Perangi Anti Muslim New York, Vaguely Qualified Productions Sebarkan Poster di 144 Stasiun Kereta

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Serangkaian iklan lucu tentang Muslim Amerika terpampang di 144 stasiun kereta bawah tanah di sekitar New York City hari Senin (07/03/2016), hampir setahun setelah mereka dilarang oleh Metropolitan Transit Authority (MTA) kota karena pejabat menganggap iklan-iklan tersebut "bernilai politis”, lansir World Bulletin, Rabu (08/03/2016).

Iklan tersebut awalnya disampaikan kepada MTA di November 2014 untuk mempromosikan The Muslims Are Coming! (Muslim Datang!), yaitu sebuah film dokumenter yang mengikuti kelompok komedian Muslim-Amerika berkeliling Amerika Serikat untuk memerangi sentimen anti-Muslim.

Poster-poster yang mencerahkan termasuk teks seperti, "Kebenaran yang jelek tentang Islam: Muslim memiliki resep frittata yang nikmat," dan "Hati-hati, umat Islam datang. Dan mereka akan menyerang dengan pelukan yang sangat hangat, sehingga Anda akan memanggil nenek Anda dan mengatakan padanya bahwa Anda mencintainya."

Setelah penundaan empat bulan MTA setuju untuk menampilkan iklan-iklan tersebut hanya untuk menarik kembali persetujuan berdasarkan kebijakan baru bahwa iklan yang bersifat politis tidak diizinkan.

Gugatan atas nama Vaguely Qualified Productions, perusahaan di balik film dokumenter dan iklan yang diajukan bulan Juni 2015 yang dituduh bahwa iklan mereka tidak memenuhi persyaratan dan melarang iklan tersebut karena melanggar Amandemen Pertama.

Pada bulan Oktober 2015, sebuah pengadilan distrik AS memutuskan bahwa iklan tersebut tidak bersifat politis dan tidak bisa dibatasi.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

LUIS Sayangkan Pemulangan Jenazah Fonda Dipersulit

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menyayangkan sikap Densus 88 yang masih menahan jenazah salah satu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Fonda Amar Solihin alias Dodo.

Meski sempat tersiar kabar bahwa jenazah Fonda akan dimakamkan pada hari Sabtu (12/3/2016), namun Humas LUIS, Endro Sudarsono belum bisa dimintai kepastiannya.

"Belum, masih belum bisa kita minta, ini ada apa kok sampai harus lama," kata Endro kepada Jurnalislam, Senin (7/3/2016).

Endro juga menyayangkan adanya proses yang berbelit-belit dari pihak kepolisian atas rencana pemulangan jenazah Fonda.

"Kami sudah koordinasi dengan Tim Pembela Muslim Pusat (TPM) bapak Ahmad Michdan, namun sampai sekarang belum ada kabar kejelasan pemulangan jenazah Fonda," lanjut Endro.

Atas persetujan keluarga, untuk ketertiban prosesi pemakaman Fonda nanti, Ketua LUIS Edi Lukito telah membuat rute dari rumah duka menuju pemakaman Muslim Polokarto.

"Yang buat (rute) pak Edi dan kawan-kawan tadi malam, tapi memang jenazah belum dapat ijin dari Densus mas," ucap Endro.

Rute itu juga telah disetujui oleh Kapolsek Polokarto dan Kabag Ops Polres Sukoharjo.

Fonda adalah korban meninggal akibat baku tembak antara aparat gabungan TNI Polri dengan kelompok bersenjata yang diduga Mujahidin Indonesia Timur di Desa Sanginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan pada Senin (29/2/2016) lalu.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Dihadiri Walikota, Ribuan Warga Serang Shalat Gerhana di Masjid Agung At Tsaurah

SERANG (Jurnalislam.com) – Ribuan kaum Muslimin Kota Serang memenuhi masjid Agung At Tsauroh untuk melaksanakan shalat khusuf atau shalat gerhana, Rabu (9/3/2016). Shalat gerhana dimulai pukul 07.00 WIB. Jamaah sudah memadati masjid sejak pukul 06.00 WIB.

Acara shalat gerhana Matahari ini diprakarsai oleh Pemerintah Kota (PemKot) Serang untuk meningkatkatan kualitas iman dan taqwa serta momentum untuk meningkatkan nilai ukhuwah masyarakat. Wali Kota Serang H Tb Haerul Jaman terlihat di shaff paling depan.

Dalam sambutannya, Haerul mengatakan gerhana matahari total merupakan bukti kebesaran Allah SWT. Umat Islam disunahkan untuk melaksanakan salat, dzikir, berdoa, takbir dan istighfar saat terjadi gerhana.

“Hikmah dari terselenggaranya shalat gerhana berjamaah ini kita bisa saling silaturahim, sangat luar biasa sekali antusias warga untuk melakukan ini, adanya suatu kepedulian dan penjagaan ukhuwah sesama,” katanya.

