Berita Terkini

Kemenag: Kami Masih Menunggu Pemberitahuan Resmi soal Haji

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Beredar informasi di media sosial bahwa Arab Saudi akan memberi izin secara terbatas bagi jemaah di luar negaranya untuk beribadah haji tahun ini. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.

“Jika benar bahwa Saudi membuka pemberangkatan haji 1442 H untuk jemaah dari luar negaranya, meski kuotanya terbatas, tentu ini harus kita syukuri. Alhamdulillah, karena jemaah Indonesia juga sudah menunggu lama, apalagi tahun lalu juga tertunda,” jelas Khoirizi di Jakarta, Senin (24/5/2021).

“Namun demikian, sampai saat ini kami belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang dibukanya pemberangkatan bagi jemaah di luar Saudi,” sambungnya.

Khoirizi memastikan Ditjen PHU terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk mendapatkan perkembangan informasi resmi dari Khadimul Haramain. “Info resmi ini penting sebagai rujukan pemerintah dalam mengambil kebijakan serta persiapan dan mitigasi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.

Jokowi Diminta Beri Penghargaan Tokoh Palestina Pro Kemerdekaan RI, Mohamammad Ali Taher

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan penghargaan kepada tokoh Palestina, Muhammad Ali Taher .

Ali Taher adalah tokoh sekaligus raja media Palestina yang telah membantu perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan.

Hidayat Nur Wahid atau biasa disapa HNW ini menilai pemberian penghargaan kepada Ali Taher sangat baik bila diwujudkan oleh Presiden Jokowi.

Hal tersebut diungkapkan HNW melalui akun Twitternya, @hnurwahid, Minggu (23/5/2021). ”

 

Niat Presiden Soekarno belum terlaksana untuk memberikan penghargaan atas jasa-jasa M Ali Taher, tokoh dan raja media Palestina, membantu perjuangan kemerdekaan RI. Saya usulkan dan sangat baik kalau diwujudkan olh Presiden @jokowi. #JasMerah. #FreePalestine. #WorldStandsWithPalestine,” kata HNW seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @hnurwahid.

Seperti diketahui, Mohamed Ali Eltaher atau orang Indonesia menyebutnya Muhammad Ali Taher adalah raja media dari Palestina yang memiliki peran tidak kecil dalam membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Muhammad Ali Taher lahir 1896 di Nablus, kota di Tepi Barat (West Bank) bagian utara, sekitar 49 kilometer utara Yerusalem, Palestina. Nablus, pada 72 M oleh kaisar Romawi Vespasianus dikenal dengan Flavia Neapolis, merupakan pusat perdagangan dan budaya Palestina.

Muhammad Ali Taher disebut sebagai saudagar kaya Palestina yang menyerahkan semua uangnya yang disimpan di bank Arabia untuk membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sumber: sindonews.com

 

MUI: Manfaatkan Genjatan Senjata untuk Tekan Israel

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menuturkan bahwa ini merupakan kesempatan untuk meredam secara nyata gempuran Israel terhadap Palestina yang sudah berlangsung terus menerus.

Untuk diketahui, Israel selama ini digembar-gemborkan memiliki angkatan perang dan pertahanan yang sangat kuat serta tidak bisa dijebol. Namun, faktanya tidaklah demikian. Buktinya, mereka kewalahan menghadapi roket-roket yang dilepaskan Hamas.

“Oleh karena itu, situasi yang seperti ini hendaknya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh dunia Arab untuk menekan Israel agar kembali ke posisinya semula dan melepaskan semua tanah rakyat dan bangsa Palestina yang mereka rampas dan duduki,” terang dia, Minggu (23/5).

Jika Israel tidak mau menyerahkannya, maka dunia Arab harus kompak dan bersatu untuk merebutnya kembali dengan menyerang Israel secara frontal dari semua lini, baik darat, laut maupun udara.

“Sampai Israel bertekuk lutut dan mau tunduk serta patuh kepada keputusan lembaga-lembaga internasional dan menghormati nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan yang luhur dan mulia tersebut,” tuturnya.

Ia pun menduga bahwa gencatan senjata ini adalah siasat Israel saja. “Saya tidak percaya Israel akan benar-benar berhenti untuk mencaplok dan merampas tanah serta menjajah rakyat dan bangsa Palestina,” pungkas Anwar.

Sumber: jpnn

Buya Hamka dan Halal bihalal yang Dikhianati

Oleh: Budi Eko Prasetiya

Halal bihalal adalah sebuah tradisi yang mengiringi perayaan Idul Fitri umat Islam di Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halal bihalal berarti hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan. Biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang. Sebuah tradisi kental dengan nilai kebaikan berupa silaturahmi, saling bermaafan dan ukhuwah.

Ada beragam versi tentang sejarah asal muasal halal bihalal. Ada yang menuliskan halal bi halal dikenalkan oleh interaksi pendiri NU KH Wahab Chasbullah dengan Bung Karno di tahun 1948. Di mana saat itu kondisi bangsa sedang genting akibat perseteruan politik.

Sejarah halal bihalal pun tidak bisa dilepaskan dari sosok Buya Hamka, tokoh Muhammadiyah dan Masyumi kala itu. Selepas Ramadhan di tahun 1963, beliau diundang oleh Bung Karno ke Istana Negara. Saat berjabat tangan dengan Bung Karno, beliau berucap “kita halal bihalal” yang kemudian dibalas denga cukup lantng pula oleh Bung Karno “halal bihalal” sehingga terdengar oleh yang hadir di ruangan Istana Negara tersebut.

Hubungan Buya Hamka dan Bung Karno memang merenggang sejak tahun 1960. Hal tersebut akibat provokasi PKI hingga terbitnya Keppres nomor 200 tahun 1960. Dalam Keppres tersebut disebutkan bahwa dalam 30 hari sesudah keputusan itu terbit, pimpinan Partai Masyumi harus menyatakan pembubaran partai. Jika menolak, maka Masyumi akan dinyatakan sebagai partai terlarang.

Akhirnya, PKI pun bertepuk sorak karena merasa di atas angin. Ulah mereka pun semakin menjadi-jadi menyudutkan Islam dan umat Islam. Akibat provokasi PKI para tokoh Islam ditangkapi, hingga muncullah desas-desus Buya Hamka juga akan ditangkap. Buya Hamka sempat menepis rumor tersebut karena sebelumnya sudah berikrar halal bi halal dan bersilaturahmi dengan Presiden Soekarno

Desas-desus itupun akhirnya terbukti. Pada 27 Januari 1964 bertepatan dengan 12 Ramadhan 1383 Hijriyah beliau bersama aktivis Masyumi ditahan dengan tuduhan  melakukan makar dan merencanakan pembunuhan atas Presiden Soekarno.

Dalam buku “Perjalanan Terakhir Buya Hamka, halaman 155” dituliskan: “Buya Hamka yakin dia tidak bersalah, sebab laporan itu palsu. Semua punya alibi. Tetapi “scenario” sudah diatur dan mereka harus mengaku. Ada yang sampai batuk berdarah karena pukulan, atau disetrum listrik.

Meskipun yakin tidak bersalah, tapi Buya Hamka akhirnya memilih putusan sulit untuk mengaku. Dia memilih “mengaku” daripada disiksa, karena merasa lebih membutuhkan tangan dan otaknya agar tidak rusak. Jika tangan dan otaknya rusak, maka beliau tidak akan bisa menulis dan berpikir lagi.

Manusia bisa saja membuat makar, tetapi makar Allahlah yang paling hebat. Akhirnya selama dua tahun di penjara beliau bisa merampungkan karya fenomenal beliau, tafsir Al Azhar.

Sejarah pun menjadi saksi, setelah 2 tahun beliau dipenjara, Presiden Soekarno lengser dan PKI dibubarkan dan dinyatakan menjadi partai terlarang.

Sejarah Buya Hamka akan selalu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa penguasa dan musuh-musuh politik Islam dapat melakukan tindakan-tindakan keji dan tak beradab, memenjarakan merekayasa, bahkan menghalalkan berbagai cara demi tercapainya tujuan duniawinya.

