Truk Bantuan Kemanusian Turki ke Gaza terus Bertambah

thumbs_b_c_1cdf54f27a04861aa7b7752fc65e7086PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sekitar 19 truk yang membawa bantuan kemanusiaan Turki tiba di Jalur Gaza yang diblokade pada hari Ahad (10/07/2016), menurut seorang pejabat perbatasan Palestina.

Truk-truk yang membawa hampir 800 ton bahan makanan, memasuki wilayah Palestina melalui perbatasan Kerem Shalom Israel, Mounir Ghalban, yang mengawasi persimpangan sisi Palestina, mengatakan kepada Anadolu Agency, Ahad.

Menurut Ghalban, bantuan – yang terdiri dari tepung, gula dan beras – terlebih dahulu akan disimpan di gudang yang dijalankan oleh Kementerian Sosial Gaza sebelum didistribusikan kepada warga yang paling membutuhkan di Gaza.

Pada hari Kamis, hampir 50 truk yang membawa 2.000 ton bantuan kemanusiaan Turki telah memasuki wilayah Palestina.

Dalam komentar untuk Anadolu Agency sebelumnya, Yusuf Ibrahim, wakil menteri Kementerian Sosial Gaza, mengatakan total 400 truk sarat bantuan diperkirakan mencapai Gaza dalam beberapa hari mendatang.

thumbs_b_c_d8adea9fdd7ae7d274676006a04ac4c5

Pekan lalu, kapal bantuan Turki “Lady Leyla” berlabuh di pelabuhan Ashdod Israel membawa 11.000 ton bantuan kemanusiaan – termasuk makanan, pakaian dan mainan – untuk Gaza.

Sejak tahun 2007, Jalur Gaza telah menderita di bawah blokade bersama Israel-Mesir yang telah merampas sekitar kebutuhan dasar paling bagi 1,9 juta penduduk daerah kantong, terutama makanan, bahan bakar, obat-obatan dan persediaan konstruksi.

Masuknya bantuan terbaru dari Turki ke Gaza terjadi dalam konteks kesepakatan bersyarat yang ditandatangani pekan lalu antara Turki dan Israel di mana kedua Negara sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik mereka setelah absen enam tahun.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan bahwa Tel Aviv telah menerima semua prasyarat Ankara untuk normalisasi hubungan, yang diputus pada tahun 2010 setelah pasukan komando Israel menyerbu kapal bantuan Turki untuk Gaza.

Serangan itu mengakibatkan kematian sembilan aktivis Turki dan meninggalkan 30 lainnya terluka, satu di antaranya meninggal karena luka-lukanya hampir empat tahun kemudian.

Pada saat itu, Turki telah menuntut agar Israel secara resmi meminta maaf atas serangan itu, memberi kompensasi bagi keluarga korban tewas, dan mencabut blokade panjang atas Jalur Gaza.

Pada tahun 2013, Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu menyuarakan penyesalannya kepada perdana menteri Turki (sekarang Presiden) Recep Tayyip Erdogan atas insiden tersebut.

Menurut ketentuan perjanjian untuk menormalkan hubungan minggu lalu, kedua negara akan bertukar duta besar dan Israel akan membayar $ 20 juta sebagai ganti rugi kepada keluarga korban serangan armada 2010.

Israel juga telah menyetujui tuntutan Turki untuk mempertahankan kehadiran misi kemanusiaan di Jalur Gaza yang diblokade.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

Kashmir Kutuk Diamnya Dunia atas Pembunuhan 19 Muslim oleh Pasukan India

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 19 terbunuh dan 200 lainnya terluka oleh pasukan India dan tetap tidak ada satu patah kata pun dari PM Modi atau masyarakat internasional.

Saat korban tewas meningkat menjadi 19 di Kashmir India menyusul serangan berdarah terhadap para pelayat dan pengunjuk rasa akhir pekan ini, Kashmir menyayangkan kurangnya kecaman internasional atas kekerasan pasukan India yang dijatuhkan pada mereka.