Ia berharap momen tersebut dapat mencegah marabahaya dan bencana yang menimpa masyarakat kota Serang secara khusus.

“Mudah-mudahan dengan terjadinya gerhana matahari dan kita solat, dzikir, berdoa di dalamnya bangsa Indonesia, khususnya warga kota serang diberi keselamatan dan dijauhkan marabahaya dan bencana,” harapnya.

Pagi ini, fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) melewati 12 provinsi di Indonesia. Kota Serang hanya mendapatkan gerhana matahari secara parsial.

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh |Jurnalislam

 

Taliban: Pasukan Arbaki Bakar Rumah-rumah Warga di Balkh Utara, 7 Orang Tewas

BALKH (Jurnalislam.com) – Pasukan bayaran (Arbaki) melakukan operasi yang didukung oleh serangan udara di lima kabupaten Kashinda di Balkh utara yang dihadang dan dipaksa mundur kembali oleh Mujahidin, 8 tentara musuh tewas dan 24 pasukan boneka lainnya terluka parah, Al Emarah News melaporkan, Selasa (08/03/2016).

Sabagai balasan, musuh memaksa masuk ke dalam rumah warga dan memukuli warga tak berdaya secara brutal, merampas perhiasan uang tunai dan barang berharga milik rakyat.

Musuh dengan beringas membakar dua bangunan milik warga, membunuh 7 orang dengan sadis.

Serangan ini terjadi saat pasukan darah dingin Arbakis membunuh dua balita, laki-laki dan perempuan di provinsi Balkh utara

Laporan juga datang dari Lashkargah, ibukota provinsi Helmand selatan, mengatakan bahwa tentara bayaran pengecut melarikan diri dan meninggalkan kantor polisi dan 3 pos pemeriksaan mereka di daerah Spin Masjid wilayah Sepan tadi malam.

Serangan ini terjadi malam hari setelah Mujahidin menyerbu basis kunci batalion dan 2 pos pemeriksaan, menewaskan dan melukai puluhan pasukan bayaran.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Delegasi Milisi Houthi ke Saudi Bahas Pembicaraan Damai

RIYADH (Jurnalislam.com) – Sebuah delegasi dari kelompok Houthi saat ini berada di Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan dalam upaya mengakhiri perang Yaman, yang tampaknya menjadi upaya paling serius untuk mengakhiri konflik, dua pejabat senior mengatakan, lansir Aljazeera, Selasa (08/03/2016).

Kunjungan, yang dilaporkan pada hari Selasa, adalah yang pertama sejak perang dimulai pada Maret tahun lalu antara pemberontak Syiah Houthi sekutu Republik Syiah Iran dan koalisi militer Arab pimpinan Arab Saudi.

Kunjungan dimulai pada hari Senin atas undangan pemerintah Saudi, setelah seminggu persiapan pembicaraan rahasia, kata dua pejabat senior dari badan administratif yang menjalankan sebagian wilayah Yaman yang dikuasai oleh Houthi.

Sekitar 6.000 orang, setengah dari mereka warga sipil, tewas dalam pertempuran di Yaman, meningkatkan kekhawatiran konfrontasi regional yang lebih luas antara Iran dan Arab Saudi.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

 

Al Shabaab Bantah Laporan Serangan Udara AS

MOGADISHU (Jurnalislam.com) – Kelompok pejuang Islam Somalia, mujahidin al-Shabab cabang al Qaeda di Somalia membantah klaim departemen pertahanan AS yang mengatakan bahwa lebih dari 150 pejuangnya baru-baru ini tewas dalam serangan udara, Aljazeera melaporkan, Selasa (08/03/2016).

Washington mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah melakukan beberapa serangan di Somalia selatan pada kamp pelatihan Raso, dan mengklaim bahwa lebih dari 150 pejuang afiliasi al Qaeda terbunuh.

"Amerika sedang bermimpi. Kami tidak pernah mengumpulkan banyak pejuang kami di satu tempat. Kami mengetahui situasi keamanan," Abdulaziz Abu Musab, juru bicara operasi militer al Shabaab, mengatakan kepada Al Jazeera dalam panggilan telepon pada hari Selasa.

"Ya, serangan itu terjadi dan terjadi di lokasi yang mereka disebutkan, namun jumlah yang mereka katakan kepada dunia adalah bohong!," tambah Musab.

 

Deddy | Aljazeera |Jurnalislam

Setelah Eksekusi Mumtaz Qadri, Kantor Pengadilan Pakistan Diserang Tehrik-e Taliban, 14 Tewas

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 14 orang tewas dalam pemboman di Kantor Pengadilan Pakistan, yang dikatakan oleh Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP) sebagai peringatan atas eksekusi Malik Mumtaz Hussain Qadri, Express Tribune Pakistan melaporkan Senin (07/03/2016).

