MUI Akan Gelar Pertemuan Bahas Solusi Perdamaian Suriah

MUI Akan Gelar Pertemuan Bahas Solusi Perdamaian Suriah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Luar Negeri KH Muhyidin Junaidi mengatakan, pihaknya akan menggelar pertemuan untuk mencari solusi dari konflik Suriah. Pertemuan ini akan digelar usai perhelatan Ijtima Ulama pada bulan Maret mendatang.

“Kami ingin memberikan penjelasan komperhensif soal peran Jakarta atas konflik di Timur Tengah karena Indonesia punya peran strategis dalam skala global,” kata Muhyiddin di Jakarta, Selasa (30/1/2018) sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Pertemuan ini akan dihadiri oleh Duta Besar Suriah, Menteri Luar Negeri, ormas Islam, pemerhati Timur Tengah dan lembaga kemanusiaan Indonesia yang telah berkiprah di Suriah.

“Kami ingin meminta penjelasan dari Dubes karena ada pihak oposisi yang aspirasinya juga harus diterima dan didengar,” jelas Muhyiddin.

MUI juga ingin mengetahui lebih jauh kontribusi yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia dalam menciptakan perdamaian di Suriah. Mengingat konferensi soal Suriah juga tengah berlangsung di Sochi, Rusia.

“Masyarakat Indonesia secara umum melihat Suriah sudah hancur, padahal ada di beberapa daerah masih aman. Kita ingin mencari perdamaian seperti apa yang diinginkan,” ujarnya.

Menurut Muhyiddin, MUI sudah memiliki sikap jelas terkait konflik di Suriah.

Muhyiddin menyampaikan jika pihak oposisi hendak menggantikan rezim, seyogyanya hal itu dilakukan dengan cara-cara konstitusional.

“Pemerintah dan oposisi Suriah harus duduk bersama secara dialogis untuk mencari perdamaian,” jelas Muhyiddin.

MUI akan menyampaikan sejumlah rekomendasi dari hasil pertemuan ini.

Perang sipil meletus di Suriah pada awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad bertindak represif kepada demonstrasi pro-demokrasi. Perang di Suriah telag merenggut ratusan ribu jiwa, dan lebih dari sepuluh juta lainnya terpaksa mengungsi.

Bagikan
Close X