International Astronomical Center: Idul Fitri Jatuh pada Hari Jumat, 15 Juni

JURNALISLAM.COM – Hari pertama Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat, 15 Juni, menurut International Astronomical Center (IAC), di sebagian besar negara Islam termasuk Arab Saudi, Aljazair, Libya, Mesir, Kuwait dan Qatar.

Pengumuman resmi tergantung pada penampakan bulan, jika bulan baru dapat dilihat pada 14 Juni, maka bulan suci Ramadhan akan berakhir pada hari Kamis dan Jumat akan menjadi hari pertama Idul Fitri.

IAC memperkirakan bulan sabit dapat terlihat dari semua negara Islam dengan mata telanjang atau melalui teleskop pada malam 14 Juni, lansir Aljazeera, Selasa (12/6/2018)

Pengumuman resmi Idul Fitri biasanya dilakukan dalam waktu dua jam setelah matahari terbenam karena bulan baru terbit dan terbenam bersama matahari (atau dalam waktu satu jam).

Menurut IAC, tahun ini, bulan sabit diperkirakan akan muncul 49 menit setelah matahari terbenam di Rabat, 46 menit setelah matahari terbenam di Mogadishu, Khartoum, Tripoli dan Aljazair, 45 menit di Djibouti dan Tunisia, 44 menit di Sanaa, 43 menit di Kairo , 42 menit di Riyadh, Amman dan Jerusalem, 41 menit di Beirut, Doha, Damascus, Manama dan Abu Dhabi, dan 40 menit di Baghdad, Kuwait dan Muscat.

Ramadhan Diperkirakan 29 Hari, Arab Saudi Putuskan Idul Fitri 15 Juni

Visibilitas bulan sabit tergantung pada lokasi penampakan dan kondisi meteorologi.

Menurut Portal Data Astronomi, bulan baru berikutnya akan muncul pada hari Rabu, 13 Juni pukul 19:43 GMT tetapi penampakan sangat tidak mungkin bagi pengamat.

Visibilitas pertama bulan sabit baru pada hari Kamis, 14 Juni menggunakan teleskop amatir dapat dimungkinkan di Asia barat daya, India dan bagian utara Timur Tengah.

Penampakan mata telanjang dapat terjadi di Afrika Selatan, Afrika Utara, bagian barat daya Arab Saudi dan Spanyol selatan pada hari yang sama.

Bulan baru ini juga sepertinya akan terlihat dari Afrika tengah dan barat, Amerika Serikat, Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Selatan pada tanggal yang sama.

Id Mubarak dalam bahasa Arab berarti “perayaan yang diberkati” dan merupakan ucapan umum untuk Idul Fitri. Salam lain termasuk:

Ciid wanaagsan – sebagaimana digunakan di Somalia.
Mutlu Bayramlar – seperti yang biasa digunakan di Turki.
Selamat Idul Fitri – digunakan di Indonesia.
Selamat Hari Raya – digunakan di Malaysia, Brunei, dan Singapura.
Barka da Sallah – sebagaimana digunakan di beberapa bagian Nigeria.

Idul Fitri berarti “festival berbuka puasa” dan menandai akhir Ramadhan. Idul Fitri adalah hari libur resmi di semua negara mayoritas Muslim, tetapi jumlah hari liburnya bervariasi menurut masing-masing negara.

Bagaimana Hukum Shalat Jumat dan Shalat Zhuhur Ketika Idul Fitri atau Idul Adha jatuh pada Hari Jumat?

Umat ​​Islam di seluruh dunia memulai perayaan hari Idul Fitri dengan ambil bagian dalam ibadah sholat tahunan yang berlangsung tidak lama setelah fajar.

Idul Fitri didahului dengan pemberian sedekah kepada orang miskin, atau Zakat, yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam.

Adalah hal bagi ibu kota negara-negara mayoritas Muslim biasanya menghiasi kota-kota mereka dengan lampu-lampu meriah dan mengadakan karnaval untuk memperingati akhir bulan suci, dengan anak-anak mengenakan pakaian baru, juga ada pemberian hadiah dan uang untuk merayakan peristiwa yang menggembirakan.

Bagikan