LUIS Sayangkan Pemulangan Jenazah Fonda Dipersulit

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menyayangkan sikap Densus 88 yang masih menahan jenazah salah satu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Fonda Amar Solihin alias Dodo.

Meski sempat tersiar kabar bahwa jenazah Fonda akan dimakamkan pada hari Sabtu (12/3/2016), namun Humas LUIS, Endro Sudarsono belum bisa dimintai kepastiannya.

"Belum, masih belum bisa kita minta, ini ada apa kok sampai harus lama," kata Endro kepada Jurnalislam, Senin (7/3/2016).

Endro juga menyayangkan adanya proses yang berbelit-belit dari pihak kepolisian atas rencana pemulangan jenazah Fonda.

"Kami sudah koordinasi dengan Tim Pembela Muslim Pusat (TPM) bapak Ahmad Michdan, namun sampai sekarang belum ada kabar kejelasan pemulangan jenazah Fonda," lanjut Endro.

Atas persetujan keluarga, untuk ketertiban prosesi pemakaman Fonda nanti, Ketua LUIS Edi Lukito telah membuat rute dari rumah duka menuju pemakaman Muslim Polokarto.

"Yang buat (rute) pak Edi dan kawan-kawan tadi malam, tapi memang jenazah belum dapat ijin dari Densus mas," ucap Endro.

Rute itu juga telah disetujui oleh Kapolsek Polokarto dan Kabag Ops Polres Sukoharjo.

Fonda adalah korban meninggal akibat baku tembak antara aparat gabungan TNI Polri dengan kelompok bersenjata yang diduga Mujahidin Indonesia Timur di Desa Sanginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan pada Senin (29/2/2016) lalu.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.