Mujahidin Asing Suriah Rilis Berita Pertempuran di Latakia


425216137_51073_14964634064508382907-768x432SURIAH (Jurnalislam.com)
– Saat pertempuran di barat laut Provinsi Latakia Suriah masih terus berlangsung, beberapa faksi jihad merilis kabar di media menyoroti peran mereka dalam pertempuran itu. Kebanyakan dari faksi tersebut berbicara bahasa Rusia, sementara seluruhnya berada dalam jaringan al Qaeda di wilayah Suriah, lansir The Long War Journal Senin (11/07/2016).

Di antara kelompok-kelompok jihad tersebut, dua diantaranya langsung dari dalam Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah. Kelompok pertama, Katibat al Tawhid wal Jihad (KTJ), adalah kelompok mayoritas Uzbek yang telah berjuang dalam banyak pertempuran di barat laut Suriah. Dalam video terbaru, KTJ menunjukkan pejuangnya bertempur melawan rezim Assad di pegunungan Latakia. Liwa al Muhajirin wal Ansar (LMA), sebuah brigade berbahasa Rusia dalam Jabhah Nusrah, juga merilis foto-foto dari daerah tersebut.

LMA, yang merupakan kumpulan mujahidin berbahasa Rusia dari kelompok berbeda dan telah berjanji Bai’at (kesetiaan) ke Jabhah Nusrah, menerbitkan foto menunjukkan pejuang mereka berpatroli di pedesaan setelah dilaporkan mengalahkan tentara rezim Syiah Assad. Gambar dari LMA sebelumnya menunjukkan pejuangnya mencari posisi rezim. Faksi jihad berbahasa Rusia lain yang juga memberitakan perannya adalah Ajnad Kavkaz, kelompok mayoritas Chechnya.

Akhir bulan lalu, Ajnad Kavkaz (atau Tentara dari Kaukasus) merilis video dari Ayn Issa di Latakia menunjukkan pertempuran sengit dengan tentara rezim. Kelompok Chechnya tersebut mengatakan bahwa mereka merebut kemenangan, namun, bukit-bukit sekitar Ayn Issa telah beralih tangan berkali-kali dalam beberapa bulan terakhir. Dalam foto lain, Ajnad Kavkaz mengatakan telah menguasai rampasan dari pertempuran dan menampilkan beberapa tentara rezim yang tewas. Kelompok berbahasa Rusia yang lebih kecil lainnya juga hadir dalam pertempuran di Latakia.

425231708_49012_12411532190310777152-768x432

Menurut From Chechnya to Syria, satu kelompok tersebut adalah Junud al Makhdi, yang terdiri dari etnis Tartar dan Bashkirs. Website From Chechnya to Syria, yang melacak mujahidin berbahasa Rusia di Suriah, melaporkan bahwa Junud al Makhdi terdiri dari jihadis yang berjuang di Afghanistan bersama Taliban dan al Qaeda selama 10 tahun terakhir. Selain itu, amirnya (pemimpin) dilatih di Chechnya dengan Ibn Khattab, pemimpin Batalyon Islam Internasional al Qaeda di Chechnya sebelum ia gugur, syahid pada tahun 2002. Situs ini juga melaporkan pertempuran di Latakia bersama jihadis Turkmen, serta Partai Islam Turkistan.

Kelompok Turkistan Islamic (TIP), sebuah faksi etnis Uighur yang juga berjuang bersama al Qaeda dan Taliban di Afghanistan dan Pakistan, juga telah merilis beberapa foto dan video dalam beberapa pekan terakhir dari Latakia. Dalam banyak foto, para jihadis ditampilkan mengepung posisi rezim dengan mortir dan roket di wilayah Jabal al Turkman.

redo1-768x574Dalam sebuah tweet dari anggota Imam al Bukhari Jamaat (juga dikenal sebagai Katibat al Bukhari), kelompok mayoritas Uzbek yang bersumpah setia kepada amir Imarah Islam Afghanistan (Taliban), pejuang mengklaim bahwa mereka juga berjuang di Latakia. Tweet tersebut mengatakan bahwa empat anggota kelompok jihad mereka telah syahid dalam beberapa hari terakhir, namun tidak ada foto atau video yang telah dirilis oleh kelompok. Namun awal tahun ini mereka menghasilkan video Jabal al Akrad di Latakia.