Ahad malam, pihak berwenang mencatat sedikitnya 19 orang terbunuh dan 200 lainnya terluka setelah polisi dan tentara paramiliter menembaki puluhan ribu warga Kashmir yang turun ke jalan untuk memberi penghormatan kepada pemimpin perlawanan yang gugur, Mujahidin Burhan Wani, syahid, dalam baku tembak oleh pasukan India pada hari Jumat (08/07/2016). (baca juga: Komandan Muda Mujahidin Kashmir Gugur dalam Baku Tembak dengan Pasukan India)

Mirwaiz Umar Farooq, Imam masjid Jamia Srinagar dan pemimpin faksi the All Parties Hurriyat Conference, mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (10/07/2016), bahwa kurangnya kecaman dari India dan internasional, membuktikan bahwa “nyawa penduduk Muslim Kashmiri tidak penting.”

kashmirprotest

“Tidak ada pihak atau lembaga politik yang mengutuk kekerasan karena mereka tidak merasa perlu … mereka sangat terputus dari tempat ini,” kata Farook dari rumahnya di Srinagar, di mana ia telah berada di bawah tahanan rumah sejak Jumat.

Ini adalah sentimen yang digemakan oleh serangkaian pengamat dan aktivis hak asasi manusia, yang juga menyatakan bahwa pembunuhan Burhan menjadikan media India menjadi hiruk-pikuk.

Mirza Waheed, seorang novelis Kashmir yang berbasis di London, mengatakan bahwa dalam beberapa kasus, “kita tidak bisa membedakan antara aparat media dan negara.”

Tapi Gautam Navlakha, dari Serikat Rakyat untuk Hak Demokrasi (the People’s Union for Democratic Rights-PUDR), menggambarkan keheningan masyarakat sipil India atas peristiwa tiga hari terakhir tersebut sebagai sangat bermasalah.

“Sepertinya ada sebuah penggabungan antara ekstremisme dan hak Kashmir untuk menentukan nasib sendiri. Orang-orang tampaknya mengurangi semua perbedaan pendapat di Kashmir dan menganggapnya Islam radikal, namun situasi di Kashmir berbeda,” Navlakha, seorang aktivis hak asasi manusia yang berbasis di Delhi, mengatakan.

INDIA KASHMIR CLASHES

“Mereka tidak menyadari bahwa hati dan pikiran orang-orang di sana tidak menyatu dengan India, dan ini adalah fakta,” katanya.

Menurut masyarakat sipil Kashmir, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat, dengan media lokal melaporkan jumlah korban tewas bisa meningkat hingga 22.

Mereka juga menuduh pasukan India menggunakan kekerasan yang tidak proporsional dan menerapkan kebijakan brutal “menembak untuk membunuh”. Salah satu dokter di rumah sakit skims di Srinagar mengkonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa pasien dengan luka tembak semua terkena di daerah pinggang ke atas.

Berbicara pada kondisi anonimitas, dokter mengatakan ada sedikitnya empat pasien lain yang berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.

“Ada orang-orang yang masih datang dengan luka, pertama mereka datang dari utara dan selatan Kashmir, sekarang mereka datang dari Srinagar itu sendiri, sebagian besar menderita akibat luka peluru,” katanya.

Menanggapi tuduhan kekerasan yang tidak proporsional, Naeem Akhtar, juru bicara pemerintah negara bagian Jammu & Kashmir berdalih bahwa pasukan India mungkin telah diizinkan menggunakan kekerasan sebagai metode membela diri.

97273d506c9b4399a21d30e1bc9f1c4b_18“Ada serangan terhadap barak dan kamp-kamp […] jika ada massa berjumlah 1000 orang menyerang sekelompok 10-15 orang, apa yang Anda harapkan mereka lakukan?” ia berkata kepada Al Jazeera, menambahkan bahwa akan ada penyelidikan tentang masalah ini.

