Berita Terkini

Menag di Peringatan Isra Mi’raj: Hikmah Shalat Agar Saling Menjaga Sesama

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan sahat merupakan tiang agama. Selain itu, hadiah istimewa dari peristiwa Isra Miraj adalah perintah salat lima waktu yang diterima langsung oleh Rasulullah, tidak melalui perantara Malaikat Jibril.

“Itu menggambarkan pentingnya salat yang menjadi tiang agama. Salat menjadikan hidup umat Islam dalam masa tunggu dari satu kebaikan ke kebaikan berikutnya, dari satu waktu salat ke waktu salat berikutnya,” kata Mantan Wakil Panglima TNI ini berpesan untuk sementara waktu tidak menggelar peringatan Isra Miraj dengan mengumpulkan banyak orang. Terlebih, kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari adanya kerumunan massa.

“Ada banyak cara memperingati Isra Mi’raj, antara lain dengan mewujudkan hikmah shalat menjadi kepedulian pada sesama dan saling menjaga,” tuturnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/3).

Dia menjelaskan, pada hari ini umat Islam memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu ke Shidratil Muntaha yang kemudian diperingati setiap 27 Rajab.

“Salat melatih kita menjadi pribadi disiplin. Mari jadikan kedisiplinan yang terkandung dalam salat sebagai bekal menjaga kesehatan, termasuk disiplin dalam social distancing agar wabah corona tidak terus menyebar dan bisa segera diatasi,” ujarnya.

Menurut dia, Isra Miraj juga bukti kemahakuasaan Allah yang telah memperjalankan Rasulullah dalam satu malam dalam jarak demikian jauh. Atas hal tersebut, Fachrul mengajak umat Islam untuk terus berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara.

“Dengan berkah Rajab, mari kita berdoa bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini, agar mendapat tambahan kekuatan untuk mengatasi musibah penyebaran virus Korona,” ujarnya.

Mantan Wakil Panglima TNI ini berpesan untuk sementara waktu tidak menggelar peringatan Isra Miraj dengan mengumpulkan banyak orang. Terlebih, kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari adanya kerumunan massa.

“Ada banyak cara memperingati Isra Mi’raj, antara lain dengan mewujudkan hikmah shalat menjadi kepedulian pada sesama dan saling menjaga,” tuturnya.

Kemenag Salurkan Bantuan APD untuk RS Haji Jakarta

JAKARTA( Jurnalislam.com) – Menteri Agama Fachrul Razi menyerahkan bantuan berupa uang senilai Rp3 miliar, serta bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan baju hazmat kepada Direktur Utama RS Haji Jakarta, Dokter Syarief Hasan Lutfie. Bantuan tersebut bersumber dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kementerian Agama.

Selain dari unsur Kemenag, tergabung dalam satgas itu BPKH, Baznas, dan BWI. Bantuan tersebut baru menjadi tahap awal yang nantinya akan dievaluasi sesuai kebutuhan. Dalam kesempatan itu, Fachrul juga menyerahkan secara simbolis salah satu gedung Asrama Haji Pondok Gede untuk dijadikan ruang isolasi RS Haji Jakarta. Serah terima gedung isolasi tersebut berlangsung di Asrama Haji, Pondok Gede Jakarta Timur.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu penanggulangan Covid-19 dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Manfaatkanlah bantuan ini sebaik-baiknya khususnya di bidang kesehatan,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (22/03/2020).

Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada dokter dan tim medis RS Haji Jakarta yang sudah berjibaku bekerja tanpa batas dalam melayani masyarakat dan pengulangan Covid-19. Mantan wakil panglima TNI itu mengingatkan agar nanti tidak ada lagi cerita “dalam proses” saat melayani masyarakat.

“Cerita ‘dalam proses’ adalah cerita masa lalu. Kata ‘dalam proses’ itu bersayap. Hal ini sangat tidak disukai Presiden Jokowi,” ujarnya.

Ia juga mengklaim, pemerintah sangat peduli dalam penanggulangan Covid-19. Karenanya, Kemenag berkomitmen menyisihkan APBN nya untuk perjuangan ini. “Kami berpesan dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tentunya bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Sementara itu, ketua Tim Satgas Covid-19 RS Haji Jakarta, Dokter Mahesa memaparkan kondisi penanganan Covid-19 di rumah sakitnya. “Sebelumnya kami mengunakan ruang mushalla untuk dijadikan ruang isolasi pasien suspect Covid-19 di RS Haji Jakarta,” ujarnya.