Perlawanan yang dipimpin koalisi Jaysh al Fateh (Army of Conquest) dan sekutunya melancarkan serangan baru mereka pada posisi rezim Syiah Nushairiyah Suriah di Latakia dalam Serangan 27 Juni, bernama Battle of Yarmouk, melibatkan gabungan para jihadis.

Baca juga: Jaysh al Fateh Kuasai Lebih Banyak Wilayah di Provinsi Aleppo

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Iim Ba’asyir Sayangkan Pemelintiran Berita Soal Penyebab Kericuhan di Lapas Pamekasan

Juru Bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdul Rachim Ba'asyir
Juru Bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdul Rachim Ba’asyir

SOLO (Jurnalislam.com) – Pengasuh pondok pesantren Al Mukmin Ngruki, ustadz Abdul Rachim Ba’asyir menyayangkan pemelintiran berita terkait kericuhan di Lapas Pamekasan oleh media mainstream.

Dalam pemberitaan media-media mainstream disebutkan, kericuhan yang melibatkan Nu’aim Ba’asyir itu disebabkan oleh permintaan bilik asmara terpisah yang ditolak pihak Lapas. Namun Ustadz Iim membantahnya. Menurut ustadz Iim, kericuhan disebabkan karena sikap diskriminatif pihak lapas terhadap narapidana terorisme.

“Anda bisa lihat sendiri jika di Lapas itu, pembesuk dari napi narkoba, kriminal dan yang lainnya banyak yang merokok bahkan terkadang mereka mengumbar kemesraan di tempat kunjungan tamu. Ini jelas sangat tidak nyaman bagi kita yang faham dengan syari’at Islam. Mereka minta masuk ke dalam Lapas, terus bayar tempat tertentu mereka bisa,” katanya kepada Jurnalislam, Selasa (12/7/2016).

Dari penuturan istri Nu’aim kepada ustadz Iim, kericuhan tersebut disebabkan oleh permintaan Nu’aim kepada pihak Lapas untuk memisahkan pengunjung laki-laki dan perempuan agat tidak terjadi ikhtlafh (bercampur).

“Sudah kita hubungi istrinya Nu’im dan yang betul adalah perlakuan diskriminatif, napi aktivis Islam tersebut meminta tempat agar tidak terjadi ikhtilath (bercampur) antara laki dan perempuan. Nampaknya media mainstream bersemangat untuk memberitakan sepihak, karena Nu’aim kan masih keluarga Ustadz Ba’asyir. Saya sangat menyayangkan mereka memberitakan seperti itu” ujarnya.

Namun demikian, ustadz Iim juga menyayangkan sikap Nu’aim yang berlebihan menanggapi penolakan dari pihak Lapas, menurutnya hal itu tidak perlu.

“Kita juga menyayangkan tindakan Nu’aim meski didzalimi, harusnya bisa nahan dan bersabar, sehingga media tidak memanfaatkan kejadian tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh

AS akan Kirim 560 Tentara ke Irak

9d83819748df4389ae8035d26d5d1bec_18IRAK (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat akan mengirimkan tambahan 560 tentara ke Irak untuk membantu mengamankan pangkalan udara yang baru direbut kembali sebagai pusat tahapan pertempuran untuk merebut Mosul dari Islamic State (IS), Menteri Pertahanan Ashton Carter mengatakan selama kunjungan mendadak ke negara itu kepada Aljazeera Senin (11/07/2016)

Sebagian besar pasukan baru akan dikhususkan untuk membangun pangkalan udara Qayara, sekitar 64km selatan Mosul, termasuk insinyur, personil logistik dan kekuatan lain, kata Carter. Mereka akan membantu pasukan keamanan Irak yang berencana untuk mengepung dan akhirnya merebut kembali kota utama Mosul.

“Pasukan tambahan AS ini akan membawa kemampuan unik untuk melakukan operasi dan memberikan dukungan penting bagi pasukan Irak di saat-saat penting dalam pertarungan,” kata Carter.

