Mantan Presiden Sudan Serukan Mesir Kaji Ulang Kebijakan terhadap Hamas

KHURTUM (Jurnalislam.com) – Mantan Presiden Sudan, Siwar Dzahab menyerukan Kairo agar mengkaji ulang kebijakanya terhadap gerakan perlawanan Hamas dengan memperhatikan kondisinya sebagai korban kejahatan Zionis.

Seperti yang dilansir Infopalestina dalam pernyataanya Senin (13/12/2015) Dzahab menegaskan, Gerakan Hamas tak mungkin menjadi gerakan teroris walau bagaimanapun. Yang menyebut Hamas teroris adalah musuhnya yaitu penjajah Zionis yang telah gagal menyingkirkan Hamas dari negaranya sendiri.

Hamas dialah yang benar. Oleh karena itu, gerakannya harus meluas. Siwar memuji Hamas sebagai gerakan yang konsen mempertahankan negaranya. Ia mengatakan, masalah Palestina di lingkungan Arab dan dunia Israel tak begitu diperhatikan. Apa yang terjadi di Al-Quds dan Tepi Barat akhir-akhir, sebelumnya saya meyakini akan mendapatkan dukungan secepatnya dari KTT Arab. Namun ternyata saying sekali hal ini tak terjadi. Namun demikian Hamas tetap berjuang dan perlawanan mereka belum berakhir.

Mantan presiden Sudan yang juga ketua dewan pendiri organisasi Islam. Ia menjabat sebagai presiden Sudan ditengah terjadinya intifadhah April 1985 lalu, sebagai komanda tertinggi pimpinan militer saat itu, bekerja sama dengan pemimpin intifadhah dari sejumlah partai dan asosiasi hingga ia terpilih menjadi presiden Sudan untuk kedua kalinya.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses