AS Larang Warganya Lakukan Perjalanan ke Turki

AS Larang Warganya Lakukan Perjalanan ke Turki

_90413473_034084973-1WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki setelah pihak berwenang mengagallkan kudeta militer yang mengakibatkan sedikitnya 265 tewas, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad (17/07/2016).

“Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya tentang meningkatnya ancaman dari kelompok-kelompok militant di seluruh Turki dan untuk menghindari perjalanan ke Turki tenggara,” sebuah pernyataan yang dibacakan.

“Mengingat upaya kudeta 15 Juli dan sesudahnya, kami menyarankan warga AS mempertimbangkan kembali perjalanan ke Turki saat ini.”

Pemerintah Turki menyalahkan Fethullah Gulen, seorang tokoh yang berdiam di AS yang merupakan musuh bebuyutan Presiden Recep Tayyip Erdogan, sebagai perencana plot dan dalam waktu singkat berhasil mengumpulkan dan melibatkan 2.839 tentara, di tengah alarm global atas peningkatan retribusi.

Departemen Luar Negeri mengatakan pembatasan perjalanan telah diberlakukan pada personil pemerintah AS di Turki tenggara.

“Wisatawan asing dan AS telah ditargetkan secara eksplisit oleh organisasi teroris internasional dan pribumi.”

Pemerintah AS menghentikan semua penerbangan ke Turki, dan melarang semua penerbangan dari Turki menuju Amerika Serikat karena ketidakpastian setelah kudeta yang gagal pada hari Jumat – sejalan dengan penerbangan internasional lainnya.

 

Deddy | Alarabiya | jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses