Melihat Umat Islam Aleppo Dibantai, Ketua MUI Banyuwangi Menangis

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Pembantaian umat Islam di Aleppo, Suriah oleh tentara Nushairiyah pimpinan Bashar Asaad dan koalisinya membuat Ketua MUI Banyuwangi, KH Muhammad Yamin menangis. Ia tak kuasa menahan air matanya saat diperlihatkan foto-foto korban serangan udara tentara Syiah yang kini memasuki pekan kedua.

Ditemui Jurnalislam di kediamannya, Desa Kedayunanan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Selasa (3/5/2016), Kyai Yamin menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang melanda kaum Muslimin di Suriah.

“Saya selaku muslim terenyuh melihat tragedi kemanusiaan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” tuturnya lirih.

Ia mengajak umat Islam Indonesia untuk meningkatkan ukhuwah Islam dan menunjukkan pembelaan serta kepeduliannya kepada kaum Muslimin di Suriah minimal dengan doa dan aksi-aksi penolakan.

“Paling tidak kita bisa menunjukkan bahwasannya kita tidak setuju dengan pembantaian itu. Untuk umat Islam Indonesia, minimal kita bisa merasakan ketika ada umat Islam yang disakiti, kita juga sakit ketika melihat hal seperti itu. Minimal kita berdoa kepada Allah SWT semoga mereka diberi kekuatan dan Allah memberikan pertolongan,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan setelah ada rasa senasib sepenanggungan tadi bisa mendorong untuk memberikan bantuan-bantuan (materil-red) setelah doa,” tambahnya.

Kyai Yamin yang pernah tinggal di Timur Tengah pada tahun 1990-an itu sesekali terdiam dan meneteskan air mata. Ia menegaskan, pembantaian itu tidak bisa dimaafkan dan umat Islam di Indonesia harus bertindak. "Harus ada tindakan nyata, ini tragedi kemanusian, tidak bisa dimaafkan!" tegasnya.

Kontributor:  Sunaryo | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.