Ke depan, RS Haji bisa memanfaatkan gedung asrama haji yang telah diperbantukan sebagai ruang isolasi. “Terima kasih kepada Bapak Menteri atas kepedulian dan perhatian tulus kepada kami sebagai tim medis dalam pengulangan Covid-19,” ucap Mahesa.

FST UIN Bandung Produksi Hand Sanitizer Gratis untuk Masjid

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Upaya mencegah penyebaran virus corona dilakukan banyak pihak, termasuk mahasiswa dan civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung.

Diinisiasi Faklutas Sains dan Teknologi (FST), dosen dan mahasiswa jurusan Kimia membuat hand sanitizer (sabun pencuci tangan). Produk pencuci tangan ini lalu didistribusikan ke sejumlah masjid di sekitar Bandung.

“Melihat kondisi langka dan mahalnya hand sanitizer di tengah masyarakat, alhamdulillah berkat dukungan dari semua pihak, produksi awal dilakukan pada 17 Maret 2020 di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Spesifikasi dan proses produksi hand sanitizer telah sesuai dengan apa yang dianjurkan BPOM melalui Surat Edaran No : KP.11.01.2.83.03.20.14 tentang Pembuatan Hand Sanitizer dalam Upaya Mencegah Virus Corona,” terang Dekan FST, Hasniah Aliah, di Bandung, Rabu (18/03).

Ikut terlibat dalam proses ini Wakil Dekan I Bidang Akademik Yudha Satya Pekasa, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Elis Ratna Wulan, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Aep Saepuloh,  serta Ketua Jurusan Kimia, Eko Prabowo Hadisantoso.

Menurut Hasniah, proses produksi sendiri merupakan kolaborasi antara mahasiswa dengan dosen di bawah pengawasan langsung Koordinator Laboratorium Kimia Vina Amalia. Untuk tahap awal, telah diproduksi 20 botol isi 250 ml dan 70 botol isi 100 ml dengan biaya produksi yang relatif murah, hanya dua juta rupiah.

“Alhamdulillah, untuk produk pada tahap pertama ini telah didistribusikan ke masjid-masjid di sekitar Bandung Timur, mulai dari mesjid Al-Muhajir, As-Siroj, Kifa, Al-Huda sampai Ikomah di lingkungan kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” jelasnya.

Ke depan, FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan memproduksi dalam skala lebih besar yang dapat dipergunakan dalam program pengabdian pada masyarakat. “Selain itu, karena banyaknya permintaan dan untuk terus menggerakan proses produksi akan dibuatkan skema menjadi sumber Pemasukan Negara Bukan Pajak,” paparnya.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Tedi Priatna, menambahkan, pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung sangat mengapresiasi ikhtiar Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang telah membuat hand sanitizer berstandar BPOM dan dibagikan ke mesjid-mesjid yang ada di sekitar kampus.

“Kreatif, inovatif dan sangat berguna disaat kebutuhan akan hand sanitizer. Mudah-mudahan menjadi alternatif jitu ditengah-tengah ikhtiar dalam pencegahan atas penyebaran virus corona, khususnya di lingkungan mesjid. Untuk itu, saya sangat mendukung upaya pro aktif Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam mencegah virus covid-19,” paparnya.

Ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Ikomah, A. Bachrun Rifa’i, menuturkan kami atas nama DKM ikomah UIN SGD Bandung, mengucapkan terima kasih atas diberikannya empat buah hand sanitizer dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN SGD Bandung. “Setelah menerima sebelum zhuhur dan waktu sholat zhuhur setelahnya kami menyemprotkan ke tangan jamaah dan jamaah sangat senang sekali, karena selama ini di pasaran sudah sulit menemukannya, dan begitu ada pemberian gratis, dengan senang hati menerimanya,” tuturnya.

 

Kemenag Batalkan Perayaan Isra Mi’raj di Istana Negara

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Kementerian Agama membatalkan rencana kegiatan peringatan Isra Mi’raj 1441H. Kegiatan yang biasa digelar di Istana Negara ini awalnya akan dilangsungkan di Aula HM Rasjidi Kemenag Jl MH Thamrin pada 23 Maret 2020.

Prosesi peringatan juga rencananya digelar sederhana, hanya menghadirkan sekitar 20 orang, namun disiarkan langsung oleh RRI, TVRI, TV MUI, dan life streaming.

“Mempertimbangkan kondisi terakhir di Jakarta dan dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran virus Corona atau Covid19, kami memutuskan untuk membatalkan acara peringatan ini,” terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (20/03) dalam keterangan yang diterima redaksi.