Dia mengungkapkan keputusan Barack Obama saat berbicara kepada sekitar 120 tentara di sebuah bangunan di bandara Baghdad. Peningkatan ini membuat jumlah total pasukan AS di Irak menjadi 4647, dan terjadi hanya tiga bulan setelah penambahan pasukan terakhir Obama.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Korea Utara: Korea Selatan akan Kami Jadikan Lautan Api

d481bccf202847c4816b65eed36c2657_18PYONGYANG (Jurnalislam.com) – Korea Utara pada hari Senin mengancam akan mengubah tetangga selatan mereka menjadi lautan api, mendorong Korea Selatan memperingatkan pembalasan yang sengit, lansir World Bulletin Senin (11/07/2016).

Saling ancam antar-Korea tersebut diprovokasi oleh pengumuman Jumat lalu oleh Seoul dan Amerika Serikat bahwa mereka berencana untuk menyebarkan sistem pertahanan Amerika yang kuat, THAAD (Terminal High Altitude Area Defense), di Selatan pada akhir tahun depan. (baca juga: AS Gelar Sistem Pertahanan Rudal THAAD di Korea Selatan)

Pernyataan itu menyusul rumor intens dan negosiasi berbulan-bulan, yang ditentang Cina dan Rusia.

Mengingat kemampuan THAAD yang diakui untuk bertahan terhadap perkembangan kemampuan rudal Korut yang cepat, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye berusaha untuk membenarkan keputusan Senin tersebut dengan menyoroti kewajiban untuk melindungi negaranya.

Berbicara dalam pertemuan pemerintah yang diliput oleh kantor berita lokal Yonhap, Park juga mengirim pesan ke Beijing dan Moskow ketika bersikeras bahwa sistem pertahanan rudal yang masuk tersebut tidak akan menargetkan negara manapun selain Korea Utara, dan tidak akan mengganggu kepentingan keamanan setiap negara ketiga.

Sebelumnya pada hari itu, Korut merilis pernyataan militer melalui media outlet resmi KCNA Pyongyang.

“Kami sekali lagi memperingatkan musuh bahwa Tentara Rakyat Korea (the Korean People’s Army-KPA) berkehendak teguh untuk membuat serangan balasan tanpa ampun untuk menjadikan Korea Selatan lautan api dan puing-puing setelah perintah dikeluarkan,” pernyataan itu memperingatkan.

Korea Utara meningkatkan ketegangan selama akhir pekan dengan mencoba menguji sebuah rudal balistik kapal selam – meski sudah beroperasi di bawah sanksi keras PBB atas perkembangan lanjutan senjata pemusnah massal mereka.

Kementerian pertahanan Seoul mendesak Pyongyang untuk memeriksa perilaku mereka sendiri jika berusaha menyalahkan kedatangan THAAD yang tertunda di semenanjung.

“Jika Korea Utara terus mengeluarkan klaim tidak berdasar dan tindakan yang menyimpang dari peringatan kami, mereka harus menghadapi pembalasan ketat militer kami,” kata seorang juru bicara kementerian kepada wartawan.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Bangladesh Larang Saluran TV Zakir Naik setelah Serangan di Kafe Dhaka

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Bangladesh telah memerintahkan pelarangan saluran televisi Islam setelah serangan mematikan di sebuah kafe di ibukota, Dhaka, menyusul laporan bahwa siaran stasiun Islam mungkin telah memainkan peran dalam menginspirasi para penyerang, lansir Aljazeera Senin (11/07/2016).

Peace TV, saluran swasta yang didirikan oleh tokoh Islam terkemuka di India, Dr Zakir Naik, dikatakan telah mengilhami beberapa penyerang dalam serangan mereka di kafe, menurut sebuah laporan intelijen yang dikutip oleh media lokal.

“Kami akan mengambil langkah-langkah administratif untuk melarang Peace TV pada hari Senin,” kata Menteri Informasi Hasanul Huq Inu kepada wartawan setelah pertemuan kontraterorisme di Dhaka pada hari Ahad.

