Komunitas Masjidku Makmur Gelar Tabligh Akbar Mewaspadai Konspirasi Syiah dan Komunis di Karanganyar

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Ribuan umat Islam Karanganyar dan sekitarnya memenuhi Masjid Masjid Agung Kota Karanganyar untuk mengikuti Tabligh Akbar yang di Adakan Komunitas Masjidku Makmur (KMM), Ahad (14/2/2015) malam. 

Tabligh Akbar dengan tema Ancaman Konspirasi Syiah dan Komunis Terhadap Keutuhan NKRI itu menghadirkan tiga pembicara sekaligus, diantaranya Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) DR. Mu'inidillah Basri, MA (Keynote speaker), Ketua ANNAS DKI Jakarta Habib Buya Abu Bakar Zen Al Habssyi, Lc, dan Sekjen DSKS Ustadz Tengku Azhar, Lc.

Turut memberi sambutan, Ketua MUI Karanganyar K.H. Zaenuddin dan Wakil Bupati Karanganyar H. Rohadi Widodo.           

Dalam sambutannya mas Rohadi panggilan akrab bapak wakil bupati Karanganyar tersebut mengungkapkan, "Semua sumber daya alam yang ada di Indonesia ini tidak ada satupun yang berbendera Indonesia dan umat Islamlah yang berhak mewarisinya," cetusnya.

Ia berharap, "Mudah-mudahan kita semua kuat untuk memelihara keutuhan NKRI dari paham-paham yang merusak keutuhannya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut DR. Mu'inidillah Basri mengatakan, Syiah adalah ajaran agama yang apaling jorok. "Tidak ada ajaran yang paling jorok kecuali ajaran Syiah!" tegasnya.

"Bagaimana tidak Syiah mengajarkan zina dianggap ibadah, taqiyah (berbohong-red) diharuskan, kotoran para iman dianggap suci," tambahnya

Senada dengan itu, Habib Buya Abu Bakar Zen Alhabsyi menambahkan, "Bagaimana kita tidak sulit membuka keburukan mereka kalo berbohong adalah ibadah mereka,” katanya yang mengaku pernah tertipu oleh Syiah selama dua tahun.

"Untuk itu wahai kaum muslim kita semua harus waspada akan kebusukan mereka," tandasnya.

Sementara itu, pembicara ketiga, Ustadz Tengku Azhar mengungkapkan manuver beberapa tokoh Syiah dalam tubuh pemerintah Indonesia. "Sudah banyak para gembong-gembong Syiah yang masuk ke parlemen dan pemerintahan," ungkapnya.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally | Jurnalislam

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.