Jumlah Warga Palestina yang Gugur Menjadi 62 Orang dan Terluka 3.188

GAZA (Jurnalislam.com) – Jumlah warga Palestina yang gugur akibat tembakan tentara Israel selama aksi anti-pendudukan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza meningkat menjadi 62, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, Selasa (15/5/2018).

Ashraf al-Qidra, juru bicara kementerian itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang warga Palestina yang tidak dikenal menjadi martir ketika tentara Israel melepaskan tembakan ke perbatasan timur kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza tengah.

Aneh, Israel yang Bantai Warga Gaza, AS Malah Salahkan Hamas

Sebelumnya pada hari itu, seorang warga Palestina berusia 51 tahun – yang diidentifikasi sebagai Nasser Ahmed Mahmoud Ghorab – tewas sebagai martir oleh pasukan Israel yang dikerahkan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel yang penuh, al-Qidra mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah.

Kematian itu membawa jumlah total demonstran Palestina yang telah meninggal dunia sejak kemarin menjadi 62, termasuk 8 anak di bawah umur, menurut pejabat kementerian, yang menempatkan jumlah korban luka sebanyak 3.188, dalam waktu yang sama, lansir Anadolu Agency.

Ribuan warga Palestina menggelar unjuk rasa massal di perbatasan timur Jalur Gaza pada hari Senin untuk memperingati hari Nakba dan memprotes pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Darurat Al Aqsha: Al Quds Dikepung Puluhan Ribu Warga Zionis Yahudi

Sejak unjuk rasa dimulai pada 30 Maret, lebih dari 110 demonstran Palestina telah tewas dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan lintas-Israel, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Turki telah mengutuk kekerasan Israel terhadap demonstran Palestina dan memanggil duta besarnya dari Israel dan AS untuk konsultasi. Afrika Selatan juga memanggil utusannya dari Israel.