Responsive image
Responsive image
Responsive image

Hari Pahlawan, Kemenag Ingatkan Perjuangan Bung Tomo

Hari Pahlawan, Kemenag Ingatkan Perjuangan Bung Tomo

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Sekretaris Ditjen Bimas Islam M Fuad Nasar mengatakan bahwa generasi penerus bangsa perlu belajar dari kepeloporan dan keteladanan Bung Tomo, utamanya terkait jiwa patriot bangsa yang lurus dan ikhlas.

Hal ini disampaikan Fuad Nasar saat mengumumkan finalis Penerima Penghargaan 100 Tahun Bung Tomo untuk Kategori Bidang Aksi Kepeloporan Penanggulangan Dampak Pandemi. Pengumuman disampaikan dalam webinar yang berlangsung Selasa (10/11).

“Semoga semangat kepeloporan dan keteladanan Bung Tomo sebagai patriot bangsa yang lurus dan ikhlas akan terpatri selalu di hati para pemimpin dan menginspirasi generasi penerus,” terang M Fuad Nasar.

Juara pertama Bidang Aksi Kepeloporan Penanggulangan Dampak Pandemi ini dimenangkan oleh Muthmainah Bahri dari Banten. Kepada pemenang dan para nominasi finalis, Fuad mengucapkan selamat atas karya-karyanya. “Semoga dapat terus memberikan manfaat dan menggerakan semangat masyarakat, untuk bisa terus berbuat memberikan manfaat kepada rakyat Indonesia,” tuturnya.

Penghargaan 100 Tahun Bung Tomo dan Mengenang 75 Tahun Pertempuran 10 November 1945 adalah sebuah upaya sederhana yang dilakukan secara virtual untuk mengaktualisasikan hasil karya anak bangsa. Ajang lomba video ini digelar oleh keluarga besar Pahlawan Nasional Bung Tomo.

Pendaftaran dan pengiriman karya berlangsung dari 12 – 26 Oktober 2020. Total ada 196 peserta yang mengirimkan video untuk selanjutnya dilakukan penilaian.

Ada tiga kategori lomba, yaitu:  Aksi Kepeloporan Penanggulangan Dampak Pandemi, Pidato Semangat Perjuangan, dan Puisi Syukur Kebangsaan. Puncak kompetisi ini adalah pengumuman pemenang yang dikemas dalam webinar nasional hari pahlawan.

Dewan Juri yang terlibat dalam ajang ini terdiri atas sejumlah tokoh nasional, yaitu: Erros Djarot, Najwa Shihab, Fajar Putu Arcana, M Fuad Nasar, Imam Budi Prasodjo, Effendi Ghazali, Jaya Suprana, Inayah Wahid, dan Sujiwo Tedjo. Berikut tujuh peserta yang ditetapkan sebagai pemenang:

  1. Muthmainah Bahri dari Banten (Juara I Bidang Aksi Kepeloporan)
    2. Hasna Rafida Sari dari Pacitan (Juara I Puisi Syukur Kebangsaan)
  2. Rahmat Alamain Maba dari Ambon (Juara II Puisi Syukur Kebangsaan)
    4. Ayu Puspa Nanda dari Banten (Juara III Puisi Syukur Kebangsaan)
  3. Pemenang Apresiasi Karya Lomba Pidato Semangat Perjuangan:
    A. Fahri dari Aceh
    B. Nazamudin Syain dari Alor NTT
    C. Dian Nurofiq dari Banyumas

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close X