Ini yang Perlu Diperhatikan Jika Harus Isolasi Mandiri Corona

Ini yang Perlu Diperhatikan Jika Harus Isolasi Mandiri Corona

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Isolasi mandiri menjadi salah satu istilah yang banyak disebutkan dalam kasus corona. Isolasi mandiri adalah upaya antisipasi penularan virus corona dari sosok yang diduga (suspect) positif terinfeksi atau sudah terinfeksi.

Mereka yang positif dan memiliki gejala-gejala, akan diisolasi di rumah sakit. Sedangkan yang positif tetapi tidak memiliki gejala, dapat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan pasien positif tanpa gejala tak selalu harus dirawat. Bahkan dia berujar, pasien positif tanpa gejala bsa tidak menularkan bila aturan isolasi mandiri benar-benar diterapkan.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan oleh pasien saat isolasi mandiri, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO):

Tetap di rumah kecuali untuk mendapatkan perawatan medis
Anda harus membatasi aktivitas di luar rumah Anda, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis. Jangan pergi bekerja, sekolah, atau ke tempat umum. Hindari menggunakan transportasi umum, transportasi daring, atau taksi.

Pisahkan diri Anda dari orang lain dan hewan di dalam rumah Anda
Sebisa mungkin, Anda harus tinggal di kamar tertentu dan jauh dari orang lain di rumah Anda. Anda juga harus menggunakan kamar mandi terpisah, jika tersedia. Selain itu jangan memegang hewan peliharaan atau hewan lain saat sakit.

Hubungi dulu sebelum mengunjungi dokter Anda
Jika Anda memiliki janji dengan dokter, hubungi penyedia layanan kesehatan dan beri tahu mereka bahwa Anda memiliki atau mungkin memiliki Covid-19. Ini akan membantu kantor penyedia layanan kesehatan mengambil langkah-langkah untuk menjaga yang lain agar tidak terinfeksi atau terpapar.

Kenakan masker
Anda harus mengenakan masker ketika berada di sekitar orang lain, misalnya berbagi kamar atau kendaraan, atau hewan peliharaan dan sebelum Anda masuk kantor penyedia layanan kesehatan. Jika Anda tidak dapat memakai masker misalnya karena menyebabkan kesulitan bernapas, maka orang yang tinggal bersama Anda tidak boleh tinggal di kamar yang sama dengan Anda, atau mereka harus mengenakan masker jika mereka masuk kamar Anda.

Tutupi batuk dan bersin
Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu ketika Anda batuk atau bersin. Buang tisu bekas di tempat sampah, segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Atau bersihkan tangan Anda dengan pembersih tangan berbahan dasar alkohol yang mengandung setidaknya 60-95 persen alkohol dan bersihkan semua permukaan tangan Anda dan gosok sampai terasa kering.

Sabun dan air harus digunakan secara khusus jika tangan tampak kotor. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci.

Hindari memakai barang-barang rumah tangga yang sama
Anda tidak boleh menggunakan piring, gelas, peralatan makan, handuk, atau tempat tidur yang sama dengan orang lain atau hewan peliharaan di dalam rumah Anda. Setelah menggunakannya, barang-barang ini harus dicuci menyeluruh dengan sabun dan air.

Bersihkan semua permukaan yang sering dipegang setiap hari
Ini termasuk meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, ponsel, laptop, tablet, dan meja samping tempat tidur. Juga, bersihkan semua permukaan yang mungkin memiliki darah, tinja, atau cairan tubuh. Gunakan semprotan pembersih rumah tangga dan lakukan sesuai dengan instruksi label.

Label berisi petunjuk untuk penggunaan produk pembersih yang aman dan efektif termasuk tindakan pencegahan yang harus Anda lakukan saat menerapkan produk, seperti memakai sarung tangan dan memastikan Anda memiliki ventilasi yang baik selama penggunaan produk.

Pantau gejalanya
Segera hubungi tim medis jika penyakit Anda memburuk, misalnya sulit bernapas. Sebelum mencari perawatan, hubungi layanan kesehatan Anda penyedia dan memberi tahu mereka bahwa Anda memiliki, atau sedang dievaluasi untuk, Covid-19.

Kenakan masker sebelum Anda memasuki rumah sakit. Langkah-langkah ini akan membantu menjaga kantor penyedia layanan kesehatan agar orang lain di kantor atau ruang tunggu agar tidak terinfeksi.

Minta penyedia layanan kesehatan Anda untuk menghubungi dinas kesehatan setempat atau pemerintah daerah
Orang yang ditempatkan di bawah pengawasan aktif atau pemantauan mandiri yang difasilitasi harus mengikuti instruksi yang diberikan oleh dinas kesehatan setempat.

Jika Anda memiliki darurat medis dan perlu menelepon unit gawat darurat (UGD), beri tahu mereka bahwa Anda memiliki atau sedang dievaluasi untuk Covid-19. Jika memungkinkan, kenakan masker sebelum staf medis tiba.

Menghentikan isolasi rumah
Pasien dengan Covid-19 yang dikonfirmasi harus tetap isolasi di rumah dan melakukan tindakan pencegahan sampai risiko penularan sekunder bagi orang lain dianggap rendah. Keputusan untuk tidak melanjutkan isolasi mandiri harus dilakukan berdasarkan kasus per kasus, dalam konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan dan pemerintah daerah.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X