MUI Sosialisasikan Fatwa tentang Ekosistem dan Pelestarian Hewan Langka

MUI Sosialisasikan Fatwa tentang Ekosistem dan Pelestarian Hewan Langka

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (LPLH-SDA MUI) mensosialisasikan fatwa MUI No.4/2014.

Fatwa tersebut berisi tentang ‘Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem’.

Para peserta sosialisasi ini adalah para  pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di wilayah Pasar Pramuka Jakarta Timur dan sekitarnya.

Hal tersebut karena Pasar Pramuka Jakarta Timur disebut sebagai pasar hewan langka terbesar di Asia Tenggara.

Ketua LPLH-SDA MUI Dr. Hayu Prabowo menjelaskan, fatwa yang ditetapkan pada 22 Januari 2014 di Jakarta ini menyoroti prinsip-prinsip inti.

Seperti kepercayaan akan nilai-nilai dan kontekstualisasi konsep-konsep fikih pada lingkungan hidup yang erat kaitannya dengan konservasi.

“Salah satu ketentuan hukumnya adalah melakukan perburuan dan/atau perdagangan ilegal satwa langka hukumnya haram,” tegas Hayu di depan peserta sosialisasi yang juga dihadiri Pemuda Siaga Bumi di Gedung MUI Pusat, Cikini, Jakpus, Kamis (02/05/2019).

Menurutnya, fatwa ini telah disosialisasikan dan diterapkan secara luas dalam kehidupan masyarakat.

Contohnya melalui penulisan buku panduan dan khutbah Jumat terkait dengan pandangan Islam terhadap pentingnya perlindungan satwa langka dan ekosistem.

“Buku-buku ini kemudian dijadikan sebagai bahan pelatihan untuk para dai (dai konservasi) di daerah kritis di Aceh, Riau dan Ujung Kulon agar dapat di dakwahkan pada masyarakatnya,” kata Hayu.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X