Responsive image

Kecam Assad, Ribuan Warga Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas untuk Ghouta

Kecam Assad, Ribuan Warga Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas untuk Ghouta

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Pembantaian umat Islam oleh rezim Suriah pimpinan Bashar Al Assad dan sekutunya di Ghoutah Timur, Suriah kian mendapat kecaman dari umat Islam.

Ribuan umat Islam dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) menggelar aksi solidaritas untuk Ghouta di Tugu Adipura depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jumat (2/3/2018).

Anggota Dewan Pembina Almumtaz KH Aminuddin Bustomi menegaskan, pihaknya mengutuk pembantaian tersebut.

“Mana suara presiden untuk saudara kita yang sedang dibantai di Ghoutah Timur sana, demikian juga PBB yang tak bergeming. Oleh karena itu Tasik memulainya, dari Tasik untuk Suriah,” tegas KH Aminudin dalam orasinya.

Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas menyelesaikan tragedi kemanusiaan tersebut. Hal itu, kata dia, sebagai amanah pembukaan UUD 1945 yang menolak penjajahan.

“Indonesia harus menjadi yang terdepan, tidak hanya sebatas memutuskan hubungan diplomatik, tapi turunkann pasukan-pasukan khusus ke sana, Densus 88 ditambah Densus 99,” paparnya.

“Tuntutan kami, hentikan pembantaian saudara-saudara kami di Suriah,” sambung Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya ini.

Aksi solidaritas bertajuk Save Ghoutah itu dimulai dengan orasi-orasi dari perwakilan ormas dan elemen umat dilanjutkan dengan longmarch mengitari pusat Kota Tasikmalaya.

Hingga saat ini, pembantaian di Ghoutah oleh rezim Syiah Bashar Assad dan sekutunya dengan menggunakan serangan udara masih berlangsung.

Serangan itu telah menewaskan 500 lebih wagra Ghoutah Timur yang kebanyakan anak-anak dan wanita.

400.000 Warga Ghoutah Timur juga dikepung oleh blokade militer rezim. Sebagian pengamat mengatakan, Ghoutah adalah neraka di bumi.

 

Bagikan
Close X