Seperti yang dilansir BBC News, Selasa (08/03/2016), serangan martir terjadi di pintu masuk ke pengadilan di kota barat laut Shabqadar, melukai hampir 30 lainnya, kata polisi kepada media lokal.

TTP mengatakan serangan itu untuk membalas hukuman gantung Mumtaz Qadri pekan lalu oleh pengadilan Pakistan.

Mumtaz Qadri, yang dipandang oleh kaum muslimin Pakistan sebagai pahlawan Islam adalah seorang anggota pasukan polisi elit, ia membunuh Salman Taseer seorang politisi liberal, gubernur Punjab, di timur laut Pakistan pada tahun 2011 karena Taseer menentang hukuman bagi penghujat Nabi Saw.

Qadri menembak Taseer 28 kali setelah Tasser melindungi seorang penghujat Nabi Muhammad Saw.

"Pengadilan dan hakim adalah target kami karena tindakan dan perilaku mereka tidak Islami," juru bicara Jamaat-ul-Ahrar, sebuah faksi dari Tehrik-e Taliban Pakistan (TTP), mengatakan kepada Express Tribune Pakistan.

 

Baca juga: Tutupi Pemberitaan Eksekusi Mumtaz Qadri, Kantor-kantor Media Pakistan Diserang Massa

Deddy | Express Tribune Pakistan | Jurnalislam

Warga dan Ormas Islam Tolak Rencana Pembangunan Tempat Hiburan di Kaliwates, Jember

JEMBER (Jurnalislam.com) – Puluhan laskar umat Islam Jember mendatangi kediaman Jupiter, seorang warga keturunan Cina di jalan Kenanga, RW 18 Lingkungan Ledok Kebon Lor, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, Selasa (8/2/2016).

Jupiter adalah pemilik sebuah bangunan yang rencananya akan dijadikan hotel dan tempat hiburan di daerah tersebut. Namun warga menolaknya karena khawatir akan merusak moral warga setempat.

“Alasan penolakan adalah khawatirnya timbul beragam kerusakan moral akibat pendirian hotel tersebut. Bahkan, di hotel tersebut nanti direncanakan akan didirikan diskotik dan tempat bilyar serta acap kali disalahgunakan untuk tempat prostitusi,” papar Kyai Zarkawi, salah seorang tokoh setempat.

“Satu hal yang membuat kami tersinggung adalah jika hotel ini jadi adalah berarti kami merelakan hidup anak cucu kami akan terkena azab Allah,” sambungnya.

Ia menambahkan, penolakan warga sudah disampaikan sejak 6 bulan lalu di hadapan Muspika dan pengusaha hotel. “Mereka sudah menolak mentah-mentah. Namun entah bagaimana, pada Januari 2016 tiba-tiba keluar surat izin pendirian hotel, lengkap dengan persetujuan beberapa warga. Tentu saja, hal ini sangat mengejutkan warga,” ungkapnya.

Kyai Zarkawi menilai, Jupiter yang telah memalsukan identitas dan menyuap sejumlah warga guna melancarkan rencananya.

“Keresahan warga Gebang ini sebelumnya pernah disampaikan ke FPI Jember dan ditindak lanjuti dengan pengaduan ke pihak Polres dan DPRD,” ujar Ustadz Ilyas, sekretaris FPI Jember menyambung Kyai Zarkawi.

Di luar ruangan, warga terus meminta agar bangunan segera dibongkar karena bagian bangunan memanfaatkan saluran air sehingga sering terjadi banjir.

Audiensi tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Perwakilan massa umat Islam yang hadir diantaranya dari Front Pembela Islam (FPI), Laskar Islam Jember dan Jamaah Ansharusy Syariah.

Reporter: Findra Eko | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

Pemkot Serang Akan Shalat Gerhana di Masjid At Tsauroh

SERANG (Jurnalislam.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan sejumlah element di Kota Serang akan menggelar Salat Gerhana atau lebih dikenal khusuf di Mesjid Agung At-Tsauroh. Walau diperkirakan tidak masuk wilayah gerhana matahari total yang diprediksi terjadi Rabu (9/3/2016) pagi.

“Kami bersama Pemerintah Kota Serang akan menggelar shalat sunah khusuf (Gerhana-red) bersama di Mesjid Agung At-tsauroh pada pukul 06.20 pagi. Memang di Kota Serang tidak dilintasi gerhana matahari total, karena tidak dalam posisi total atau tidak total disunatkan untuk shalat khusuf,” ungkap Sekretaris Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Amas Tajudin sebagaiman dilansir radarbanten Online, Selasa (8/3/2016).