Pada hari Sabtu, polisi mengatakan bahwa banyak orang yang marah membakar tiga kantor polisi dan dua bangunan pemerintah selatan Srinagar, dan memblokir jalan-jalan ketika bentrokan terjadi.

Sedikitnya satu polisi tewas. K. Rajendra Kumar, Direktur Jenderal Polisi Jammu dan Kashmir mengatakan sekitar 100 anggota pasukan India terluka. Tiga petugas juga masih hilang.

Tapi Waheed mengatakan kenapa pasukan India dapat bertindak dengan kebrutalan seperti itu karena mereka tahu mereka tidak akan pernah dituntut atas tindakan mereka.

“Ketika itu terjadi pada tahun 2010, tidak ada yang bertanggung jawab atas kekerasan … sehingga mereka melakukan tindakan brutal lagi, dan lagi,” kata Waheed, mengacu pada protes musim panas 2010 ketika Kashmir dilanda aksi protes. Lebih dari 120 pemuda muslim Kashmir meninggal tahun itu.

Menurut Dilnaz Boga, seorang wartawan independen yang berbasis di Mumbai, mengingat hubungan India dengan Amerika Serikat, Perancis, Israel dan Inggris dalam perang melawan Muslim Kashmir, tidak akan ada kecaman dari kekuatan dunia yang mungkin akan keluar.

Masalahnya berakar pada kurangnya pemahaman dan sensor terhadap kisah perlawanan Kashmir.

“Jika orang tahu bagaimana India telah memotong hak-hak muslim Kashmir, orang-orang akan menyadari bahwa ini adalah masalah politik yang membutuhkan solusi politik,” katanya kepada Al Jazeera.

Perancis Desak Operasi Militer Internasional terhadap Jabhah Nusrah

100 Al-Nusra Militants Enter Syrian-Turkish Border: Russian Defense Ministry

WARSAWA (Jurnalislam.com) – Presiden Prancis Francois Hollande pada hari Sabtu (09/07/2016) menyerukan aksi militer internasional terhadap Jabhab Nusrah, afiliasi al-Qaeda di Suriah setelah kekalahan Islamic State (IS) dibanyak tempat, Al Arabiya News Channel melaporkan Ahad (10/07/2016).

“IS telah mundur, dan berada di luar sengketa,” kata Hollande setelah pertemuan dengan para pemimpin Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Italia dan Ukraina di sela-sela pertemuan puncak NATO di Warsawa.

Tapi, Hollande menambahkan, “Kami juga harus menghindari situasi dimana saat IS melemah, kelompok lain menjadi lebih kuat.”

Hollande mengkhususkan Jabhah Nusrah dan afiliasi al-Qaeda lainnya yang akan mendapatkan keuntungan dari operasi militer pimpinan AS terhadap IS.

Dihadapkan dengan rentetan serangan udara dan serangan darat oleh pasukan lokal, IS telah kehilangan wilayah di Suriah dan Irak dalam beberapa bulan terakhir.

hollande“Kami harus berkoordinasi antara kita sendiri untuk melanjutkan tindakan terhadap IS tetapi juga … mengambil tindakan efektif terhadap Jabhah Nusrah,” kata Hollande, mengarahkan seruan tersebut kepada Rusia dan Amerika Serikat.

Pada hari Rabu, Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat dalam panggilan telepon untuk “mengintensifkan” koordinasi militer antara kedua negara mereka di Suriah.

Rusia pada bulan Mei mengusulkan serangan udara bersama dengan AS terhadap sasaran oposisi anti Assad – saran yang ditolak oleh Washington.

Gedung Putih melaporkan bahwa kedua pemimpin, dalam seruan mereka minggu ini, “menegaskan komitmen mereka untuk mengalahkan IS dan Jabhah Nusrah.”

