Kocrit Bandar Besar Judi Klaten Divonis 1 Tahun 4 Bulan

Kocrit Bandar Besar Judi Klaten Divonis 1 Tahun 4 Bulan

KLATEN (Jurnalislam.com)- Bandar perjudian besar Klaten Aditya Kristiawan alias Kocrit beserta 12 anak buahnya menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan vonis kepada terdakwa di PN Klaten di jalan Klaten-Solo KM 2 pada rabu, (19/2/2020).

Dalam sidang yang digelar di ruang Prof.Dr.Kusumah Atmadja,SH itu, hakim ketua Annisa Noviyati SH menjatuhkan vonis 1 tahun 4 bulan kepada Kocrit dan 7 bulan kepada ke-12 terdakwa lainnya karena terbukti bersalah melanggar pasal 303 KUHP.

“Aditya Kristiawan alias Kocrit dengan penjara 1 tahun 4 bulan, menjatuhkan kepada terdakwa 2 yaitu Dian Krisna Bayu, terdakwa 3 Herry Yuliantho, terdakwa 4 Eko Susilo bin Damiri, terdakwa 5.Sarjito bin Harto Suwito, terdakwa 6.Dani Bahtiar bin Kasdu, terdakwa 7 Heru Dwi Kristianto bin L. Sarimin, terdakwa 8 Andri Rosakiya, alias Gepeng,” katanya.

“Terdakwa 9 Ari Tri Nuryanto alias Worsek, terdakwa 10 Marjono alias Jondit, terdakwa 11 Roby Suryo Atmojo, terdakwa 12 Shelia Mirza Gholam alias Mirza, terdakwa 13 Wahyu Pujianto, dengan maksimal penjara 7 bulan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Majelis Mujahidin Klaten Ustaz Bony Azwar yang turut mengawal sidang tersebut berharap putusan tersebut membawa efek jera pada pelaku perjudian di wilayah Klaten dan sekitarnya.

“Tapi disini jadi pembelajaran bersama, masyarakat terutama ormas ormas Islam secara umum Klaten tentu tidak setuju dengan praktik perjudian seperti ini,” ungkapnya kepada jurnalislam.com usai sidang.

Lebih lanjut, menurut Ustaz Bony, praktik perjudian seperti itu dapat menyuburkan kembali miras,kemudian tindakan premanisme, yang jelas dilarang oleh syariat islam dan undang undang.

“Maka disini agar tidak ada pihak manapun baik mengaku sebagai perorangan maupun membawa nama nama aparat sebagai baking judi,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X