akan ada biaya tambahan untuk protokol kesehatan,” ujar dia.

Ia mencontohkan, ada informasi soal protokol kesehatan bahwa satu kamar hotel nantinya hanya bisa diisi maksimal dua orang. Demikian juga dengan protokol di pesawat dan bus yang hanya boleh diisi sekitar 60 persen dari kapasitas penumpang yang ada.

Sumber: republika.co.id

Ceramah Habib Novel Tentang Amalan Dilancarkan Rezeki

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Habib Novel Alaydrus, pimpinan Majelis Ilmu dan Zikir Ar Raudha, Solo, memberikan panduan amalan sebagai ikhtiar supaya mendapatan keselamatan dunia, akhirat dan dilancarkan rezeki yang berkah oleh Allah.

 

“Ada tiga hal yang jika diamalkan di pagi hari akan membuat kita selamat, yaitu (baca) istighfar sebanyak-banyaknya, sholawat sebanyak-banyaknya dan bersedekah kepada yang membutuhkan,” kata Habib Novel seperti dikutip dari ceramahnya disiarkan di channel Youtobe Sinchan, Kamis (6/8/2020).

 

Habib Novel menuturkan tata cara mengerjakan tiga amalan sederhana yang pahalanya sungguh dahsyat itu di pagi hari:

 

1. Membaca istighfar

 

Membaca istighfar bisa dilakukan setiap selesai shalat subuh, dengan membaca wirid sebagai berikut:

‎استغفر الله العظيم لي ولوالدي ولاصحاب الحقوق واجبات علي من المسلمين والمسلمات وللمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات واتوب إليك

 

Membaca istighfar sebanyak 27 kali dan memohon ampun bagi diri sendiri dan orang-orang muslim, akan mendatangkan keberuntungan menjadi hamba yang diampuni kesalahannya oleh Allah SWT.

 

2. Membaca sholawat

 

Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 10 kali di pagi hari dan 10 kali di sore hari. Karena membaca 1 kali sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, Allah akan membalasnya 10 kali atas hamba-Nya.

 

3. Memberi sedekah

 

Menunaikan sedekah di pagi hari kepada orang yang membutuhkan. Apabila tidak menemukan orang yang teramat butuh diberi sedekah, lakukan sedekah yang sederhana, yaitu tersenyum. Tersenyum kepada suami/istri ketika bangun dari tidur, tersenyum kepada orang tua yang ada di rumah, tersenyum kepada tetangga di sekitar.

 

“Jangan sekali-kali menolak orang yang membutuhkan sedekah di pagi hari. Karena sangat berbahaya. Setiap pagi jika ada yang meminta sedekah kepada kita, para malaikat akan mendoakan Ya Allah jika ada orang yang mau mengeluarkan sedekah, gantikan lah. Jika ada orang yang menahan hartanya untuk disedekahkan, hancurkan lah,” katanya.

 

Dalam ceramahnya Habib Novel menyampaikan pesan bahwa ketika kita melakukan sedekah, maka akan dibalas dengan sesuatu yang lebih baik berupa keselamatan dunia dan akhirat.

 

“Mari membiasakan diri untuk bersedekah dan mendidik anak-anak kita untuk pandai bersedekah” pungkasnya.

Pemerintah Diminta Gratiskan Vaksin Covid-19

JAKARTA(Jurnalislam.com)  — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Marwan Jafar meminta agar nanti pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.

Rencananya, vaksin Covid-19 tersebut bakal diproduksi PT Bio Farma. Maka ia akan fokus menyoroti penyebaran vaksin tersebut kepada masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau vaksin itu sudah ditemukan maka saya fokusnya agar vaksin ini digratiskan. Vaksin itu harus digratiskan kepada rakyat yang tidak mampu atau kurang beruntung secara ekonomi,” ujar Marwan dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Apalagi, menurut Marwan, pengadaan vaksin itu ditangani oleh Kementerian BUMN. Dari anggaran yang telah disediakan, sangat cukup untuk menggratiskan vaksin Covid-19 kepada masyarakat yang kurang mampu. BUMN harus lebih mengedepankan kemanusiaan ketimbang profit atau keuntungan. Sebab, pengadaan vaksin itu untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“BUMN ini kan punya fungsi sosial, karena yang terpenting itu adalah sisi kemanusiaan. Karena BUMN itu di samping profit juga ada fungsi sosial,” tambah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Selain itu, Marwan mengimbau, agar pembuatan vaksin itu mengedepankan kehati-hatian dan mempertimbangkan faktor kemanan bagi masyarakat. Sehingga, jangan sampai pengadaan vaksin tersebut menimbulkan masalah baru bagi bangsa Indonesia. “Pembuatan vaksin ini barus hati-hati betul, jadi harus diteliti betul, jangan sampai vaksin itu menambah persoalan baru,” kata Marwan.

Sumber: republika.co.id