Kedua kelompok dikecualikan dari gencatan senjata parsial yang ditengahi oleh Moskow dan Washington pada bulan Februari.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Serangan Udara Rusia Bunuh 19 Warga Sipil di Aleppo

thumbs_b_c_a429b109d97402d420d375e7d677c6feALEPPO (Jurnalislam.com) – Sembilan belas warga sipil, termasuk empat anak tewas oleh serangan udara Rusia di Aleppo, Suriah utara, Ahad (10/07/2016), kata sumber pertahanan sipil.

Sumber, yang berbicara dengan Anadolu Agency, Ahad, pada kondisi anonimitas karena masalah keamanan, mengatakan bahwa jet Rusia membom daerah pemukiman di Ibyin, barat Aleppo.

Korban yang terluka dilarikan ke rumah sakit lapangan di dekatnya.

Secara terpisah, jet Rusia membom wilayah Kafr Hamra serta kabupaten Anadan dan Hreytan di mana banyak warga sipil terluka, sumber tersebut menambahkan.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh kekuatan asing pada bulan Februari dalam memfasilitasi perundingan untuk mengakhiri perang global selama lima tahun di Suriah telah banyak dilanggar rezim Assad di sejumlah daerah di barat negara itu.

Gencatan senjata parsial bentukan Moskow dan Washington tersebut disepakati oleh banyak milisi oposisi, tetapi tidak termasuk Jabhah Nusrah dan sekutunya yang merupakan afiliasi al-Qaeda di Suriah.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Polisi AS Gunakan Robot untuk Bunuh Penembak Dallas

3221DALLAS (Jurnalislam.com) – Departemen Kepolisian Dallas menggunakan robot sarat bahan peledak untuk membunuh terduga penembak, pejabat kota mengatakan Jumat, kemungkinan pertama kalinya kepolisian AS menggunakan robot untuk membunuh tersangka, lansir World Bulletin Sabtu (09/07/2016).

Pada Kamis malam, tersangka diduga menewaskan lima polisi dan melukai beberapa lainnya saat protes terhadap kebrutalan polisi di pusat kota.

Kepala polisi David Brown mengungkapkan pada konferensi pers hari Jumat bahwa polisi menewaskan Micah Xavier Johnson menggunakan robot penjinak bom yang dilengkapi dengan bahan peledak; pada dasarnya adalah sebuah alat peledak improvisasi.

Pakar keamanan percaya itu adalah pertama kalinya polisi menggunakan robot untuk menetralisir tersangka dengan membunuh.

“Kami tidak melihat ada pilihan lain selain menggunakan robot bom dan menempatkan perangkat untuk meledakkan lokasi tersangka,” kata Brown.

micahjPihak berwenang memutuskan untuk menggunakan robot karena mereka mengatakan Johnson secara aktif menargetkan polisi.

“Pilihan lain akan menempatkan petugas kami dalam bahaya besar,” kata Brown. “Tersangka sudah tewas sebagai akibat meledakkan bom.”

Perangkat yang digunakan adalah robot yang dikendalikan dari jarak jauh di atas roda. Robot memiliki lengan di atas yang biasanya digunakan untuk meredakan benda mencurigakan.

Pasukan polisi di seluruh negeri telah menggunakan robot untuk menyebarkan gas air mata dan senjata non-mematikan lainnya, tetapi bom yang digunakan Kamis malam adalah pertama kalinya sebuah departemen polisi menggunakan robot dengan maksud membunuh tersangka.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

NATO Perbarui Misinya di Afghanistan, akan Kerahkan 12.000 Pasukan


665003303001_3967195105001_2014122861223775734-20WARSAWA (Jurnalislam.com)
– Negara-negara NATO pada hari Sabtu setuju untuk memperpanjang misi militer mereka di Afghanistan di tengah perlawanan terus menerus dari Taliban, Anadolu Agency melaporkan Sabtu (09/07/2016)

Berbicara kepada wartawan dalam pertemuan puncak penting di Warsawa, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan para anggota aliansi memutuskan untuk melanjutkan pelatihan dan bantuan misi non-tempur mereka hingga tahun depan.