Selain difokuskan Mesjid Agung At-Tsauroh, Amas meminta warga untuk melaksanakan shalat gerhana di mesjid-mesjid atau musola yang terdekat dan diperbolehkan untuk melaksanakan shalat sendiri. Dimulai dari mulai gerhana terjadi hingga selesai gerhana. “Gerhana yang biasanya lekat dengan tradisi masa lalu masyarakat, selalu berdasarkan mitos. Oleh karena itu kami meminta masyarakat dengan salat,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang Matin Syarkowi, mengatakan, menghadapi gerhana matahari total pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masing-masing Pengurus NU Kecamatan di Kota Serang agar melaksanakan salat sunah gerhana bila gerhana betul-betul terjadi.

“Fenomena gerhana terjadi tidak lain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Serta yang disunatkan shalat itu di wilayah yang terlihat gerhana. Jangan sampai masyarakat pada saat gerhana khususnya wanita hamil jangan ke kolong tempat tidur, lebih baik melaksanakan salat,” katanya.

Reporter: M Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Ini Jadwal Shalat Gerhana dari Kemenag untuk 33 Provinsi di Indonesia

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Gerhana matahari total akan terjadi besok, (9/3/2016). Sebagian wilayah di Indonesia akan mengalami penampakan gerhana matahari total yang sempurna. Karena itu, Salat Gerhana pun disunahkan. Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama merilis jadwal shalat gerhana.

Menurut mereka, durasi gerhana di 33 provinsi berbeda, dan sesuai dengan perhitungan astronomis di wilayah masing-masing.

“Mengacu pada data astronomis, wilayah Indonesia Bagian Barat rata-rata dapat menikmati gerhana matahari selama satu hingga dua jam,” jelas Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, seperti dilansir laman jpnn.com.

Sementara di Wilayah Indonesia Tengah, fenomena langka itu dapat dinikmati selama 2 hingga 2,5 jam. Adapun wilayah Indonesia bagian timur mendapatkan durasi paling lama yaitu selama hampir tiga jam.

Selain itu, Ditjen Bimas Islam juga telah menyiapkan naskah khutbah shalat gerhana yang dapat diunduh untuk digunakan para khatib pada pelaksanaan shalat menyambut fenomena alam tersebut.

Berikut waktu pelaksanaan shalat gerhana di seluruh Indonesia mengacu pada press release Ditjen Bimas Islam:

  1. Aceh, 07:22 WIB -08:27 WIB
  2. Sumatera Utara, 07:21 WIB-08:27 WIB
  3. Sumatera Barat, 07:20 WIB-08:27 WIB
  4. Riau, 06:22 WIB -08:30 WIB.
  5. Bengkulu, 06:20 WIB-08:28 WIB.
  6. Jambi, 06:21 WIB-08:29 WIB.
  7. Kepulauan Riau, 06:22 WIB-08:33 WIB.
  8. Sumatera Selatan, 06:19 WIB-08:29 WIB.
  9. Lampung, 06:20 WIB-08:31 WIB.
  10. Bangka Belitung, 06:21 WIB-08:35 WIB.
  11. Banten, 06:19 WIB-08:31 WIB.
  12. DKI Jakarta, 06:20 WIB-08:32 WIB.
  13. Jawa Barat, 06:20 WIB-08:32 WIB.
  14. Jawa Tengah, 06:20 WIB-08:35 WIB.
  15. D.I. Yogyakarta, 06:20 WIB- 08:35 WIB.
  16. Jawa Timur, 06:21 WIB-08:39 WIB.
  17. Kalimantan Barat, 06:23 WIB- 08:42 WIB.
  18. Kalimantan Tengah, 06:22 WIB-08:47 WIB.
  19. Kalimantan Selatan, 07:23 WITA-09:48 WITA.
  20. Kalimantan Timur, 07:26 WITA-09:54 WITA
  21. Bali, 07:22 WITA-09:42 WITA.
  22. Nusa Tenggara Barat, 07:23 WITA-09:45 WITA.
  23. Nusa Tenggara Timur, 07:27 WITA-09:51 WITA.
  24. Sulawesi Barat, 07:26 WITA-09:57 WITA.
  25. Sulawesi Selatan, 07:26 WITA-09:54 WITA.
  26. Sulawesi Tengah, 07:29 WITA-10:04 WITA.
  27. Sulawesi Tenggara, 07:28 WITA-10:01 WITA.
  28. Gorontalo,07:31 WITA-10:09 WITA.
  29. Sulawesi Utara, 07:34 WITA-10:15 WITA.
  30. Maluku Utara, 08:35 WIT-11:21 WIT.
  31. Maluku, 08:35 WIT-11:17 WIT.
  32. Papua Barat, 08:40 WIT-11:30 WIT.
  33. Papua, 08:49 WIT-11:40 WIT.

Sumber: JPNN | Jurnalislam