Inilah Kronologi Lengkap Kudeta Turki

kronologi

TURKI (Jurnalislam.com) – Upaya sejumlah militer Turki untuk menggulingkan pemerintah Recep Tayyip Erdogan dimulai Jumat (15/07/2016) sekitar pukul 22:00 waktu setempat (1900GMT) dan digagalkan pada hari Sabtu (16/07/2016) pukul 20:00.

Sekitar 228 orang berikut prajurit pro-kudeta tewas. Lebih dari 6.000 tersangka termasuk tokoh-tokoh militer dan hakim telah ditangkap sehubungan dengan upaya kudeta hari Jumat.

Menurut pemerintah Turki, kudeta dilakukan oleh pengikut Fetullah Gulen yang berdiam di AS, mengejar kampanye yang telah lama mereka jalankan untuk menggulingkan pemerintah Erdogan melalui pendukung mereka di dalam negara Turki, khususnya militer, polisi dan personil pengadilan.

Berikut adalah kronologi perkembangan (semua sesuai waktu dan setempat) yang berhasil dihimpun Anadolu Agency, Senin (18/07/2016):

15 Juli

22:00 – Tembakan terdengar dari dalam kompleks Staf Umum di Ankara dan helikopter menembaki orang-orang di darat. Tentara mengambil kendali siaran radio negara TRT dan markas Staf Umum di Ankara saat tentara merebut jembatan Bosphorus dan Fatih Sultan Mehmet yang menghubungkan Asia dan Eropa di Istanbul.

23:24 – Sebuah ledakan terdengar di Pusat Operasi Polisi Khusus (the Police Special Operations Center) di Golbasi, di sebelah selatan Ankara.

23:30 – Perdana Menteri Binali Yildirim mengumumkan terjadinya sebuah upaya kudeta di siaran langsung TV.

23:30 – Kepala Staf Umum Jenderal Hulusi Akar disandera oleh tentara pro-kudeta.

16 Juli

00:00 – Sumber-sumber keamanan mengatakan kepada Anadolu Agency kudeta sedang dilakukan oleh petugas yang tergabung dalam Organisasi Teroris Fetullah (the Fetullah Terrorist Organization-Feto) yang dipimpin oleh Fetullah Gulen yang tinggal di AS.

00:11 – Presiden Recep Tayyip Erdogan meninggalkan Marmaris, di barat daya Turki, menuju Bandara Internasional Ataturk di Istanbul.

00:13 – pembawa berita TRT dipaksa untuk membaca deklarasi dari para pemimpin kudeta yang mengaku telah menguasai bangsa sebagai Komite Perdamaian di Rumah (the Committee of Peace at Home). Erdogan kemudian memanggil rakyat melalui telepon selular, mendesak warga untuk pergi ke lapangan untuk melawan kudeta dan mempertahankan negara.

00:35 – investigasi kudeta pertama diluncurkan oleh jaksa di Istanbul.

01:01 – Kepolisian Ankara diserang oleh jet dan helikopter.

01:39 – tentara pro-kudeta pertama ditangkap.

02:20 – markas Departemen Pasukan Khusus Golbasi dibom oleh pesawat pro-kudeta, menewaskan 17 polisi dan dua personil operator satelit TURKSAT.

02:30 – 13 tentara, termasuk tiga perwira senior, ditahan ketika mencoba mengambil alih istana presiden di Ankara. Seorang juru bicara Badan Intelijen Nasional mengatakan kudeta telah digagalkan.

02:42 dan 02:49 – Parlemen Turki dibom, melukai sejumlah orang.

03:00 – TRT menyimpulkan penyiaran.

03:20 – Erdogan mendarat di Istanbul.

04:00 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara memerintahkan penangkapan anggota kepemimpinan kudeta.

04:42 – Helikopter menmebaki hotel di Marmaris tempat Erdogan menetap. Lima polisi terluka dalam baku tembak dengan pasukan.

05:20 – Yildirim mengatakan dalam tweet-nya bahwa 130 tentara telah ditangkap dan seorang jenderal pemberontak tewas.

06:30 – angkatan udara Turki menjatuhkan helikopter militer di Golbasi yang digunakan untuk mengebom kantor satelit TURKSAT

06:52 – Panglima Pertama Angkatan Darat Jenderal Umit Dundar ditunjuk sebagai penjabat kepala staf dalam ketiadaan Akar.