“Kami sepakat untuk mempertahankan Resolute Support Mission kami melampaui 2016 melalui model yang fleksibel dan regional,” katanya.

Stoltenberg memuji sekutu kunci NATO Turki, AS, Jerman dan Italia atas komitmen mereka untuk misi tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Presiden Barack Obama dengan keputusannya yang signifikan mengenai jumlah pasukan. Saya juga Jerman, Italia dan Turki – serta semua sekutu dan mitra lain yang berkontribusi terhadap misi – atas komitmen mereka yang kuat untuk misi kami,” tambahnya.

Stoltenberg mengatakan Resolute Support Mission NATO akan berlanjut sebagai operasi non-tempur, pelatihan dan saran untuk mendukung tentara Nasional Afghanistan (ANA).

“Tapi AS akan menempatkan pasukan kontra-teror selain pasukan Support Mission Resolute. Dan mereka juga terus bekerja dengan pasukan Afghanistan dalam operasi yang ditujukan terhadap kelompok teror yang berbeda,” katanya.

Stoltenberg mengatakan bahwa NATO mungkin akan mengerahkan sekitar 12.000 tentara di Afghanistan tahun depan, mirip dengan jumlah pasukan tahun ini.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Iran Tetap Lanjutkan Program Rudal Kekuatan Besar

A ballistic missile is launched and tested in an undisclosed location, Iran, March 9, 2016. REUTERS/Mahmood Hosseini/TIMA ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. REUTERS IS UNABLE TO INDEPENDENTLY VERIFY THE AUTHENTICITY, CONTENT, LOCATION OR DATE OF THIS IMAGE. IT IS DISTRIBUTED EXACTLY AS RECEIVED BY REUTERS, AS A SERVICE TO CLIENTS. FOR EDITORIAL USE ONLY. NOT FOR SALE FOR MARKETING OR ADVERTISING CAMPAIGNS. NO THIRD PARTY SALES. NOT FOR USE BY REUTERS THIRD PARTY DISTRIBUTORS. - RTSA0IN

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Iran akan menekan dengan program rudal dengan kekuatan penuh berdasarkan kebutuhan keamanan nasional, juru bicara kementerian luar negeri seperti dikutip Sabtu, menambahkan bahwa komentar kritis pemimpin Jerman tidaklah membantu, Al Arabiya melaporkan Sabtu (09/07/2016).

Kanselir Angela Merkel mengatakan kepada parlemen di Berlin pada hari Kamis bahwa rudal yang diluncurkan Iran awal tahun ini tidak konsisten dengan resolusi PBB yang mendesak untuk menahan diri selama delapan tahun dari pekerjaan rudal yang dirancang untuk membentuk senjata nuklir.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Bahram Qasemi, mengatakan pernyataan Merkel tersebut tidak konstruktif dan akan tidak berpengaruh pada program, menurut kantor berita IRNA.

Mengulangi pernyataan Teheran bahwa rudal tersebut tidak dirancang untuk membawa senjata nuklir, ia menambahkan: “Iran dengan kekuatan penuh akan meneruskan program rudal berdasarkan rencana pertahanan dan perhitungan keamanan nasional.”

Pada hari Jumat, Iran menolak laporan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon yang mengkritik peluncuran rudal tidak konsisten dengan kesepakatan dengan kekuatan dunia untuk mengekang aktivitas nuklirnya yang sensitif dalam pertukaran untuk bantuan sanksi. Teheran menganggap kritik tersebut sebagai “tidak realistis.”

Reuters melaporkan pada hari Kamis bahwa laporan rahasia Ban telah menemukan bahwa tes tersebut tidak konsisten dengan semangat konstruktif dari perjanjian Juli 2015.

