Reporter: Arie RistyanRedaktur: Ally Muhammad Abduh
SOLO (Jurnalislam.com) – Ribuan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar tasyakuran atas klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019 di Gedung Ar Rahman, Brantan, Solo, Kamis (25/4/2019).
“Hari ini DSKS, dengan relawan Rekat dan beberapa relawan BPN mengadakan tasyakuran capres-cawapres dari ijtima ulama,” kata Humas DSKS, Endro Sudarsono kepada Jurniscom usai acara.
“Dimana klaim dari BPN itu 60% sampai 67%, dan ini kita bertekad untuk mengawal pengumuman resmi dari KPU pada tanggal 22 mei 2019,” sambungnya.
Dalam acara tersebut, kata Endro, sejumlah tokoh dan masyarakat Soloraya melakukan deklarasi pengawalan kemenangan Prabowo-Sandi.
“Acara tausyiah, kemudian deklarasi warga Soloraya bertekad untuk mengawal kemenangan Prabowo Sandi hingga komitmen yang kuat hingga pada sebuah seruan dari Ustaz Muin (ketua DSKS-red) bahwa berjihad sampai mati,” ungkapnya.
“Dan seandainya mati adalah mati syahid, ini adalah sebuah keyakinan dari umat Islam Surakarta bahwa ini menunjukan keseriusan BPN dan umat Islam untuk mengawal kemenangan Prabowo-Sandi,” tegas Endro.
Sejumlah tokoh tampak hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, diantaranya tokoh Mega Bintang Mudrick M Sangidoe, Ketua Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) Dr Muhammad Taufik dan Ketua DSKS Dr Muinudinillah Basri.
Dalam acara tasyakuran tersebut, panitia mengaku memotong 20 ekor kambing untuk diberikan pada para peserta.
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi menyayangkan viralnya surat terbuka pimpinan Dewan Pimpinan MUI Kota Sorong, Papua, bernomor 060/MUI-KS/IV/1440 H, tertanggal 22 April 2019 yang mendesak cawapres 01 Ma’ruf Amin Mundur dari bursa Pilpres 2019.
Zainut menuturkan, surat tersebut tidak mencerminkan jati diri organisasi MUI yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, netralitas, imparsialitas, keadilan dan akhlakul karimah.
“Sebagai sebuah institusi, MUI netral dan menjauhkan diri dari kepentingan politik praktis,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4/2019).
Menurutnya, MUI berkomitmen untuk menjunjung tinggi politik keumatan dan kebangsaan. Maka dari itu, setiap kebijakan, tindakan atau aktivitas pengurus MUI di setiap tingkatan tidak boleh menarik institusi MUI masuk ke ranah politik praktis karena hal tersebut berlawanan dan bertentangan dengan jati diri, dan Pedoman Peraturan Organisasi MUI.
“Dalam rapat Pimpinan Harian DP MUI Pusat pada Selasa, 23 April 2019 berpendapat bahwa Surat Terbuka MUI Kota Sorong tersebut dinilai menyalahi mekanisme, kaidah dan ketentuan PD/PRT MUI karena sudah masuk ke ranah politik praktis, dan tidak mengindahkan norma kepatutan dan jati diri organisasi MUI,” katanya.
Sebelumnya, surat terbuka MUI Kota Sorong viral di media sosial. Netizen ramai mengecam pernyataan tersebut karena dinilai bermuatan provikatif dan dapat menganggu kerukunan umat beragama.
Dalam surat bernomor 060/A/MUI-KS/IV/1440 H meminta Cawapres 01 Ma’ruf Amin mengundurkan diri, mengingat banyaknya dugaan kecurangan kubu Jokowi-Ma’ruf.
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Mulai 1 Mei mendatang, Indonesia akan menjabat Ketua Dewan Keamanan PBB.
Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri, Grata Meganingtyas mengatakan jabatan tersebut akan dijabat oleh seluruh negara anggota Dewan Keamanan PBB secara bergantian.
“[Indonesia] diberikan kesempatan untuk menjabat dan memimpin persidangan Dewan Keamanan PBB selama 1 bulan,” kata Grata di Kementerian Luar Negeri pada Kamis (25/4/2019).
Dalam kepemimpinannya, Indonesia kata Grata akan mengambil tema mengenai UN Peace Keeping Operations.
“Suka atau tidak suka realitasnya adalah misi perdamaian PBB masih merupakan tools yang paling kuat dari DK PBB untuk berkontribusi pada perdamaian dan keamanan internasional,” jelas dia.
Tema tersebut diambil kata dia karena Indonesia memiliki rekam jejak yang baik dalam menyumbang pasukan perdamaian PBB.
Nantinya, kata dia, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan memimpin sidang terbuka DK PBB terkait dengan tema tersebut pada 7 Mei 2019.
Kepemimpinan Indonesia dalam DK PBB akan digunakan untuk mengampanyekan pencalonan menjadi anggota Dewan HAM PBB, kata dia.
Indonesia kata dia juga akan memimpin diskusi informasi DK PBB mengenai Palestina yang akan dihadiri oleh LSM internasional.
“Ini akan memfokuskan kepada upaya-upaya untuk mencari solusi guna mendorong diimplementasikannya resolusi DK PBB yang terakhir mengenai situasi Palestina, yaitu resolusi 2334 mengenai legal settlement,” jelas Grata.
GAZA (Jurnalislam.com) – Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) Palestina telah memberi tahu sejumlah negara-negara Arab tentang rencana “sabotase” untuk situasi di Jalur Gaza.
Sumber-sumber swasta mengatakan kepada Quds Press pada hari Kamis (25/4/2019) bahwa Badan Intelijen Umum Otoritas Palestina (berafiliasi langsung dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas), yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Majid Faraj, memimpin rencana sabotase.
Hamas telah menyerahkan daftar nama-nama pejabat yang terlibat dalam rencana itu. Sebagian besar terkonsentrasi di Tepi Barat, beberapa di luar, serta agen yang tinggal di luar Palestina.
Pihak berwenang Mesir telah menangkap petugas Badan Intelijen Umum di Ramallah, Zaki Rashad Al-Sakani, yang tinggal di wilayahnya setelah terbukti terlibat dalam perencanaan pembunuhan dan pemboman di dalam Jalur Gaza.
Sumber itu mengatakan bahwa rencana itu bertujuan mempersulit masalah dan mengganggu stabilitas situasi internal di Gaza.
Sumber tersebut mengatakan kepada Kantor Pers Quds bahwa petugas intelijen yang terlibat adalah:
PARIS (Jurnalislam.com) – Presiden Perancis Emmanuel Macron menegaskan untuk menentang politik Islam yang disebutnya sebagai ancaman dan sedang mencari suksesi di pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Istana Elysee pada hari Kamis (25/4/2019) untuk mengungkap kebijakannya atas protes Yellow Vest menyusul debat nasional selama tiga bulan.
“Politik Islam ingin memisahkan diri dari republik kita,” katanya dalam konferensi pers di Istana Elysee, Kamis (25/4/2019).
“Kami berbicara tentang orang-orang yang, atas nama agama, mengejar proyek politik,” sambungnya.
Dia mengatakan kontrol dana dari luar negeri ke beberapa organisasi juga harus diperkuat.
Macron juga mencatat bahwa undang-undang sekularisme Perancis tahun 1905 telah efektif dan harus terus diimplementasikan.
“Kita tidak boleh menyembunyikan diri ketika berbicara tentang sekularisme. Kami tidak benar-benar berbicara tentang sekularisme. Kami berbicara tentang komunitarianisme yang telah menetap di lingkungan tertentu di republik ini,” katanya, merujuk pada komunitas Muslim di Prancis.
Sejak November lalu, ribuan pemrotes yang mengenakan rompi kuning cerah – dijuluki Rompi Kuning – telah berkumpul di kota-kota besar Prancis untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar Macron yang kontroversial dan memburuknya situasi ekonomi.
Di bawah tekanan, Macron mengumumkan kenaikan upah minimum dan membatalkan kenaikan pajak.
Protes tumbuh menjadi gerakan yang lebih luas yang bertujuan mengatasi ketimpangan pendapatan dan menyerukan agar warga memberikan suara yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan pemerintah.
Setidaknya 11 orang tewas dalam protes itu, sekitar 8.400 ditahan dan lebih dari 2.000 lainnya terluka, dan kemudian hampir 1.800 mendapat hukuman penjara.
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menyeru semua pihak agar indikasi kecurangan Pemilu diselesaikan melalui jalur konstitusi dengan jujur dan adil. Wantimpres MUI juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak dusta dan curang.
“Selesaikanlah masalah yang ada pada jalur konstitusi, lewat prosedur dan mekanisme konstitusi dengan prinsip kejujuran dan keadilan. Dan jangan mengabaikan kesatuan dan persatuan,” kata Ketua Wantim MUI Din Syamsuddin usai melakukan rapat di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, dilansir Kiblat.net, Rabu (24/4/2019).
Din pun meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersikap jujur dan adil dalam menyelenggarakan pemilu. Sehingga tidak terjadi perselisihan di masyarakat.
“KPU tolong secara jujur dan adil, transparan, dan akuntabel mengedepankan kejujuran. Jangan ada dusta, jangan ada kebohongan, jangan ada kecurangan,” katanya.
Tidak hanya kepada KPU, Din Syamsuddin juga meminta kepada aparat keamanan serta calon legislatif maupun tim sukses agar tidak melakukan kecurangan. Mereka juga diimbau untuk tidak mengabaikan kejujuran dan keadilan.
Meski indikasi kecurangan marak terlihat dalam Pemilu tahun ini, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga berpesan untuk menjaga persaudaraan. “Terkhusus bagi umat Islam jangan sampai itu memutus tali persaudaraan keislaman kita,” tandas Din.
GAZA (Jurnalislam.com) – Gerakan Perlawanan Hamas Palestina akan membentuk Komite Nasional Tertinggi Menentang ‘Kesepakatan Abad Ini’. Pernyataan itu disampaikan anggota biro politik Hamas, Salah Al-Bardaweel.
“Kami berupaya menghadapi ‘deal of the century’ dan kami ingin mencapai persatuan nasional yang nyata yang menghormati semua rakyat Palestina,” katanya dilansir Al-Wattan Voice, Rabu (24/4/2019).
Pemimpin senior Hamas mengatakan bahwa gerakannya juga bekerja melawan normalisasi dan memperkuat perlawanan rakyat, tidak hanya di Gaza tapi juga di Tepi Barat yang diduduki.
“Ada 50 titik gesekan di Tepi Barat. Kita harus menginvestasikan perlawanan yang luas dalam hal ini.”
Ia juga menekankan pentingnya kemitraan dengan Jordania dan Lebanon mengenai ‘kesepakatan abad ini’ karena dua negara juga terancam oleh kesepakatan tersebut.
WASHINGTON (Jurnalislam.com) – ShaymaaIsmaa’eel (24), seorangmuslimahahliterapiperilaku di Washington mendadak terkenal setelahfotonya yang berpose di depan pemrotes anti-Islam viral di media sosial.
Wanita berhijabini berpose tersenyumdi depan beberapa pria pemrotes yang membawa poster-poster bertuliskanhujatan-hujatanterhadap Islam.
“Islam adalah agama darah dan pembunuhan dan Muhammad adalahpembohong,” salah satutulisan yang terteradalam poster itu.
Kejadianitubermulasaat Shaymaa usaimenghadiripertemuaninternasional Islamic Circle of North America (ICNA) yang dihadiri oleh ribuanumat Islam pada Sabtu (20/4/2019).
Diamengatakan, iamendapatisejumlahpria yang berdiri di depangedung acara sambilmembawaspanduk dan poster-poster anti-Islam.
“Kebanyakan orang sangatkesal dan tidaktahubagaimanamerangkulmereka. Sejumlahremajamenjadikesal dan mencobamendekatimereka,” kata Shaymaasebagaimana dilansir BuzzFeed News.
NamunShaymaakemudianmemutuskanuntukmenanggapi para pengunjuk rasa itudengancara yang unik, yaitutersenyum dan berfotosementaramerekaterusmengangkat poster-posternya.
Shaymaa mengaku, aksinya terinspirasidari korban pertamaseranganteror di Selandia Baru yang menyambutterorisitudenganmengatakan “Halo, saudaraku.”
“Pada tanggal 21 April sayatersenyummenghadapikefanatikan dan merasakanpencapaianterbesar,” kata Shaymaadalam tweetnya.
SaatinifotoShaymaaitutelahdisukai oleh lebihdari 200.000 penggunainstagram dan twitter dan terus dibagikan.
“Ia tinggalkan syahwat, makanan, dan minumannya demi Aku”
JURNALISLAM.COM – Sobat jurnis, tidak terasa hari demi hari telah kita lewati pasca bulan Ramadhan tahun lalu. Ada yang bertahan di dalam komitmen berbuat baik hingga bertemu dengan bulan suci, ada juga yang memudar seiring lewatnya pekan makan kupat bersama.
Menurut perhitungan kalendar, dua pekan lagi kita akan menemui bulan yang akan memperlipatgandakan setiap amalan. Yes, bulan Ramadhan.
Perlu kita syukuri bersama untuk takdir hidup yang Allah berikan hingga dapat diberikan kesempatan untuk bertemu bulan suci. Tidak sedikit dari teman, kerabat, bahkan keluarga yang mendahului untuk menemui sang pencipta.
Well, sebagaimana kita ketahui bersama, untuk mendapatkan pahala maksimal saat berpuasa, hendaknya kita untuk meninggalkan syahwat atau hasrat diri untuk melakukan sesuatu yang dilarang.
Mulai dari makanan, minuman, hingga hubungan seksual suami dan istri yang merupakan syahwat-syahwat keinginan diri yang paling besar.
Menahan syahwat dalam berpuasa
Sobat jurnis, ternyata pendekatan diri dengan meninggalkan syahwat-syahwat kesenangan tersebut dalam puasa mengandung beberapa manfaat sebagai berikut.
1. Menundukkan nafsu; sebab kekenyangan, kesegaran, dan kepuasan berhubungan seksual membuat diri cenderung angkuh, arogan, dan lalai.
2. Mengosongkan hati untuk aktivitas pikir dan dzikir; sebab pelampiasan keinginan-keinginan nafsu syahwat akan membuat hari keras dan buta, sehingga lebih lanjut akan menghalanginya untuk bertafakur dan berdzikir kepada Tuhannya, serta membuatnya lalai.
Sementara perut kosong akan menyinari hati, melembutkannya, menghilangkan kekerasannya, dan mengosongkannya untuk berkosentrasi sepenuhnya dalam zikir dan pikir.
3. Membuat orang kaya bisa mengetahui betapa berharganya nikmat yang diberikan Allah kepadanya dan dapat berempati dengan orang-orang fakir yang tidak dikaruniai kelebihan makanan, minuman, maupun pasangan.
Sebab dengan menahan diri dari hal tersebut pada waktu tertentu dan merasakan kesukaran karena hal tersebut, ia akan selalu teringat pada orang yang merasakan kesulitan tersebut sepanjang waktu.
Sehingga, ia pun termotivasi untuk mensyukuri segala nikmat Allah yang dikaruniakan kepadanya secara berlimpah, mengasihi saudaranya yang membutuhkan, dan berempati kepadanya dengan segala sesuatu yang memungkinkan.
4. Puasa menyempitkan pembuluh darah yang merupakan alur lalu lintas setan dalam tubuh manusia, sehingga ruang gerak setan semakin menyempit. Dengan puasa, godaan setan menjadi tenang, dan letupan syahwat serta amarah akan melemah.
Oleh karena itu, Nabi menyebut puasa sebagai tali pengekang (wija) mengingat ia mampu mengekangnya dari syahwat seksual.
Sobat jurnis, perlu diingat, pendekatan diri kepada Allah dengan meninggalkan syahwat-syahwat yang diperbolehkan di luar waktu puasa ini tidak bisa terwujud sempurna, kecuali setelah mendekatkan diri kepada-Nya dengan meninggalkan segala hal yang dilarang-Nya yah.
Sumber: Seri Mengungkap Keutamaan Bulan-bulan Islam: Ramadhan Meraih Rahmat & Ampunan, Ibnu Rajab Al-Hanbali
JAKARTA (Jurnalislam.com)– Kawasan Industri Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) tengah mengembangkan kawasan industri halal bertajuk Modern Halal Valley dengan mengusung konsep lahan hijau yang ramah lingkungan.
Modern Halal Valley adalah generasi terbaru dari pengembangan kawasan industri modern yang memenuhi standar tertinggi dalam memenuhi standarisasi halal, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan.
“Modern Halal Valley akan menjadi zona industri halal yang merangkul nilai-nilai standar halal Internasional dalam hal halal, sehingga keamanan pangan dan kelestarian lingkungan dipastikan terjaga,” ungkap Direktur Utama MCIE Pascall Wilson kepada Bisnis baru-baru ini.
Modern Halal Valley rencananya akan menjadi klaster industri halal yang terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia seluas 500 hektare yang berlokasi di kawasan ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Cikande, Serang, Banten.
Adapun, klaster ini nantinya merangkum Halal Intregrated Supply Chain, Standard Factory Building, Industrial Land, dan Logistic Park.
Tempat UKM
Kemudian, Modern Halal Valley nantinya ditujukan sebagai rumah bagi pengembangan usaha kecil menengah (UKM).
Yang dalam keberadaan industri halal memiliki peran strategis sebagai industri pendukung bagi penyediaan bahan baku serta produsen produk konsumen untuk pasar Indonesia dan internasional.
Untuk UKM, Modern Cikande menawarkan bangunan dengan ukuran 1.250 meter persegi yang dapat digunakan sebagai pabrik maupun fasilitas penyimpanan dengan standar halal internasional.
“Untuk tahap pertama, Modern Halal Valley akan mengembangkan kawasan zona logistik halal internasional seluas 50 hektare di lahan premium yang dibagi dalam beberapa sektor, mulai dari pusat distribusi nasional, kompleks ruang pendingin, dan berbagai sektor lainnya,” jelas Pascall.
Modern Halal Valley selanjutnya juga menyediakan ruang komersial bagi perusahaan yang aktif dalam bisnis halal, perdagangan, dan perbankan.
Baik skala nasional, Asia dan dunia.
Selain itu, kawasan industri halal itu juga dinilai bisa menjadi tempat yang tepat bagi para wirausahawan untuk menumbuhkan ide-ide baru.
Khususny yang ingin berkontribusi dalam industri halal global melalui Indonesia.
“Modern Halal Valley mengundang para investor untuk berpartisipasi dalam pasar halal terbesar di dunia yaitu Indonesia.”