Lebih dari 700 KK Terdampak Banjir Bandang Tasikmalaya

Lebih dari 700 KK Terdampak Banjir Bandang Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, lebih dari 700 kepala keluarga terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga kecamatan di Tasikmalaya pada Selasa (6/11/2018). Tiga kecamatan itu adalah kecamatan Bantarkalong, Kecamatan Culamega, dan kecamatan Cipatujah.

“Saya mendapat laporan ada lebih dari 700 KK yang terdampak hari ini dan itu belum terdata semua,” katanya kepada awak media di Posko Utama Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Tasikmalaya, Kp. Pasangrahan, Desa Cipatujah, Cipatujah, Rabu (7/11/2018) pagi ini.

Banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya

Ade menegaskan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu pemulihan pasca bencana. Untuk itu, ia meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya untuk mengambil langkah cepat guna meringankan beban masyarakat.

“Kepada BPBD ambil semua langkah yang bisa meringankan beban masyarakat, lakukan apa yang bisa dilakukan, administrasi belakangan. Kita upayakan semaksimal mungkin, saya bertanggungjawab penuh,” tegasnya.

Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Tasik selatan membuat sungai Ciwulan meluap. Tiga kecamatan yang terletak di daerah aliran sungai (DAS) Ciwulan itu tergenang setinggi 2 meter.

Hujan juga mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. BPBD sementara mencatat ada 7 rumah rusak berat dan 4 rumah rusak ringan dan 173 rumah terendam banjir. Sedangkan korban meninggal ada 3 orang dan 2 orang dinyatakan hilang.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.