Menanggapi laporan intelijen Jerman bahwa Iran telah berusaha untuk memperoleh teknologi nuklir di Jerman, Berlin mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan tertentu di Iran mungkin mencoba untuk meruntuhkan kesepakatan nuklir.

Badan intelijen dalam negeri Jerman mengatakan dalam laporan tahunannya bahwa upaya Iran untuk mendapatkan teknologi secara ilegal, terutama di daerah nuklir, telah berlanjut pada tingkat tinggi di tahun 2015.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

 

 

London Gelar Pameran Sejarah Muslim Eropa Pertama

muslimsLONDON (Jurnalislam.com) – Untuk pertama kalinya, sebuah pameran yang mengeksplorasi jejak Muslim di Eropa akan dibuka pada hari Senin, 11 Juli, di London dan berlangsung hingga 17 Juli, World Bulletin melaporkan Sabtu (09/07/2016).

Bertepatan dengan tahun ke-21 pembantaian Srebrenica yang merupakan kekejaman terburuk sejak Perang Dunia Kedua, peluncuran pameran baru bernama Don’t Forget About Us; a Journey Through Europe’s Muslim Heritage (Jangan Lupakan Tentang Kami; sebuah Perjalanan Melalui Warisan Muslim Eropa) akan berlangsung di Maryam Centre dan diselenggarakan oleh Tharik Hussain dengan segmen khusus mengenai Srebrenica oleh fotografer Bosnia, Jasmin Agovic.

Tharik Hussain, pemenang penghargaan penyiar, fotografer dan penulis perjalanan, telah melacak warisan Muslim di Eropa selama dua dekade terakhir.

“Eropa memiliki sejarah Islam hampir 1.400 tahun, namun warisan budayanya terutama dianggap sebagai Yahudi-Kristen. Kami berharap, pameran ini akan mulai menantang kebijaksanaan yang telah diterima, bukan dalam upaya untuk menyatakan semacam kemenangan budaya Muslim atas yang lain, tapi untuk mencari paritas dan mengatakan, Muslim dan budaya mereka bukanlah sesuatu yang baru bagi Eropa, Muslim adalah bagian dari Eropa seperti orang lain,” jelas Hussain yang juga akan memperkenalkan the European Muslim Heritage Foundation (EMHF) pada acara yang diadakan di London Muslim Centre.

Selain beberapa pembicara, juga akan ada presentasi oleh Mufti Ramadhan Yaqoob, Mufti dari Lithuania. Dia akan menjelaskan kisah komunitas Muslim yang hampir tidak dikenal yang diam-diam telah tinggal di kawasan Baltik selama 618 tahun. Mufti Yaqoob juga akan memamerkan artefak dari masyarakatnya sendiri tersebut.

“Ini adalah pameran yang sangat penting, pada waktu yang sangat penting bagi umat Islam di Eropa, karena mengatakan kami bukan baru, kita tidak berbeda, kami juga Eropa dan selalu Eropa dan telah menjadi Eropa.”

“Nenek moyang saya adalah Lithuania selama tujuh abad, bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa saya bukan Eropa? Saya Eropa seperti halnya warga Lithuania lainnya. Melalui pameran dan yayasan ini, kami berharap untuk menormalkan pemahaman masyarakat,” jelas Mufti yang juga menjadi orang pertama yang menerjemahkan Al-Qur’an dari bahasa Arab ke Lithuania.

Karya fotografer Bosnia, Jasmin Agovic, juga akan dipajang. Agovic telah mengumpulkan koleksi foto yang mengingatkan kengerian Bosnia Srebrenica Massacre (pembunuhan massal Bosnia Srebrenica). Foto-fotonya diambil saat menghabiskan waktu di Komisi Internasional tentang orang Hilang (the International Commission on Missing) selagi mendokumentasikan dan mengidentifikasi sisa-sisa ribuan korban yang dimakamkan di kuburan massal.

Pameran ini gratis dan Anda dapat memesan tiket Anda di sini.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Militer Irak Rebut Basis Kunci IS di Selatan Mosul

13940422165831545690864IRAK (Jurnalislam.com) – Gubernur provinsi Nineveh di Irak utara yang diduduki Islamic State (IS) yang diasingkan mengatakan pada hari Sabtu (09/07/2016) bahwa sebuah pangkalan udara utama telah dibebaskan dari pasukan IS tanpa perlawanan.

“Kemenangan akan datang untuk membebaskan Niniwe,” kata Nofal al-Akoub kepada Al-Sumaria News, Sabtu.

Pangkalan udara Qayyarah terletak di selatan Mosul, kota terbesar kedua di Irak dan juga ibukota Niniwe.

Setelah merebut kota Fallujah di barat Irak yang merupakan kubu IS pada akhir Juni setelah diduduki selama dua tahun oleh kelompok militant tersebut, pemerintah Irak berusaha menguasai Mosul, yang terletak hanya beberapa puluh kilometer dari otonomi Kurdistan Irak.

Merebut pangkalan udara Qayyarah akan memberikan jalan pasukan Irak – yang didukung oleh serangan udara AS – lokasi peluncuran strategis untuk melancarkan serangan mereka dalam merebut Mosul, yang dianggap sebagai benteng terakhir IS di Irak.

Akoub mengatakan sebuah brigade tentara berhasil menguasai basis pada pukul 10:00 waktu setempat hari Sabtu.

“Kami ingin mengumumkan kabar baik untuk [Perdana Menteri Irak] Haidar Al-Abadi, untuk semua rakyat Irak dan terutama untuk orang-orang Niniwe,” tambahnya.

Berita itu datang setelah IS mengklaim serangan mematikan di ibukota Irak, Baghdad, Ahad.

 

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

Mujahidin Somalia Kuasai Kantor Polisi Kenya

_86839903_019414866-1KENYA (Jurnalislam.com) – Lebih dari 100 mujahidin Somalia, al-Shabaab, menyerang dan menguasai kantor polisi Kenya pada hari Sabtu, World Bulletin mengatakan Sabtu (09/07/2016).

Polisi mengkonfirmasi bahwa serangan di pagi hari tersebut berlangsung di kota Wajir di timur laut, sekitar 50 kilometer (31 mil) dari perbatasan Kenya-Somalia.

Mengkonfirmasikan serangan itu, Inspektur Jenderal Polisi Kenya, Joseph Boinett mengatakan kepada media lokal bahwa petugas di Kantor Polisi Diff melakukan perlawanan yang kuat tapi dikalahkan oleh mujahidin yang menguasai senjata dan amunisi.

Komisaris wilayah Wajir Michael Ole Tialal saat mengkonfirmasi serangan kepada Anadolu Agency mengatakan laporan penduduk setempat kepada pihak berwenang bahwa mujahidin berbicara Swahili, salah satu dari dua bahasa nasional Kenya.

Serangan terjadi setelah al Shabaab yang merupakan afiliasi al-Qaeda di Afrika merilis video serangan terhadap pasukan salibis di Kenya, pada hari Rabu selama perayaan Idul Fitri.

Dalam video 38 menit tersebut jihadis terlihat berbaring menunggu untuk menyergap kendaraan polisi di Lamu County, Kenya. Mereka berhasil merebut sejumlah kendaraan, membakar kendaraan yang rusak dalam pertempuran sebelum menggunakan kendaraan lain untuk melanjutkan ke Kenya, dengan menyamar sebagai polisi.

Pada tanggal 1 Juli di Mandera, Kenya utara, mujahidin juga menyerang dua bus Nairobi dan menewaskan enam orang, termasuk seorang perwira polisi. Serangan ini terjadi di daerah yang sama di mana, pada 20 Juni, al Shabaab meledakkan sebuah kendaraan militer, menewaskan lima serdadu didalamnya.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam