‘Penolakan Eksepsi Ahok Untungkan Umat Islam’

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Salah seorang hadirin dari Forum Umat Islam (FUI) Jakarta, Ahmad Sofyan yang mengikuti sidang ketiga terdakwa kasus penistaan agama menyatakan, penolakan eksepsi Ahok jelas menguntungkan umat Islam sebagai pelapor.

“Dari sudut pandang umat Islam yang melaporkan Ahok, jelas menguntungkan,” katanya kepada Jurniscom seusai persidangan di PN Jakut, Selasa (27/12/2016).

Yang jelas, kata Sofyan, secara telak majelis menyatakan menolak eksepsi dari terdakwa dan kuasa hukumnya.

“Dan menerima Jublik dari penuntut umum untuk melanjutkan ketahap selanjutnya, yakni pemeriksaan saksi-saksi,” ujar pria paruh bayah itu.

Lebih dari itu, pria dengan ikat kepala merah bertuliskan FUI itu berharap Ahok segera dihukum 5 tahun penjara.

“Saya berharap dia dihukum, selama-lamanya 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar

Jawara Betawi: Saksi Kasus Ahok Harus Berikan Keterangan Murni, Tidak Direkayasa

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Panglima Jawara Betawi, KH Basyir Bustomi mengimbau kepada saksi-saksi yang akan dipanggil, Selasa (3/1/2017) di Gedung Tani, Pasar Minggu, Jaksel nanti untuk memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak merekayasa keterangan.

“Berikan keterangan sebenar-benarnya yang sesuai dengan hukum agama, pidana dan semuanya dalam kapasitas masing-masing,” terang Abah Basyir kepada Jurniscom di depan Plaza Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

“Tidak boleh ada rekayasa,” cetusnya lagi.

Dengan itu, kata Abah, aparat penegak hukum dapat mengambil sikap dengan adil, sesuai keterangan murni dari para saksi.

“Kita kan mencari keadilan, walaupun keadilan itu semu. Sehingga penegak hukum dapat mengambil sikap dengan adil,” tuturnya.

Sementara itu, Jawara Betawi akan terus mengawal perkara Ahok ini dengan mengamankan jalannya sidang.

“Kami dari Jawara Betawi bertugas untuk mengawal mengamankan sidang, supaya tidak ada kerusuhan, aman semuanya,” papar pria dengan cincin akik itu.

Lebih lanjut ia tetap optimis, aparat penegak hukum akan mempertimbangkan hati nuraninya dalam memutuskan perkara Ahok ini. Sehingga, keputusan adil akan tercapai.

“Saya husnudzon saja dan berharap banyak dengan aparat hukum yang memimpin sidang,” tutup pria berbaju merah khas betawi.

Reporter: Muhammad Fajar

FPI Jakarta: Saya Bersyukur Eksepsi Ahok Ditolak

JAKARTA (Jurnalislam.com) -Sekjen DPP FPI DKI Jakarta, Novel Bamukmin mengungkapkan rasa syukurnya atas ditolaknya nota keberatan (eksepsi) terdakwa kasus penisataan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Seluruh eksepsi Ahok ditolak Majelis Hakim pada lanjutan sidang yang digelar di PN Jakarta Utara, Selasa (27/12/2016) pagi ini.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi keputusan Majelis Hakim,” katanya kepada wartawan seusai persidangan ketiga di PN Jakut ditutup.

Ia menilai, itu adalah keputusan tepat dari Majelis Hakim. Sebab, semua bukti sudah tersedia.

Meski begitu, keputusan Majelis Hakim yang akan menggelar persidangan selanjutnya di Gedung Pertanian, Pasar Baru, Jakarta Selatan pekan depan dinilai berlebihan.

“Hanya kasus Ahok yang diistimewakan, yang lain tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, ada empat keputusan Majelis Hakim hari ini. Keberatan terdakwa tidak dapat diterima, surat dakwaan penuntut umum sah menurut hukum, melanjutkan pemeriksaan kasus dakwaan penistaan agama dan menangguhkan biaya perkara sampai menanti putusan hakim.

Reporter: Muhammad Fajar

Lemah Secara Hukum, Eksepsi Ahok Ditolak

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah resmi menolak nota keberatan (eksepsi) terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Dengan itu kami memutuskan menolak esepsi atau nota keberatan yang dimohonkan terdakwa beserta kuasa hukumnya,” tegas Ketua Majelis Hakim, Dwiarso Budi Santiarto di PN Jakarta Utara, pagi ini, Selasa (27/12/2016).

Keputusan itu dipilih oleh 5 anggota majelis hakim karena nota keberatan yang ditujukan lemah hukum dan dapat dibantah langsung oleh penuntut umum.

Namun, Majelis Hakim tetap menangguhkan peradilan dan akan melanjutkan persidangan pada 3 Januari 2017 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Terdakwa Ahok diberikan kesempatan dengan Majelis Hakim untuk mengajukan keberatan atau penyampaian pendapat. Meski begitu, Ahok terlihat terdiam dan pasrah beserta pasukan kuasa hukum pimpinan Tri
Moeljadi itu.

Sementara itu, pihak penuntut umum mengapresiasi keputusan yang dirumbukkan majelis hakim sejak Kamis (22/12/2016) itu.

“Kami mengapresiasi keputusan hakim dan akan melanjutkan ke tahap pemeriksaan saksi,” ujar salah perwakilan penuntut umum.

Reporter: Muhammad Fajar

Pasukan Pro-Yaman Mulai Merengsek ke Sanaa, 2 Markas Militer Houthi di Nahm Direbut

SANAA (Jurnalislam.com) – Pasukan pro-pemerintah Yaman pada hari Senin merebut kembali dua markas militer di timur direktorat Nahm di Sanaa dari pemberontak Syiah Houthi dan sekutu mereka, menurut pernyataan oleh tentara Yaman, lansir Anadolu Agency, Senin (26/12/2016).

“Pasukan kami maju ke Nahm dan membebaskan desa Sarhan dan kawasan Gunung Qarn Wadaa,” kata militer dalam sebuah pernyataan yang diposting di halaman Facebook resmi.

“Koalisi pimpinan Saudi juga melakukan dua serangan udara terhadap sasaran-sasaran pemberontak Houthi, menghancurkan tiga kendaraan Houthi,” kata pernyataan itu tanpa memberi informsi korban tewas.

“Serangan udara kedua oleh pesawat koalisi menghancurkan beberapa kendaraan dan peralatan Houthi lain,” tambahnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Kepemimpinan Syiah Houthi dan sekutu pasukan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh belum mengeluarkan komentar terhadap klaim tentara tersebut.

Yaman telah dilanda perang sejak akhir 2014, ketika Houthi dan sekutu mereka menyerbu ibukota Sanaa dan bagian lain dari negara.

Konflik meningkat di pertengahan 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi udara utama untuk membalikkan keuntungan militer pemberontak Houthi dukungan Iran dan menopang pemerintah Yaman yang diperangi yang didukung Arab Saudi.

Dua putaran pembicaraan damai yang didukung PBB telah gagal menyelesaikan konflik, dimana ribuan warga Yaman diyakini telah tewas dan sekitar 2,5 juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Jangan Takut Tahan Ahok, Rakyat Bersama Hakim Pro Keadilan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mendesak Majelis Hakim untuk segera menahan terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Selain semua syarat sudah terpenuhi, penahanan Ahok juga dinilai menjadi wujud tegaknya keadilan di negeri ini.

“Kami yakin Majelis Hakim akan sangat adil melihat fakta ini dan akan menegakkan keadilan dengan menahan Ahok,” katanya dalam pernyataan tertulis, Senin (26/12/2016).

Ia menjelaskan, selama ini setiap kasus penodaan agama jika sudah berstatus tersangka pelakunya langsung ditahan. Seperti pada kasus Arswendo, Ahmad Musadeq, Lia Aminuddin dan lain-lain.

“Hal ini bisa jadi yurispudensi. Sedangkan Ahok saat ini sudah berstatus terdakwa,” imbuhnya.

Menurutnya, masyarakat pencari keadilan akan dapat menilai apakah hakim tersebut bebas dari intervensi dan bebas pelanggaran etik. Sehingga harapan terciptanya pengadilan yang berkeadilan dapat terpenuhi.

Oleh sebab itu, ia mendorong majelis hakim untuk berpihak pada keadilan serta tidak takut pada intervensi dalam bentuk apapun.

“Publik menunggu ketukan palu Majelis Hakim. Rakyat akan bersama hakim yang pro-keadilan,” tegasnya.

Pedri merupakan salah satu dari sebelas pelapor kasus penistaan agama oleh Ahok.

Reporter: Muhammad Fajar

Dukungan Ronaldo untuk Anak-anak Suriah yang Diunggah di Youtube Menjadi Viral

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebuah pesan menghangatkan hati dari seorang pemain sepak bola terkenal di dunia untuk anak-anak yang hancur akibat perang yang merobek Suriah menjadi viral melalui media sosial.

Bintang Real Madrid Portugal striker Cristiano Ronaldo pada hari Jumat mengeluarkan sebuah pernyataan video mengungkapkan dukungannya bagi anak-anak Suriah yang terkena dampak perang selama enam tahun.

Pesannya “Kamu adalah pahlawan sejati” telah menarik jutaan pengguna media sosial di seluruh dunia dan mendapatkan reaksi positif besar.

Dalam waktu kurang dari tiga hari, sekitar 15 juta orang telah menonton video tersebut dan lebih dari 2 juta “menyukai” nya.

Pesan harapan bagi anak-anak Suriah telah dilihat 10,5 juta kali melalui Facebook saja. Video ini meraih 750.000 “jempol/like,” sedangkan 150.000 pengguna berbagi video di dinding mereka. Sekitar 30.000 pengguna dari jaringan media sosial populer lainnya juga mengomentari pesan positif Ronaldo itu.

Dalam akun resmi Ronaldo di Instagram, jaringan media sosial populer lain, pesan itu ditonton oleh 4,1 juta pengguna. Sekitar 1,4 juta orang menyukai video, dan 50.000 mengungkapkan pkalianngan mereka tentang hal itu.

Ronaldo, Global Artist Ambassador untuk LSM Save the Children, juga berbagi video melalui akun Twitter-nya, di mana 60.000 pengguna menyukainya dan 50.000 retweeted itu.

Dalam video tersebut, superstar Real Madrid itu mengatakan, “Ini untuk anak-anak Suriah. Kami tahu bahwa kalian telah banyak menderita. Saya adalah pemain yang sangat terkenal, tetapi kalian adalah pahlawan sejati.”

Dia menambahkan, “Jangan kehilangan harapan. Dunia ini bersama dengan kalian. Kami peduli kalian. Saya bersama kalian.”

Ronaldo juga mengumumkan bahwa ia akan menyumbangkan makanan, pakaian, dan perlengkapan medis untuk keluarga Suriah.

Nick Finney, direktur badan amal anak-anak global, mengatakan bahwa bantuan Ronaldo akan “mengubah hidup” warga sipil Suriah.

Sejak 2011, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri yang babak belur akibat perang tersebut, menurut PBB.

Namun, Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Beirut, mencatat total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah sebanyak lebih dari 470.000.

Serangan Bom Barel Assad Kembali Targetkan Warga Sipil di Pinggir Damaskus, 14 Tewas

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 14 warga sipil telah tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan bom barel di wilayah yang dikuasai mujahidin Suriah di dekat Damaskus pada hari Senin, menurut aktivis lokal kepada Middle East Eye, Senin (26/12/2016).

Serangan udara oleh rezim Nushairiyah Assad menargetkan kota Wadi Barada, barat laut ibukota, dan melukai puluhan wanita dan anak-anak, kata aktivis.

Video yang diposting di media sosial oleh berbagai kelompok oposisi menunjukkan pasukan pro-rezim Assad mengintensifkan serangan mereka di kota.

Tim penyelamat Helm Putih (the White Helmets), yang membantu orang-orang yang terjebak di rumah-rumah yang terkena bom barel, mengatakan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan setelah pemboman berat.

Bom barel telah banyak dikritik di PBB dan oleh para pemimpin dunia karena sifat sembarangan mereka menimbulkan korban massal sipil dan perusakan properti yang besar.

Bom biasanya dibuat dari drum minyak besar yang penuh dengan bahan peledak, paku dan besi tua. Mereka sering dijatuhkan dari helikopter pemerintah Suriah di atas daerah pemukiman dan dikenal memiliki dampak maksimum.

Aktivis mengatakan kepada Middle East Eye bahwa serangan pemerintah Suriah terhadap faksi jihad Jaish al-Islam, yang mengontrol Wadi Barada memasuki hari ketiga.

Jumlah Pengungsi Aleppo ke Benteng Mujahidin Kota Idlib Mencapai 44.000 Orang

ANKARA (Jurnalislam.com) – Jumlah pengungsi dari Aleppo ke kota Idlib yang dikuasai pejuang Suriah selama tiga pekan terakhir telah mencapai 44.000 sebagai hasil dari upaya diplomatik intensif Turki, juru bicara kepresidenan Turki mengatakan kepada Anadolu Agency Senin (26/12/2016).

“Saat ini, setiap langkah diambil untuk memberikan bantuan kemanusiaan dasar bagi warga Aleppo,” juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin mengatakan saat konferensi pers.

Dia menambahkan bahwa 200 pengungsi telah dibawa ke Turki untuk perawatan medis.

Kalin mengatakan evakuasi terus berlangsung di tengah cuaca musim dingin yang keras dan meskipun ada upaya beberapa milisi untuk menggagalkan. Dia menambahkan bahwa negara-negara lain tidak cukup berbuat untuk mendukung Turki sementara operasi melawan kelompok Islamic State (IS) terus berlanjut di Azaz-Jarabulus, Dabiq, dan Al-Bab, Suriah.

Lembaga bantuan Turki, termasuk Kizilay dan Manajemen Bencana dan Darurat Kepresidenan (Kizilay and the Disaster and Emergency Management Presidency-AFAD), menyediakan bantuan kemanusiaan serta berupaya mendirikan sebuah kamp yang dapat menampung hingga 10.000-orang untuk pengungsi di Idlib, katanya.

Sementara itu, 226 anggota IS dilumpuhkan pekan lalu dan operasi terus berlanjut, kata Kalin.

“Namun, kami tidak menganggap ini cukup,” katanya. “Keterlibatan diplomatik kami dengan berbagai pihak terus berlanjut untuk memperluas gencatan senjata di seluruh wilayah Aleppo timur.”

Menurut Kalin, tujuan akhir Turki adalah untuk melihat proses transisi politik di Suriah untuk menggantikan rezim Assad.

Dia menambahkan bahwa para pejabat Turki secara teratur berbicara dengan rekan-rekan mereka tentang masalah ini dan ingin melihat oposisi Suriah bergabung dalam pembicaraan.

Para pejabat Turki di semua tingkat diplomatik telah membahas mengenai pembicaraan damai Suriah di Astana, ibukota Kazakhstan, menurut Kalin, untuk melanjutkan pembicaraan yang dipimpin PBB di Jenewa, yang berlangsung tanpa resolusi apapun sejak 2014.

300 Aktivis Eropa Gelar Aksi Long March dari Berlin Menuju Aleppo

BERLIN (Jurnalislam.com) – Lebih dari 300 aktivis pada hari Senin telah mulai melakukan long march dari Berlin ke kota Aleppo Suriah yang hancur lebur akibat perang, untuk menarik dukungan internasional bagi warga sipil yang terperangkap di daerah terkepung di Suriah, Anadolu Agency melaporkan, Senin (26/12/2016).

Aktivis dari berbagai negara Eropa berkumpul di dekat bekas Bandara Tempelhof, Berlin, sebelum mulai berjalan hampir 3.500 kilometer, berharapan memaksa politisi untuk mengambil tindakan.

“Terima kasih sudah datang, saya tidak percaya bahwa ide yang saya lontarkan tiga minggu lalu terjadi,” blogger dan wartawan Polandia Anna Alboth, yang memulai ide berkata kepada peserta.

“Saya tidak naif untuk percaya bahwa saya dapat menghentikan perang, tapi saya pikir kami harus melakukan segalanya untuk mengubah sesuatu,” katanya.

Kampanye yang baru saja diluncurkan oleh Alboth dan teman-temannya di Facebook ini secara esmi dinamakan the Civil March for Aleppo (Pawai Sipil untuk Aleppo), dan telah menarik perhatian besar dengan lebih dari 15 ribu pengguna mengekspresikan dukungan mereka untuk inisiatif ini.

Alboth mengatakan, mereka mewakili warga Eropa biasa yang tersentuh oleh tragedi kemanusiaan di Suriah, dan menginginkan politisi mereka mengambil tindakan mengupayakan akses kemanusiaan langsung dan tanpa hambatan di Suriah.

Rute para aktivis akan membawa mereka melalui Republik Ceko, Austria, Slovenia, Kroasia, Serbia, Macedonia, Yunani, dan akhirnya Turki, kemudian ke Aleppo.

Alboth meminta semua warga negara di negara-negara untuk terlibat dalam tindakan ini dan bergabung dengan pawai.

“Kami menyambut semua orang untuk datang pada hari-hari berikutnya, bahkan untuk dua jam terakhir, di mana pun kita berada. Dalam website, kami akan memperbarui peta di mana persisnya kami berada, dan apa yang akan terjadi pada hari-hari berikutnya,” katanya.

Alboth mengatakan mereka terbuka untuk partisipasi semua individu dari organisasi politik atau partai yang berbeda, tapi mereka hanya akan membawa bendera putih selama pawai.

Joanna, peserta muda yang berasal dari Polandia, mengatakan kepada koresponden Anadolu Agency bahwa mereka bertekad untuk melakukan sesuatu untuk warga sipil di Suriah.

“Saya sedikit merasa bahwa ini adalah tugas saya, karena saya merasa bahwa apa yang terjadi di Suriah tidak rasional. Kita perlu melakukan sesuatu. Aku harus pergi dan saya harus menunjukkan bahwa kita masih manusia, kita memiliki perasaan,” dia berkata.

David, seorang peserta dari Jerman, mengatakan inisiatif ini telah menyatukan orang dari negara-negara Eropa yang berbeda untuk salah satu masalah kemanusiaan.

“Saya pikir itu sangat penting, terutama hari ini ketika kita memiliki banyak kecenderungan populistic, di seluruh dunia, terutama di Eropa,” katanya.