Otopsi Berlangung Lancar, Muhammadiyah Sampaikan Terimakasih untuk Warga Pogung

KLATEN (Jurnalislam.com) – Proses otopsi jenazah Siyono berlangsung lancar. Selama 3,5 jam proses otopsi dilakukan oleh 9 Dokter Ahli Forensik Muhammadiyah dan 1 Dokter Forensik yang didatangkan Polri.

“Alhamdullilah proses otopsi telah selesai dilaksanakan. Otopsi berlangsung lancar dengan dukungan penuh Kokam Pemuda Muhammadiyah bersama warga sekitar,” kata Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam keterangan persnya, Ahad (3/4/2016).

Penolakan warga yang sebelumnya santer dalam pemberitaan, ternyata tak terlihat dalam kenyataannya. Warga justru berbaur bersama KOKAM dan membantu beberapa kebutuhan dan Tim forensik.

“Saya atas nama Pemuda Muhammadiyah yang ditegaskan oleh PP Muhammadiyah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak termasuk publik Indonesia yang Mendukung penuh proses otopsi yang dilakukan Muhammadiyah,” ujar Dahnil.

Dahnil berharap, semoga dakwah Muhammadiyah ini bisa menyampaikan pesan bahwa dakwah adalah merangkul bukan menendang.

“Dakwah adalah membangun jembatan bukan tembok. Meski Bu Suratmi bukan warga Muhammadiyah, tapi kami diajarkan selalu membela mereka yang tertindas. Maka, tidak peduli apapun agamanya apapun latarbelakangnya Muhammadiyah wajib membantu,” pungkasnya.

Menurut penuturan Dahnil, hasil otopsi akan diumumkan beberapa hari ke depan di Gedung Muhammadiyah 62 Menteng, Jakarta Pusat. Namun, ada dua hal yang disampaikan tim dokter forensik setelah otopsi. Pertama, diduga belum pernah dilakukan otopsi terhadap jenazah Siyono sebelumnya. Kedua, ditemukan luka di beberapa bagian tubuh akibat benturan keras alat tumpul.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnaislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.