Gelombang Panas Hantam Kanada, 21 Orang Tewas

Gelombang Panas Hantam Kanada, 21 Orang Tewas

KANADA (Jurnalislam.com) – Gelombang panas yang terburuk dalam beberapa dekade telah menewaskan 21 nyawa di Kanada diperkirakan akibat suhu panas dan kabut asap pada hari Kamis (5/7/2018).

Provinsi Quebec dilanda suhu tinggi temperatur 86 F plus (30 C) mulai 29 Juni dengan tingkat humidex yang menyertainya antara 104 F – 113 F (40 C -45 C), lansir World Bulletin.

Daerah yang paling terkena dampak berada di wilayah Montreal dan petugas pemadam kebakaran dan polisi di sana telah mengetuk 15.000 pintu dalam sepekan terakhir untuk memeriksa kesejahteraan warga.

Korban yang menyerah pada panas berusia antara 50 dan 80 tahun dan tidak memiliki AC di tempat tinggal mereka serta tinggal sendirian di apartemen, kata para pejabat.

Korban Tewas Gelombang Panas Pakistan Mencapai 1.400 Orang

Selain itu, sebagian besar masalah kesehatan diperparah oleh kualitas udara yang buruk yang merupakan produk sampingan dari panas dan kelembaban yang sangat tinggi, kata Otoritas Kesehatan Regional Dr. Mylene Drouin.

“Untuk saat ini, (kematian) mereka sesuai dengan karakteristik yang kami jelaskan – orang dengan penyakit kronis, masalah kesehatan mental, orang yang tinggal sendirian, orang yang tinggal di blok apartemen antara empat hingga enam lantai dan tanpa AC.”

Walikota Montreal Valerie Plante mengatakan warga perlu memeriksa tetangga yang rentan bersama dengan polisi dan petugas pemadam kebakaran.

“Jika Anda mengenal orang-orang dengan masalah pernapasan atau orang-orang yang sudah lanjut usia, jangan ragu untuk mengunjungi mereka atau menelepon mereka untuk menanyakan apakah mereka memerlukan sesuatu,” katanya pada pertemuan komite.

Iran Dihantam Gelombang Panas 72 Derajat Celcius

Lingkungan Kanada mengeluarkan peringatan bahwa kabut asap sebagai “konsentrasi polutan yang tinggi diperkirakan akan bertahan sepanjang malam.”

Panas diperkirakan akan menghilang tepat pada hari Jumat dengan suhu 77 F (25 C), normal untuk sepanjang tahun ini.

Bagikan
Close X