07:10 – Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa lebih dari 330 anggota Feto telah ditahan.

07:35 – Lebih dari 750 personel militer ditahan atas tuduhan kudeta.

08:17 – Kepala Staf Komando Angkatan Darat Aegean Mayor Jenderal Memduh Hakbilen ditahan di Izmir

08:32 – Akar diselamatkan dari pasukan pro-kudeta.

08:36 – Polisi operasi khusus Turki menangkap Komandan Umum Polisi, tentara pro-kudeta dinetralisir

09:32 – Sekitar 1.370 tersangka anggota militer Feto ditahan.

09:40 – 200 tentara menyerah kepada polisi di Ankara.

09:44 – Kematian 90 orang selama kudeta yang gagal terungkap oleh otoritas. 1154 lainnya terluka.

09:46 – Tuduhan Pengkhianatan diletakkan terhadap komandan angkatan udara pensiunan Jenderal Akin Ozturk dan Letnan Jenderal Metin Iyidil, komandan Pelatihan Angkatan Darat dan Komando Doktrin (the Land Forces Training and Doctrine Command).

09:56 – 1.563 terduga anggota Feto ditangkap.

09:58 – reses Yudisial dibatalkan.

10:07 – 700 tentara menyerah kepada polisi di Ankara.

10.15 – Komandan Brigade Ranger 49 Bingol Jenderal Yunus Kotaman dan Komandan Brigade Ranger 2 Bolu Jenderal Ismail Guneser ditahan

10:22 – tentara Pro-kudeta di daerah meninggalkan Marmaris.

10:34 – Sekelompok perwira senior yang ditahan oleh komplotan setelah menolak bergabung dengan kudeta dibebaskan.

10:37 – Yildrim mengumumkan bahwa Akar bertugas di kediaman perdana menteri Cankaya Palace.

10:59 – Menteri Dalam Negeri Efkan Ala memecat Komandan Penjaga pantai Laksamana Hakan Ustem

11:27 – Pasukan Kudeta di markas besar General Command meminta negosiasi untuk menyerah.

12:04 – 200 tentara ditangkap di markas besar General Command.

12:56 – Tiga jaksa menerima penyerahan pasukan di markas besar General Command.

12:57 – Yildirim mengatakan 161 orang syahid, 1.440 terluka saat kudeta. 2.839 personil militer yang terlibat dalam upaya kudeta ditangkap.

12:37 – 2.745 hakim dipecat atas dugaan terkait upaya kudeta.

15:26 – 10 anggota Dewan Negara, pengadilan administrasi tertinggi Turki, ditangkap.

16:08 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara mengeluarkan perintah penahanan terhadap 11 anggota Mahkamah Agung dan empat anggota Dewan Hakim dan Jaksa Agung atas tuduhan berhubungan dengan kudeta.

17:00 – Yildirim menyerukan sesi luar biasa parlemen Turki.

20:02 – Sebuah operasi di pangkalan udara Akinci di barat laut Ankara berakhir. Pangkalan udara tersebut sebelumnya menjadi markas kudeta.

20:50 – Komandan Polisi Jenderal Galip Mendi telah diselamatkan oleh operasi (melawan upaya kudeta) di Komando Pangkalan Jet Utama ke-4 di baratlaut Ankara

21:57 – kantor kepala jaksa penuntut umum Ankara menuntut penangkapan 2.745 hakim yang dipecat.

40 Anak di Dompu Ikuti Khitanan Massal Me-Dan

Salah seorang Anak Sedang dikhitan oleh Tenaga Medis dari Me-DAN dalam Khitanan Massal di Kabupaten Dompu, NTB, Ahad (17/7/2016)
Salah seorang Anak Sedang dikhitan oleh Tenaga Medis dari Me-DAN dalam Khitanan Massal di Kabupaten Dompu, NTB, Ahad (17/7/2016)

DOMPU (Jurnalislam.com) – Medis dan Aksi kemanusiaan (Me-DAN) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Islamic Centre As-Salam Kabupaten Dompu, menggelar kegiatan sosial khitanan massal. Acara berlangsung di Dusun Kalla Timur, Jalan lintas Sumbawa Desa O’o Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Ahad (17/7/2016). Sedikitnya 40 anak dikhitan oleh empat tenaga medis.

Ketua Me-Dan Wilayah NTB Suherman, A.MK menyatakan Forum Me-Dan senantiasa menjalin kerja sama dengan siapapun yang mau peduli terhadap umat terutama yang mereka yang membutuhkan.

“Kegiatan ini juga adalah merupakan sebuah bentuk kepedulian dari Me-Dan selaku organisasi sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan dalam rangka untuk terus memberikan sebuah kontribusi positif terhadap masyarakat pada hari ini,” kata Suherman.

Kepala Dusun Kala Timur, Abdul Haris menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengatakan, kegiatan itu sangat membantu masyarakat Dusun Kala Timur.

“Kami selaku pemerintah di sini menilai wujud pengabdian yang di tunjukkan oleh Me-dan dan Islamic Center As-salam Dompu sangat membantu masyarakat yang tidak mampu, kami juga mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas semua ini,” tuturnya.

“Kami juga sangat berharap agar kegiatan sunatan massal serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang baik untuk masyarakat tetap dilakukan dan kami tetap mendukung serta akan meresponnya dengan baik,” tambahnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh

Kolonel AS, Ralph Peters: Orang yang Lakukan Kudeta Turki Berada di Pihak Kita (AS)

694940094001_5037803724001_21b5df84-e08a-4e18-8ec9-c59d3663d16f

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Seorang perwira Angkatan Darat Amerika Serikat, Kolonel Ralph Peters mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka yang melancarkan kudeta di Turki sebenarnya adalah pihak yang baik dan berada dipihak AS, lansir World Bulletin, Ahad (17/07/2016).

Dalam sebuah pernyataan, Peters berpikir bahwa, “Obama seharusnya menutup mulut saja, karena orang-orang yang melakukan kudeta ini berada di pihak kita.”

Kolonel Peters melanjutkan, “Situasi ini memang keruh. Kita tidak akan tahu sampai awal Sabtu pagi siapa yang benar-benar.. Yang telah benar-benar menang … Tapi gambaran makronya sangat, sangat jelas. Kudeta ini adalah kesempatan terakhir Turki untuk menghindar menjadi kekuasaan otoriter Islam. Sebuah kekuasan Islamis. Kita seharusnya tidak membuat kesalahan. Orang-orang yang meluncurkan kudeta ini adalah orang dipihak kita.”

Peters sebelumnya mengatakan tentang pemerintah Turki yang terpilih secara demokratis ketika berbicara dengan saluran Fox News.

 

Yunani Mulai Mengekstradisi Perwira Turki yang Melakukan Kudeta

thumbs_b_c_271505183f0a9b6df7faeaa7106d7b43ANKARA (Jurnalislam.com) – Yunani memulai prosedur ekstradisi terhadap delapan perwira militer Turki yang melarikan diri dengan helikopter setelah upaya kudeta mereka gagal, perdana menteri Turki mengatakan pada Anadolu Agency, Ahad (17/07/2016).

Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menelepon Perdana Menteri Turki Binali Yildirim pada hari Ahad malam, membenarkan bahwa proses ekstradisi telah dimulai, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Tsipras mengucapkan selamat kepada warga Turki dan pemerintah mereka atas usaha menggagalkan upaya kudeta, mengakui pentingnya agar seluruh wilayah mempertahankan pemerintahan konstitusional dan stabilitas di Turki.

Perdana menteri Yunani juga menegaskan kembali dukungan pemerintah dan rakyatnya (bagi Turki), kata pernyataan itu.

Yildirim berterima kasih kepada Tsipras atas sensitivitas dan dukungan pemerintah Yunani dalam proses (ekstradisi).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Ahad bahwa dalam percakapan telepon dengan Tsipras malam sebelumnya, pemimpin Yunani itu mengatakan kepadanya bahwa para perwira militer Turki tersebut akan dikembalikan dalam waktu 10 sampai 15 hari.

Helikopter Black Hawk yang digunakan dalam usaha melarikan diri dikembalikan ke Turki pada hari Sabtu.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Granat Meledak di Pos Militer Israel, 2 Serdadu Zionis Tewas dan 3 Kritis

-1243978144YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan granat menewaskan dua tentara zionis dan melukai tiga serdadu lainnya pada hari Ahad (17/07/2016) di dekat sebuah pos militer di Dataran Tinggi Golan, kata militer dalam sebuah pernyataan, AFP melaporkan, Ahad.

Insiden itu terjadi di Gunung Hermon dekat garis demarkasi dengan Suriah.

Mengutip Koran Israel Maarev, Infopalestina mengatakan, kondisi korban yang terluka masih mengkhawatirkan. Granat tangan ini diledakan oleh salah seorang tentara saat terjadi pertikaian antara sejumlah tentara, di pangkalan militer Harmun di Bukit Syaikh wilayah Palestina jajahan 48, Dataran Tinggi Golan.

Rincian tentang bagaimana granat tersebut meledak sedang diselidiki.

Dua tentara zionis yang tewas berusia 20 dan 24, kata militer.

Israel merebut 1.200 km persegi Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

 

Deddy | Infopalestina | AFP | Jurnalislam

 

AS Larang Warganya Lakukan Perjalanan ke Turki

_90413473_034084973-1WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki setelah pihak berwenang mengagallkan kudeta militer yang mengakibatkan sedikitnya 265 tewas, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (17/07/2016).

“Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya tentang meningkatnya ancaman dari kelompok-kelompok militant di seluruh Turki dan untuk menghindari perjalanan ke Turki tenggara,” sebuah pernyataan yang dibacakan.

“Mengingat upaya kudeta 15 Juli dan sesudahnya, kami menyarankan warga AS mempertimbangkan kembali perjalanan ke Turki saat ini.”

Pemerintah Turki menyalahkan Fethullah Gulen, seorang tokoh yang berdiam di AS yang merupakan musuh bebuyutan Presiden Recep Tayyip Erdogan, sebagai perencana plot dan dalam waktu singkat berhasil mengumpulkan dan melibatkan 2.839 tentara, di tengah alarm global atas peningkatan retribusi.

Departemen Luar Negeri mengatakan pembatasan perjalanan telah diberlakukan pada personil pemerintah AS di Turki tenggara.

“Wisatawan asing dan AS telah ditargetkan secara eksplisit oleh organisasi teroris internasional dan pribumi.”

Pemerintah AS menghentikan semua penerbangan ke Turki, dan melarang semua penerbangan dari Turki menuju Amerika Serikat karena ketidakpastian setelah kudeta yang gagal pada hari Jumat – sejalan dengan penerbangan internasional lainnya.

 

Deddy | Alarabiya | jurnalislam

Pengadilan Turki: 70 Jenderal dan Laksamana Angkatan Laut serta 6.000 lebih Tentara dan Hakim Ditangkap

arrestedISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 70 Jenderal dan laksamana angkatan laut terkait dengan upaya kudeta militer hari Jumat telah ditahan sejak kegagalan kudeta, menurut catatan pengadilan resmi yang diperiksa oleh Anadolu Agency.

Lebih dari 6.000 tentara dan hakim juga telah ditangkap atas dugaan memiliki hubungan dengan kudeta yang gagal, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan pada Anadolu Agency, Ahad (17/07/2016).

Pemerintah sebelumnya mengatakan sekitar 3.000 personil militer telah ditangkap dan tadi malam seorang jaksa senior yang memerintahkan penangkapan hampir 2.750 hakim yang dituduh memiliki hubungan dengan Organisasi ekstremis Fetullah Gulen, diduga berada di balik kudeta.

“Proses hukum akan terus berlanjut,” kata Bozdag pada penyiar TRT yang dikelola negara. “Ini akan menjadi kasus paling luas yang pernah dilihat dalam sejarah Turki.”

Dia berjanji bahwa mereka yang terlibat dalam kudeta yang gagal akan membayar harga.

Usaha pengambilalihan kekuasaan dikatakan telah diselenggarakan oleh pengikut Fetullah Gulen, yang berdiam di AS, yang dituduh melakukan kampanye menggulingkan pemerintah sejak lama melalui pendukungnya di dalam negara Turki, khususnya militer, polisi dan personel pengadilan.

Bozdag mengulangi seruan Presiden Recep Tayyip Erdogan bagi AS untuk mengekstradisi Gulen.

“Melindungi (Gulen) akan melemahkan posisi AS dan merusak reputasinya,” katanya. “Saya kira AS tidak akan mendukung seseorang yang melakukan tindakan seperti ini melawan Turki.”

Kudeta mengakibatkan 181 orang tewas di seluruh negeri.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Pembukaan Muktamar III Wahdah Islamiyah: Imam Masjidil Haram Wisuda 180 Penghafal Al Quran

Penghafal Al Quran Diwisuda dalam pembukaan Muktamar III Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Ahad (17/7/2016)
Penghafal Al Quran Diwisuda dalam pembukaan Muktamar III Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Ahad (17/7/2016)

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Muktamar III Wahdah Islamiyah (WI) di Jakarta dibuka di Masjid Istiqlal, Ahad (17/7/2016). Acara pembukaan muktamar sendiri, dirangkaikan dengan wisuda penghafal Alquran oleh Imam Masjidil Haram, Syekh Dr Hasan Abdul Hamid Bukhari. Acara wisuda ini merupakan bagian tak terpisahkan dari salah satu program unggulan Wahdah Islamiyah, Satu Rumah Satu Hafizh.

Program Satu Rumah Satu Hafizh ini diluncurkan pertama kali tahun 2010, dan ini kali pertama para peserta diwisuda. Diantara peserta program yang turut diwisuda adalah Muhammad Fahrun Syihab (19), yang bukan hanya menyelesaikan hafalan Alqurannya 30 Juz, bahkan menoreh prestasi di kancah Internasional. Ananda Fahrun berhasil menjuarai Musabaqah Tahfizh Al-Quran tingkat Internasional dalam arena Kompetisi Al-Quran Internasional Taj al-Waqar di Malaysia (2016). Peserta yang lain adalah Usamah bin Saiful Yusuf (14) yang mewakili Wahdah Islamiyah Cabang Riyadh, dan menjuarai kompetisi Musabaqah Ahsan at-Tilawah di Riyadh, Saudi Arabia.
Dan program unggulan ini, merupakan bagian dari upaya Wahdah Islamiyah mewujudkan cita-cita besar mereka yang tertera dalam tema muktamar kali ini “Mewujudkan Indonesia Damai dan Berperadaban dengan Islam yang Wasathiyah.” Wasathiyah adalah serapan dari bahasa Arab, yang berarti pertengahan. Konsep ‘pertengahan’ ini, dalam kacamata Wahdah Islamiyah, sangat penting dalam mewujudkan tatanan masyarakat sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah.
Diantara contoh terbaik wasathiyah itu, ketika tiga orang sahabat Rasul, ada diantara mereka yang tidak mau menikah, tidak mau berbuka (puasa), dan tidak mau beristirahat semalam suntuk. Mereka hanya memiliki keinginan baik yang ‘polos’: beribadah (mahdhah/vertikal) saja. Maka Rasulullah meluruskan konsep itu, dan mengenalkan konsep yang wasathiyah (pertengahan) terkait ibadah tersebut.
Karena itu, wasathiyah hakikatnya bukan pertengahan antara baik dan buruk, atau antara salah dan benar. Tapi wasathiyah adalah pertengahan antara dua sikap, perilaku, dan atau pemahaman ekstrem yang keduanya keliru dan bermasalah. Wasathiyah juga pertengahan antara perilaku yang berlebih-lebihan dan perilaku memudah-memudahkan.
Melalui muktamar ini pula, Wahdah Islamiyah bertekad menjadi ormas Islam nasional yang tersebar di seluruh tanah air, yang turut memberi kontribusi secara maksimal dalam penyelesaian sejumlah masalah nasional, berupa ide-ide dan konsep yang sangat dibutuhkan umat dan bangsa, serta turut andil dan berperan serta dalam berbagai aktivitas sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan kemanusiaan.
Muktamar Wahdah Islamiyah kali ini dihadiri sekira 2500 peserta, yang berasal dari 131 DPD Wahdah Islamiyah yang tersebar di seluruh propinsi se-Indonesia. Momentum muktamar ini juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda lainnya, seperti Daurah Nasional serta kegiatan Bazaar dan Pameran.
Kontributor: sy_li | Editor: Ally Muhammad Abduh

Gelar Tarian Striptis, Ormas Islam Gruduk RM Social Kitchen Solo

LUIS Menunjukkan Bukti Foto Adanya Gelaran Tarian Bugil di RM Social Kitchen Solo, Ahad (17/7/2016)
LUIS Menunjukkan Bukti Foto Adanya Gelaran Tarian Bugil di RM Social Kitchen Solo, Ahad (17/7/2016)

SOLO (Jurnalislam.com) – Sejumlah ormas Islam di Solo siang ini, Ahad (17/7/2016) mendatangi rumah makan Social Kitchen di Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Kedatangan mereka untuk mengklarifikasi aduan masyarakat pada hari Jumat (15/7/2016) terkait adanya tarian Striptis di tempat tersebut.

Berdasarkan data yang diterima LUIS dari warga, ada bukti foto 3 wanita mengenakan pakaian dalam serta baju tipis transparan. Pengunjung harus membayar harga tiket masuk Rp 80.000,00 dan saweran minimal Rp 50.000,00. Acara tersebut diadakan pada hari-hari tertentu mulai pukul 22.00 – 02.45 WIB.

Puluhan orang dari Laskar Umat Islam Surakarta ( LUIS), Jamaah Ansharus Syariah (JAS), Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) dan Brigade Al Ishlah diterima Junaidi selaku Manager dan Kuswantoro selaku Personalia Social Kitchen. Audiesi itu juga dihadiri Kapolsek Banjarsari Kompol Wawan dan Agus Siswantoro dari Satpol PP.

Dalam kesempatan itu, Manager Social Kitchen Junaidi meminta maaf kepada umat Islam. Junaidi mengakui pihaknya menggelar acara Dance dalam 4 bulan terakhir.

“Atas nama managemen kami minta maaf dan berjanji ada perbaikan untuk dimasa yang akan datang,” ucap Junaidi.

Sementara itu perwakilan Satpol PP, Agus mengancam akan menutup Social Kitchen jika melanggar izin dan tetap menggelar acara serupa.

“Social Kitchen hanya mendapat ijin rumah makan dan ijin jual miras kadar tertentu. Sedangkan laporan LUIS sudah kategori tarian setengah telanjang tidak ada ijin bahkan itu dilarang, Senin besok surat pernyataan harus sudah sampai ke meja Walikota,” tegas Agus.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Wawan menghimbau agar semua pihak menghormati hukum dan norma agama serta tidak tergesa-gesa dalam bertindak.

Sementara itu Yusuf Suparno selaku Sekretaris LUIS merasa kecewa karena dari dari pihak Social Kitchen terkesan tidak serius menerima kunjungan ormas Islam. Yusuf juga menyampaikan jangan sampai ijin rumah makan disalahgunakan untuk tarian setengah Bugil.

“Kepada Walikota Solo untuk menutup Social Kitchen jika di kemudian hari menyalahgunakan izin untuk hal-hal yang dilarang baik menurut hukum positif maupun norma agama,” tegasnya.

LUIS juga mendesak kepada Kapolsek Banjarsari agar menindak siapapun yang melanggarUndang-undang pornografi/pornoaksi.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh

AQAP Serang Konvoi Gubernur Aden, Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sayap al-Qaeda Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan bom yang menargetkan gubernur kota selatan Aden, menurut kelompok pemantau, SITE Intelijen, lansir Al Arabiya News Channel, Sabtu (16/07/2016).

Para pejabat militer mengatakan pada hari Jumat bahwa mobil yang penuh dengan bahan peledak meledak ketika konvoi gubernur, Aidaroos al-Zubaidi, melewati daerah Inma Aden. Seorang tentara terluka dalam serangan itu tapi Zubaidi tidak terluka. SITE mengutip pernyataan singkat al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) di saluran Telegram pada Jumat yang mengatakan telah meledakkan bom di sebuah kendaraan yang diparkir.

Dikatakan baik Zubaidi dan kepala polisi Aden, Shallal Shayei, berada di kendaraan, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Zubaidi diangkat sebagai gubernur Aden setelah pendahulunya tewas dalam serangan bom mobil pada 6 Desember tahun lalu.