Ada “Perang Panah” di SMK Al Furqan Jember

JEMBER (Jurnalislam.com) – Puluhan siswa dari berbagai sekolah menengah di Jember terlibat saling serang menggunakan senjata panah tradisional. Mereka menggunakan helm sebagai pelindung kepala.

Eit, ini bukan perang betulan. Rupanya mereka tengah asyik mengikuti lomba Jamparing Gilig (panahan bulat) yang digelar di SMK Al Furqon Jl. Letjen. Suprapto VI No. 85 kota Jember, Jawa Timur, dari hari Selasa hingga Rabu, 19-20 Januari.

Disebut perang panah Jamparing Gilig karena busur panah menggunakan pipa VPC dan ujung anak panahnya dilapisi spon. Ini bertujuan agar anak panah tidak melukai sasarannya.

Ketua Panitia, Heru Mahendra dalam sambutannya mengatakan, perlombaan itu digelar selain sebagai hiburan juga dalam rangka mengikuti sunnah Nabi SAW.

”Banyak yang bisa diraih dari kegiatan memanah, selain sebagai hiburan yang menyehatkan juga sebagai permainan yang berpahala karena termasuk sunnah nabi,” katanya kepada Jurnalislam, Kamis (20/01/2016).

“Panahan juga bukan termasuk perbuatan teror sebagaimana yang muncul di pemberitaan media akhir-akhir ini. Ini adalah Sunnah,” tambahnya

Senada dengan Heru, Kepala Sekolah SMK Al Furqan Suyanto Purnomo menuturkan event ini sebagai ajang berkompetisi dan berprestasi sekaligus momentum ukhuwah antar peserta yang berasal dari beberapa Sekolah Menengah Pertama di Kota Jember.

“Kita baru bisa berpartisipasi menghidupkan sunnah memanah, ada yang belum yakni berkuda dan berenang,” imbuhnya.

Tim Mulia Archery salah satu tim memanah profesional di Jember ditunjuk sebagai Juri dalam acara yang didukung penuh oleh Indonesia Archery itu.

Tim dari MTs Negeri 2 Jember keluar sebagai juara setelah menaklukkan perlawanan sengit dari SMP Luqmanul Hakim dalam pertandingan puncak.

“Alhamdulillah seru dan membanggakan bisa menang setelah berjuang habis-habisan. semoga lebih sering ada event panahan di Jember,” tegas kapten tim dari MTs negeri 2.

Kontributor: Budi Eko | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.