Serangan terhadap Holey Artisan Cafe di pinggiran kota Dhaka adalah salah satu yang paling mematikan di Bangladesh, dengan banyak sandera dipenggal mati selama pengepungan 12 jam.

Kelompok bersenjata Islamic State (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu – meskipun pihak berwenang Bangladesh menyangkal dan bersikeras bahwa itu adalah kekerasan lokal-setempat.

Ini Jawaban Zakir Naik atas Tuduhan Media tentang Serangan di Kafe Dhaka

_90347544_hi033959569Laporan media lokal mengatakan salah satu dari lima penyerang yang tewas adalah pengikut Dr Zakir Naik di media sosial.

Sebagai penyiar multibahasa, Peace TV yang berbasis di Dubai meluncurkan layanan Bengali pada tahun 2011 dalam upaya mencapai pemirsa berbahasa Bangla di seluruh dunia.

Pihak berwenang juga mulai memantau khotbah yang diberikan saat shalat Jumat untuk memeriksa apakah ada ceramah provokatif yang disampaikan.

Pekan lalu, sedikitnya tiga orang tewas, dan sembilan lainnya luka-luka ketika bom dilemparkan dekat pelaksanaan shalat Idul Fitri di Bangladesh utara, kata para pejabat.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Hamas Kutuk Tuduhan Saudi dan Iran

qasamGAZA (Jurnalislam.com) – Faksi perlawanan Palestina, Hamas, mengutuk intelijen Arab Saudi dan penasihat Iran yang menuduhnya menabur kekacauan di wilayah tersebut dan berusaha masuk ke dalam perundingan dengan Israel, lansir World Bulletin Senin (11/07/2016).

Berbicara pada pertemuan tokoh-tokoh oposisi Iran di Paris pada Sabtu, mantan kepala intelijen Saudi, Pangeran al-Faisal, mengatakan bahwa pemerintah Iran mendukung sejumlah kelompok, termasuk Hamas Palestina dan Islamic Jihad, Syiah Hizbullah Libanon dan Al-Qaeda, dengan tujuan menabur ketidakstabilan regional.

Tuduhan tidak berdasar tersebut muncul di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Arab Saudi dan Iran saat Riyadh memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran awal tahun ini setelah dua misi diplomatiknya di Iran diserang oleh pengunjuk rasa Iran akibat eksekusi pemerintah Saudi terhadap seorang tokoh Syiah terkemuka.

Dalam sebuah pernyataan hari Ahad, Hamas mengecam keras pernyataan al-Faisal sebagai serangan untuk rakyat Palestina dan bangsa Palestina.

“Semua orang tahu Hamas adalah kelompok perlawanan Muslim Palestina dengan agenda yang seluruhnya tentang Palestina yang ditujukan untuk melayani kepentingan rakyat Palestina dan perjuangan mereka,” kata kelompok itu.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza yang diblokade sejak tahun 2007, melanjutkan untuk menegaskan kembali bahwa ia berusaha menyeimbangkan hubungan dengan Arab Saudi dan negara-negara Arab.

hamassssTahun lalu, kepala Hamas Khaled Meshaal memimpin delegasi tingkat tinggi ke Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Saudi.

Hamas juga menolak keras pernyataan yang dibuat oleh Khosro Orouj, penasehat Pengawal Revolusi Syiah Iran, yang menuduh Hamas ingin masuk ke dalam pembicaraan dengan Israel meskipun Hamas telah lama bersumpah untuk tidak pernah bernegosiasi dengan negara Yahudi.

Dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan hari Ahad, Hamas menggambarkan tuduhan Orouj sebagai fitnah, tidak berdasar dan tanpa kebenaran.

“Hamas akan tetap berada di garis depan perlawanan Muslim Palestina sampai tibanya pembebasan seluruh Palestina yang bersejarah bagi umat Islam dari penjajah Yahudi Israel dan kembalinya (para pengungsi Palestina) ke negerinya,” kata pernyataan itu.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Al Shabaab: 30 Tentara Somalia Tewas dalam Serangan di Pangkalan Militer

400x225_338244SOMALIA (Jurnalislam.com) – Mujahidin Al Qaeda di Somalia, al-Shabaab, menabrakkan mobil penuh bahan peledak ke sebuah pangkalan militer Somalia di barat daya ibukota pada hari Senin dan menyerbu ke dalam, menewaskan sedikitnya 10 tentara, seorang perwira militer Somalia mengatakan pada hari Senin (11/07/2016).

“Sebuah bom mobil mobil menabrak basis dan kemudian pejuang al-Shabaab menyerbu. Sedikitnya 10 tentara tewas,” kata Mayor Ahmed Farah kepada Reuters, Senin, dari kota terdekat Afgooye.

Namun seorang juru bicara al-Shabaab mengatakan para pejuangnya berada di balik serangan itu dan mengatakan 30 tentara Somalia telah tewas. Angka kematian ini jauh lebih tinggi dari angka yang disebutkan militer Somalia.

 

Deddy | Reuters | Jurnalislam

Serangan Bom Vakum Rezim Assad Bunuh 8 Warga Sipil di Homs

bomb-blast41SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya delapan warga sipil tewas oleh serangan udara rezim Nushairiyah di sebuah desa Turkmen di Suriah tengah, Ahad, menurut sumber-sumber lokal, World Bulletin melaporkan Senin (11/07/2016).

Pesawat-pesawat tempur rezim Assad menjatuhkan senjata udara-bahan bakar, juga dikenal sebagai bom vakum, di desa Burj Qa’i, barat laut provinsi Homs, kata sumber-sumber kepada Anadolu Agency, meminta anonimitas karena masalah keamanan.

“Delapan warga sipil tewas dan lebih dari tujuh lainnya terluka dalam serangan itu,” kata sumber.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad membantai pengunjuk rasa dengan kebrutalan militer yang tidak terduga. Menurut Pusat Penelitian Kebijakan Suriah sedikitnya 470.000 warga Suriah telah tewas dalam perang.

Sejak itu, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri yang babak belur akibat perang tersebut, menurut PBB.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Putra Syeikh Usamah: Al Qaeda telah Berkembang Pesat Meskipun Hadapi Perang 15 Tahun

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Dalam pesan audio yang baru dirilis, putra Syeikh Usamah bin Laden, Hamza, mengatakan bahwa jumlah mujahidin di seluruh dunia telah berkembang meskipun perang terjadi selama satu setengah dekade (15 tahun). Hamza juga mengancam balas dendam atas kematian ayahnya, seraya mengatakan bahwa Amerika belum menyaksikan pembalasan al Qaeda, lansir The Long War Journal, Ahad (1007/2016).

Pidato Hamza dirilis kemarin oleh lengan media Al-Qaeda, As Sahab. Ini adalah pidato terakhir pewaris Usamah, yang diberi peran utama dalam produksi al Qaeda Agustus lalu.

SITE Intelligence Group menerjemahkan pesan audio berdurasi 21 menit, 40 detik, yang disertai dengan gambar berbagai mujahidin.

Pesan ini berjudul, “Kita Semua Usamah”. Ungkapan yang sama diserukan al Qaeda yang terinspirasi pada pendirian diplomatik Amerika di Kairo, Tunis, Sanaa, dan tempat lain pada bulan September 2012. Sampul edisi kesepuluh Al Qaeda di majalah Inspire Semenanjung Arab difokuskan pada tema ini, merayakan protes dan serangan Kedutaan Besar AS. Cuplikan dari aksi unjuk rasa ini juga termasuk dalam pesan resmi pertama Hamza tahun lalu.

Hamza mengatakan, “Pada awal perang 9/11, mujahidin terkepung di Afghanistan. Tapi hari ini mujahidin berada di Afghanistan dan mereka telah mencapai Syam [Suriah], Palestina, Yaman, Mesir, Irak, Somalia, benua India, Libya, Aljazair, Tunisia, Mali, dan Afrika Tengah.” Kecuali Irak, cabang resmi dan kelompok-kelompok yang berafiliasi al Qaeda hadir di setiap daerah yang disebut oleh Hamza tersebut.

“Para pengikut manhaj jihad Syeikh Usamah, semoga Allah merahmatinya, diwakili oleh pihak yang menargetkan pemimpin kafir global yang mendukung orang-orang Yahudi, telah meningkat jumlahnya dalam satu setengah dekade, dan berlipat ganda jumlahnya,” Hamza mengatakan, menurut terjemahan SITE tersebut. “Pengikut Usamah bin Laden hari ini berjumlah ratusan ribu, dan orang yang mencintai dan mendukungnya berjumlah jutaan, dan itu adalah karena kasih karunia Allah Swt.”

Hamza mengatakan ia membahas serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan utara dengan Syeikh Abu Yahya al Libi, seorang pejabat senior al Qaeda yang gugur, syahid dalam serangan udara pada Juni 2012. “Meningkatnya serangan drone tentara Salib Amerika di Waziristan mengakibatkan konvoi para syuhada berangkat satu per satu, dan pembunuhan Syekh jihad merajalela,” Hamza pesimis. Tapi Syeikh Libi meyakinkan Hamza bahwa ini adalah jalan yang telah dipilih al Qaeda, dengan pemimpinnya mengorbankan diri mereka sendiri dalam jihad sehingga bangsa mereka (umat Muslim) menjadi hidup.

Hamza menjelaskan ayahnya sebagai “Reviver Imam (Imam Pembangkit).” Al Qaeda secara teratur menggunakan istilah pujian ini dan variannya, termasuk “Reviving Sheikh (Syeikh Pembangkit),” untuk menggambarkan Syeikh Usamah bin Laden. Istilah ini berarti bahwa bin Laden membantu menghidupkan kembali gagasan jihad di negara-negara mayoritas Muslim.

“Sangat mungkin jika Reviver Imam, semoga Allah merahmatinya, menjalani kehidupan yang nyaman, menikmati kekayaan dan hartanya yang mencapai jutaan dolar,” Hamza mengatakan tentang ayahnya, menurut SITE. “Tapi Syeikh Usamah dan sahabatnya lebih memilih menikmati yang disediakan Allah di akhirat. Mereka lebih suka membela Islam dan mendukung umat Muslim, terutama rakyat kita di Palestina.”

Al Qaeda sering mencoba untuk mengikat agenda untuk konflik Israel-Palestina, tetapi Al Qaeda baru bisa mengabdikan sebagian kecil dari sumber daya mereka untuk perjuangan Palestina.

Hamza langsung mengancam pembalasan terhadap AS atas serangan Mei 2011 terhadap kompleks ayahnya di Pakistan. “Jika Anda berpikir bahwa kejahatan penuh dosa yang Anda lakukan di Abbottabad akan berlalu tanpa hukuman, maka Anda berpikir salah,” Hamza menegaskan. “Kebenaran sedang mendatangi Anda, dan hukumannya sangat pedih.” Dia kemudian melengkapi ancamannya dan mengatakan, “Bukan balas dendam bagi Usamah secara perorangan, tapi balasan bagi mereka yang membela Islam dan kesucian dan kehormatan Islam dan untuk siapa pun yang menghidupkan kembali jihad di jalan Allah.”

Putra Syeikh Usamah mengejek Presiden Obama dan pemerintahannya, mengatakan bahwa, “Kedatangan Obama disertai dengan kampanye media besar, tapi berongga dan mengandung banyak kebohongan. Obama menyatakan bahwa ia akan mengakhiri perang, dan bahwa jamannya merupakan era perdamaian, dan bahwa ia akan menutup file pendahulunya yang terbuka yang tersisa baginya, yang berarti perang di Irak dan Afghanistan, di antara isu-isu lainnya. Tapi Obama kini meninggalkan Gedung Putih dan juga meninggalkan file terbuka untuk penggantinya karena ia tidak mampu memecahkan masalah dalam file tersebut dan karena kekuatan mujahidin berdiri di hadapannya,” kata Hamza.

Screen-Shot-2016-07-09-at-2.18.27-PM-300x329Gambar berbagai jihadis ditampilkan di seluruh pidato Hamza. Banyak dari mereka digambarkan sebagai syahid, seperti Syeikh Abdullah Azzam (yang secara luas dianggap sebagai godfather jihadisme modern), Syeikh Abu Khalid al Suri (veteran al Qaeda yang juga menjabat sebagai pejabat senior di Ahrar al Sham sampai kematiannya pada tahun 2014) , Syeikh Mullah Omar, dan lain-lain. Foto Syeikh Abu Khalid al Suri dapat dilihat di sebelah kiri.