Kecam Israel, Raja Salman: Saudi Akan Berupaya Cegah Serangan Israel ke Yerusalem

SAUDI (Jurnalislam.com) – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, buka suara soal Israel-Palestina. Dalam komentar terbarunya akhir pekan kemarin, ia mengecam agresi Israel baik di Yerusalem maupun Jalur Gaza.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas akhir pekan, ia mengutuk serangan yang terjadi. Serangan itu, telah memakan korban jiwa 200 lebih warga Palestina, termasuk anak-anak dan wanita.

Raja Salman berjanji akan menjangkau semua pihak untuk menekan pemerintah Israel. “Kerajaan akan melanjutkan upayanya di semua tingkatan untuk mencegah serangan Israel di Yerusalem dengan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menekan pemerintah Israel,” tegasnya dikutip dari Arab News, Ahad (23/5/2021).

Ia mengaku berdoa untuk kesembuhan semua korban. Ia pun mengharapkan keamanan dan perdamaian secara penuh bagi rakyat Palestina.

Israel dan dua kelompok utama Palestina di jalur Gaza, Hamas dan Jihad Islam menyetujui gencatan senjata sejak Jumat (21/5/2021). Ini menjadi momen penting mengakhiri pertempuran selama 11 hari terakhir.

Melansir AFP, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan pernyataan resmi. Hal senada juga ditegaskan Hamas dan Jihad Islam.

Sumber: cnbcindonesia

 

 

Di Depan Kantor DPRD, Ribuan Warga Bima Gelar Aksi Bela Palestina

BIMA (Jurnalislam.com) – Aksi solidaritas untuk Palestina juga digelar Forum Umat Islam (FUI) Bima pada hari jumat (21/5/2021).

Aksi yang diikuti oleh ribuan masyarakat Kota Bima dan sekitarnya itu dimulai dari Masjid Agung Al-Muwahiddin menuju Kantor DPRD Kabupaten Bima dan Kantor Walikota Bima.

Ketua Forum umat islam (FUI) Bima Ustaz Asikin Bin Mansyur menyampaikan bahwa aksi solidaritas tersebut dalam rangka untuk membela kehormatan saudara sesama muslim yang ada di Palestina.

“Kita melakukan aksi solidaritas ini dalan rangka mengutuk dengan keras atas kebiadaban yang di lakukan oleh zionis Israel laknatullah atas kedzaliman yang telah mereka lakukan terhadap saudara kita yang ada di palestina,” katanya.

Selain itu, wakil ketua DPRD Kota Bima Taufik juga mengutuk dengan keras  kebiadaban Israel kepada kaum muslimin Palestina.

“Saya mewakili rekan rekan DPRD Kota Bima sangat mendukung aksi yang dilakukan oleg Forum Umat Islam pada siang ini. Siapapun yang merasa dirinya muslim maka wajib bagi dia untuk peduli terhadap saudaranya yang ada di Palestina.” tegasnya.

Reporter: Pramudia Bagus

Bersama M3RCI, Walikota Malang Ikut Aksi Bela Palestina

MALANG (Jurnalislam.com) – Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia (M3RCI) melakukan aksi dukungan untuk Palestina di Bundaran Tugu Kota, Malang pada Jum’at (21/5/2021).

Dalam aksi yang diikuti ribuan peserta tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, serta Aremania turun hadir menyampaikan dukungannya.

Dalam aksi damai itu, beberapa tokoh umat Islam Malang melakukan orasi. Para peserta juga mengibarkan bendera Indonesia merah putih dan Palestina sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Koordinator M3RCI, Karim Basalamah mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas dukungan untuk umat muslim di Palestina yang menjadi korban serangan militer Zionist Israel.

“Ini sebagai bentuk simpati dan solidaritas kami sesama umat muslim turut merasakan duka yang dirasakan saudara kita di Palestina. Kedaulatannya juga diakui, termasuk kita umat dari Indonesia,” kata Karim.

“Namun hingga saat ini, Israel masih terus saja merongrongnya. