Responsive image
Responsive image
Responsive image

Berprotokol Ketat, Anies Shalat Jumat di Masjid Balai Kota

Berprotokol Ketat, Anies Shalat Jumat di Masjid Balai Kota

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunaikan salat Jumat di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta, Jumat (5/6). Salat Jumat kali ini digelar bertepatan dengan hari pertama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.


Anies tiba di Majsid Fatahillah sekitar pukul 11.45 WIB. Anies mengenakan baju koko berwarna biru dongker dan kopiah hitam saat tiba. Tak lupa, ia mengenakan masker bernuansa batik dan membawa sajadah sendiri.

Terdapat petugas Masjid yang memberikan plastik putih kepada Anies untuk menyimpan alas kakinya. Plastik putih itu juga dibagikan petugas masjid kepada suruh jemaah yang melaksanakan salat Jumat.


Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu langsung masuk ke masjid dan menempati saf paling depan. Ia tak lupa menyapa jemaah yang hadir.
Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta turut menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam menggelar salat Jumat.

Para jemaah menempati posisi salat berdasarkan tanda jaga jarak yang diberikan petugas masjid. Saf salat sampai pun ke luar area masjid. Di area luar masjid, juga dipasang tanda jaga jarak untuk saf salat.

Masjid Fatahillah Kompleks Balai Kota DKI kembali menggelar salat Jumat berjamaah pada hari pertama PSBB transisi di DKI Jakarta. Masjid itu juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Petugas masjid juga mengimbau para jemaah untuk melaksanakan wudu terlebih dahulu sebelum menuju ke masjid. Jemaah juga diimbau membawa alat salat sendiri serta menjaga jarak dalam saf salat.

Sebelumnya, Anies telah mengizinkan sejumlah tempat ibadah, termasuk masjid dan musala, buka untuk pelaksanaan ibadah rutin, seperti salat Jumat mulai hari ini. Pembukaan tempat ibadah ini menyusul penerapan PSBB transisi.

MUI DKI Jakarta juga menerbitkan fatwa mengenai hukum dan panduan salat Jumat selama pandemi virus corona masih mewabah. Dalam fatwa tersebut, salat Jumat dua gelombang diizinkan.

Dalam poin kedua keputusan fatwa tersebut dijelaskan beberapa opsi mengenai penyelenggaraan salat Jumat dalam situasi pandemi Covid-19, di mana kapasitas masjid hanya boleh diisi 40 persen sesuai prinsip physical distancing.

Sumber: cnnindonesia

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close X