Ketua DDII: WNI Eks ISIS Sudah Menyesal, Selanjutnya Tergantung Kebijakan Pemerintah

Ketua DDII: WNI Eks ISIS Sudah Menyesal, Selanjutnya Tergantung Kebijakan Pemerintah

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Dalam beberapa pekan belakangan, isu pemulangan bekas kombatan Islamic State (ISIS) ramai diperbincangkan.

Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) pun meminta pemerintah bersikap bijaksana dan berbesar hati dalam menyikapinya.

Ketua DDII Mohammad Siddik mengatakan, jika dibiarkan saja, maka bisa membawa  efek negatif. Indonesia akan malu di luar negeri, sebab satu negeri tidak mengakui bangsanya sendiri.

“Mereka buat salah, betul iya, tetapi sekarang mereka meminta maaf. Apakah negara sebagai ibu pertiwi tidak memperhatikan hal ini?,” katanya.

Dia menegaskan, ini menjadi kewajiban negara, meskipun pada dasarnya para WNI bekas ISIS itu telah berbuat kesalahan yang nyata.

Tapi sebagai negara mayoritas Islam, maka harus bijaksana dan berhati besar.

“Jadi kita harus berbesar hati lah, warga negara kita yang sudah di sana, dan mereka pasti akan taubat kalau disuruh bikin pernyataan juga mereka akan bikin pernyataan. Sekarang mereka sudah mengikuti, sudah menyaksikan sendiri, bagaimana keadaannya tidak seperti yang mereka bayangkan,” paparnya.

Siddik meyakini bahwa apa yang selama ini ada dipikiran WNI bekas ISIS soal surga di tempat itu tidak terjadi.

“Yang jelas ini bukan cara berdakwah atau menyampaikan nilai-nilai Islam. Nah sekarang mereka (WNI eks ISIS) sudah menyadari dan mereka minta maaf mau pulang. Banyak di antaranya anak-anak kecil, ibu-ibu, janda, banyak yang suaminya jadi korban, tidak tahu mereka kemana,” katanya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X