Menurutnya, pembatalan dilakukan juga seiring adanya Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta No 6 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam rangka Mencegah Penyebaran Wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Edaran tersebut terbit hari ini dan berlaku hingga 2 April 2020.

Kamaruddin menambahkan, ada banyak cara memperingati Isra Mi’raj, tidak harus dilakukan dalam bentuk seremonial. Terlebih, kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari adanya kerumunan massa.

“Salah satu hikmah Isra Mi’raj adalah perintah shalat lima waktu. Dan hikmah dari ibadah shalat adalah mencegah perbuatan keji dan mungkar. Mari tingkatkan kualitas shalat kita agar berdampak pada kesalihan personal dan sosial,” tutur Kamaruddin.

“Salah satunya, peduli pada sesama dengan sementara waktu menghindari kegiatan yang mengumpulkan massa dan berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini mengangkat tema “Merajut Ukhuwah dan Kerukunan Umat”. Rencana awalnya, akan hadir sebagai penceramah KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc (Ketua Umum Mathla’ul Anwar). Pembacaan do’a akan dipimpin oleh Habib Salim Salahuddin bin Salim bin Ahmad bin Jindan.

“Kami minta maaf atas pembatalan acara ini,” tandasnya.

 

Ini Pesan Aa Gym Menyikapi Wabah Corona

 

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Pimpinan Darut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym memberikan pesan menyikapi merebaknya wabah virus corona (Covid-19). Melalui akun resmi Twitter-nya, Ada Gym mengunggah video berisi tuntutan menyikapi Covid-19.

Aa Gym menjelaskan, bagi orang yang beriman virus corona adalah ciptaan Allah SWT. Karena itu,tak ada makhluk di alam semesta kecuali Allah SWT yang menciptakan. Aa Gym menjelaskan pekerjaan virus sesungguhnya adalah bertasbih. Sedang orang yang terkena penyakit pastilah yang ditetapkan oleh Allah SWT.

Tanpa izin Allah SWT, tidak ada mudharat. Siapa yang meninggal kena virus pasti yang sudah ditetapkan Allah SWT harus meninggal. Pada waktu yang ditetapkan didatangkan malaikat pencabut nyawa, atas perintah Allah SWT lewatnya, lewat sakit terkena virus.

“Tanpa kena virus itu pun yang meninggal tiap waktu, tetap terjadi. Lalu apa yang harus kita lakukan, apa kita panik? Jangan. Panik tidak menyelesaikan masalah,” kata Aa Gym dalam video yang diunggah Jumat (20/3).

Dengan adanya wabah tersebut, umat Islam dapat menelaah dan mengambil hikmah tentang penyebab munculnya wabah virus corona.

Mulai dari makanan tidak terjaga, hidup kotor, dan berbagai informasi lainnya. Seorang Muslim pun dapat memetik kebaikan dengan menyempurnakan syariat Allah SWT, hidup bersih, makan makanan yang bersih, bersikap bersih, serta memperbanyak doa.

Sebab menurut Aa Gym virus tak akan menyentuh tubuh seseorang tanpa adanya izin dari pemilik tubuh itu yakni Allah SWT.

“Oleh karena itu mendengar  virus corona yang harus diingat bukan virusnya, tapi penciptanya, pemilik segala-galanya, Allah SWT. Tenang. Yang paling penting adalah dzikrullah-nya,” kata Aa Gym.

Aa Gym menambahkan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Maka yang harus dipikirkan seorang Muslim adalah tentang kondisi akhir hayatnya, yakni untuk mencapai kematian yang baik (husnul khatimah). Sebab, bahaya yang paling besar sejatinya adalah tidak tersambungnya hati, pikiran, dan sikap dengan Allah SWT.

Sumber: republika.co.id

Anies Minta Semua Aktivitas Perkantoran Dihentikan!

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Demi menekan penyebaran virus corona (Covid-19) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan seruan agar kegiatan perkantoran di ibukota ditiadakan selama 14 hari, terhitung sejak Senin depan.

Hal ini tertuang dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020. “Mengimbau kepada seluruh perusahaan di Provinsi DKI Jakarta untuk secara serius dan segera melakukan hal-hal sebagai berikut,” tulis seruan tersebut, yang ditandatangani oleh Anies, Jumat (20/3/2020).

Ada lima poin yang disebutkan dalam seruan, pertama menghentikan kegiatan perkantoran, menutup fasilitas operasional, dan melalukan kegiatan berusaha dari rumah. Kedua, bagi perusahaan yang tidak bisa melakukan hal ini, harus meminimalisir sampai batas minimal.

Di mana batas minimal yang dimaksud adalah jumlah karyawan, waktu kegiatan, serta fasilitas operasional. “Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total kegiatan perkantorannya dimintai untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal,” imbuhnya.

Ketiga memperhatikan surat edaran Menaker No. M/3/HK/04/III/2020 tentang perlindungan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Keempat, seruan ini berlaku selama 14 hari. Dan terakhir informasi-informasi mengenai penyebaran dan panduan penanggulagan bisa diakses langsung melalui situs yang telah tersedia.

“Ini untuk waktu 14 hari ke depan, bisa diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi. Dengan status tanggap daruat bencana maka seluruh komponen pemerintah Pemerintah Provinsi, dengan TNI, polisi bekerja lebih erat dan membutukan kerjasama semua masyarakat,” terang Anies.

Sumber: cnbcindonesia

40 Juta Warga Kalifornia Diminta Diam di Rumah

KALIFORNIA(Jurnalislam.com)–Sejauh ini langkah itu yang dilakukan negara bagian-negara bagian Amerika Serikat (AS) untuk menahan laju penyebaran Covid-19. Perintah Kalifornia menandakan negara bagian itu mengambil langkah yang lebih agresif meminta warga menjaga jarak satu sama lain sesering mungkin.

“Saya bisa pastikan isolasi di rumah bukan pilihan saya, saya tahu ini bukan Anda, tapi ini yang diperlukan,” kata Newsom dalam konferensi pers yang disiarkan melalui media sosial, Jumat (20/3).

Newsom memastikan warga masih diizinkan untuk membawa keluar anak-anak mereka dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan syarat tetap menjaga jarak satu sama lain. Ia juga masih mengizinkan restoran mengantarkan makanan ke pelanggan.

“Anda masih bisa mengajak anjing Anda jalan-jalan,” kata Newsom.

Pengumuman itu disampaikan setelah surat Newsom kepada Presiden Donald Trump dirilis. Dalam surat tersebut Gubernur California memperingatkan Covid 19 dapat menyebar dengan cepat dan menginfeksi lebih dari setengah populasi negara bagiannya. Juru bicara Newsom mengklarifikasi angka tersebut.

Juru bicara mengatakan angka itu tidak mempertimbangkan faktor mitigasi yang sudah diterapkan dengan agresif hingga saat ini. Newsom mengatakan ia tidak berharap perlu mengerahkan polisi demi memaksa warga tetap tinggal di rumah. Menurutnya ‘tekanan sosial’ sudah membuat masyarakat di negara bagian itu menerapkan jaga jarak (social distancing).

“Saya tidak percaya rakyat Kalifornia harus diberitahu melalui penegakan hukum hanya untuk melakukan isolasi di rumah,” kata Newsom.

Anies Tutup Bioskop dan Tempat Hiburan di DKI

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan status tanggap bencana virus corona (Covid-19). Dirinya meminta agar semua pelaku usaha tempat hiburan menghentikan kegiatan mereka untuk sementara waktu.

Kegiatan tempat hiburan akan dihentikan terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 5 April 2020 guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19. Kebiijakan yang diambil ini diiringi keputudan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

“Ini juga diiringi dengan kebijakan ada keputusan Dinas Pariwisata bahwa kita akan mengurangi kegiatan hiburan mulai hari Senin (23/3) yang akan datang,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat konferensi pers di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020).

Lebih lanjut Anies mengatakan, pembatasan gerak melalui penutupan lokasi-lokasi wisata tidak cukup. Sehingga penting juga dilakukan penutupan kegiatan hiburan.

“Penutupan kegiatan wisata milik pemerintah sudah dilakukan pekan lalu, mulai pekan ini kita harap dunia usaha untuk bersama-bersama, karena kalau hanya dikerjakan sebagian, dan sebagian lain memilih interaksi, maka penyebaran berjalan terus. Mulai Senin kita akan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” kata Anies.

Berikut daftar tempat hiburan yang ditutup di DKI Jakarta:

  1. Klab Malam
  2. Diskotek
  3. Pub/Musik
  4. Karaoke Keluarga
  5. Karaoke Executive
  6. Bar/Rumah Minum
  7. Griya Pijat
  8. Spa
  9. Bioskop
  10. Bola Gelinding
  11. Bola Sodok
  12. Mandi Uap
  13. Seluncur
  14. Arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan elektronik untuk orang dewasa

 

WHO Klaim Ada 20 Penemuan Vaksin Corona

JENEWA(Jurnalislam.com) – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) terus melakukan penelitian untuk menemukan vaksin yang paling efektif untuk mengobati pasien yang terjangkit virus corona atau Covid-19 di seluruh dunia.

Hasil kerjasama WHO dengan sejumlah ilmuwan di seluruh dunia, hingga saat ini sudah menemukan 20 vaksin virus corona yang sudah uji klinis dalam waktu singkat, ini dilakukan dalam kurun waktu 60 hari setelah identifikasi gen virus tersebut.

“Akselerasi proses ini benar-benar dramatis dalam hal apa yang dapat kami lakukan, membangun pekerjaan yang dimulai dengan SARS, yang dimulai dengan MERS dan sekarang digunakan untuk COVID-19,” Dr. Maria Van Kerkhove, Technical Lead WHO for Emergencies Program saat konferensi pers di kantor pusat organisasi di Jenewa pada Jumat (20/3/2020).

Namun vaksin tersebut di publik masih belum tersedia untuk publik. Para ilmuwan terkemuka mengatakan uji coba klinis dan persetujuan keamanan diperlukan agar vaksin itu bisa beradar di publik. Dan itu membutuhkan waktu hingga 18 bulan.

Mike Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan WHO, mengatakan uji coba itu perlu. Hanya ada satu hal yang lebih berbahaya daripada virus jahat “dan itu adalah vaksin yang buruk,” katanya.

“Kita harus sangat, sangat, sangat berhati-hati dalam mengembangkan produk apa pun yang akan kita suntikkan ke dalam sebagian besar populasi dunia,” katanya, seraya menambahkan bahwa uji coba manusia pertama pada vaksin yang dimulai minggu ini di AS.

“Kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya yang menyebutkan itu tidak akan pernah terjadi jika China dan negara-negara lain tidak berbagi urutan genetik COVID-19 dengan seluruh dunia.

Sumber: cnbcindonesia

Jerman Catat 3000 Kasus Corona Dalam Sehari

BERLIN(Jurnalislam.com) — Kepala Badan Kesehatan Jerman Robert Koch Institute (RKI) mencatat, jumlah kasus virus corona tipe baru atau Covid-19 melonjak 2.958 dalam 24 jam terakhir hingga Jumat (20/3) waktu setempat. Dalam 24 jam terakhir, 11 kematian tercatat sehingga total orang yang meninggal akibat pandemi virus corona di Jerman sebanyak 31 orang.

“Kami akan menghadapi lebih banyak kematian selama beberapa pekan ke depan, termasuk di sini di Jerman,” ujar Kepala RKI Lothar Wieler dikutip laman CNN International, Jumat (20/3). Wieler memperingatkan kapasitas rumah sakit di negara Eropa tersebut.

 

“Lebih banyak orang akan terinfeksi, lebih banyak orang akan dirawat di ruang gawat darurat, dan lebih banyak orang akan membutuhkan bantuan pernapasan. Oleh karena itu, kekhawatiran muncul bahwa tidak akan ada cukup tempat ventilator,” kata Wieler.

Dia juga memperingatkan bahwa kini Jerman berada pada masa awal dari wabah corona. Dia mendesak seluruh warga untuk menjaga jarak dalam bersama-sama memerangi pandemi. Meski, ia mengatakan, spesifikasi langkah kebijakan baru tetap bergantung pada otoritas lokal.

Dia kemudian mengeluarkan peringatan keras tentang kekuatan pandemi global yang mewabah di negaranya. “Jika masih ada orang di negara kita yang tidak percaya ini, yang tidak percaya pada saya, yang berpikir bahwa ini membuat panik, saya hanya bisa memanggil mereka untuk akhirnya membuka mata mereka pada kenyataan ini,” katanya. “Jika semua orang berpegang teguh pada apa yang ditetapkan, kita dapat memperlambat epidemi ini semaksimal mungkin,” ujarnya menambahkan.

Dilansir Deutsche Welle, Kantor Kanselir Jerman mengatakan, keputusan untuk mengarantina wilayah bergantung sepenuhnya pada perilaku warganya. Kepala Staf Angela Merkel, Helge Braun, akan mengumumkan hal penting pada Sabtu (21/3) waktu setempat dalam memutuskan kemungkinan penutupan atau lockdown (karantina wilayah) guna menangkal virus.

“Kami akan melihat perilaku masyarakat akhir pekan ini. Sabtu adalah hari yang menentukan, dan kami akan terus mencermati hal itu,” kata Braun.

Sumber: republika.co.id