Tetapi beberapa gambar menampakkan jihadis yang kemungkinan masih hidup. Salah satunya adalah Fayez al Kandari, yang fotonya terjepit di antara dua foto Usamah bin Laden. Sebuah screen shot gambar Kandari, seperti yang ada dalam video Al Qaeda, dapat dilihat di sebelah kanan.
Kandari adalah mantan tahanan Guantanamo yang ditahan di fasilitas penahanan Amerika di Kuba sampai Januari 2016, ketika ia dipindahkan ke negara asalnya yaitu Kuwait.

Jihadis lain yang masih hidup dan ditampilkan dalam video adalah Syeikh Omar Abdel Rahman (juga dikenal sebagai “Blind Sheikh”), yang dipenjarakan di AS untuk perannya dalam pemboman World Trade Center 1993 dan merencanakan plot serangan terhadap landmark New York City. Produksi Sahab dimulai dengan klip lama Rahman membacakan ayat suci Al-Qur’an. Al Qaeda secara teratur menyiarkan pembebasan Rahman, karena ia adalah salah satu pendukung Syeikh Usamah bin Laden paling awal dan merupakan Ulama Al Qaeda berpengaruh.

 

 

Drone AS Gagal Bunuh Mujahidin AQAP saat Kunjungan Mansur Hadi di Marib

serangan-drone-as-tewaskan-8-anggota-al-qaeda-m2XYAMAN (Jurnalislam.com) – Serangan pesawat tak berawak AS gagal membunuh mujahidin Al Qaeda di provinsi Marib di pusat Yaman pada hari Ahad (10/07/2016), suku lokal dan media mengatakan, beberapa jam setelah presiden Yaman yang berada di pengasingan terbang untuk menemui para pemimpin militer Arab dalam perang melawan pemberontak Syiah Houthi.

Serangan pesawat tak berawak hari Ahad tersebut terjadi pada hari yang sama saat Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi tiba di kota Marib, sekitar 120 km (75 mil) di timur ibukota Sanaa. Dalam kunjungan enam jam, ia bertemu komandan koalisi pimpinan Saudi yang mendukungnya.

“Empat pejuang Al Qaeda hanya terluka ketika sebuah pesawat tak berawak AS menargetkan mobil yang mereka tumpangi di Jabul, di timur kota Marib,” kata tokoh suku yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Pemerintah Yaman tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari serangan. Washington tidak mengomentari serangan drone di Yaman. Foto-foto di media Yaman menunjukkan kerumunan orang melihat asap hitam mengepul dari sisa-sisa land cruiser.

Koalisi Arab dibentuk awal tahun lalu untuk hadapi pemberontak Houthi sekutu Republik Syiah Iran setelah mereka mengambil alih Sanaa, membukukan kemenangan Syiah Houthi di provinsi lain dan memaksa pemerintah Hadi untuk melarikan diri ke pengasingan.

Yemen's President Abd-Rabbu Mansour Hadi is escorted by special forces during a visit to the country's northern province of Marib July 10, 2016. REUTERS/Ali Owidha

Anggota koalisi yang sebagian besar adalah Negara Teluk Arab saat ini juga berpartisipasi dalam pertempuran melawan Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) juga kelompok Islamic State (IS).

Pasukan Yaman dan koalisi Arab meningkatkan serangan darat di Yaman selatan terhadap kota-kota yang dikuasai oleh AQAP.

Selama kunjungannya ke Marib, Hadi, 70, mengatakan pemerintahnya akan memboikot perundingan perdamaian di Kuwait jika PBB, yang memimpin negosiasi, mendorong kelompok Houthi dan loyalis mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, untuk terlibat dalam pemerintahan transisi.

“Kami tidak akan memberi mereka (Houthi) apa yang mereka inginkan, yang merupakan legitimasi kudeta mereka melalui negosiasi di Kuwait,” Hadi seperti dikutip oleh kantor berita negara, Saba.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam