Markas FPI Yogyakarta Diserang, Shabri Lubis Desak Aparat Bersikap Adil

Markas FPI Yogyakarta Diserang, Shabri Lubis Desak Aparat Bersikap Adil

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP-FPI) mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas dan adil menyusul penyerangan yang dilakukan massa PDIP ke markas FPI di Jalan Wates, Yogyakarta pada Ahad (7/4/2019) kemarin. 

“Penegak hukum harus bersikap profesional, adil dan terpercaya. Kalau mereka ingin merubah stigma negatif yang selama ini disematkan masyarakat,” kata Ketua Umum FPI, KH Ahmad Shabri Lubis melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Ahad (7/4/2019).

Ia menyatakan penyerangan terhadap mobil simpatisan FPI di Yogyakarta merupakan tindakan anarkis, brutal, biadab, dan bentuk premanisme yang dilakukan oleh gerombolan pengacau keamanan.

Ia menambahkan, penyerangan itu merupakan tindakan di luar batas, melanggar norma hukum dan keadaban serta kesantunan politik.

“Tindakan tersebut sudah merupakan tindakan kriminal terorganisir serta pidana pemilu yang semestinya berimplikasi pada sanksi pembatalan partai yang bersangkutan sebagai peserta pemilu,” katanya.

DPP FPI mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas sebagaimana yang sering dipraktekkan ketika tuduhan pelanggaran hukum dituduhkan kepada pendukung 02.

“Sudah menjadi standar aparat penegak hukum ketika pendukung 02 dituduh melanggar hukum walau dengan baru terindikasi, maka tindakan tegas penangkapan melalui cara-cara seolah pelanggaran hukum berat dan berbahaya, bahkan dengan segala ekspose di media besar-besaran,” katanya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X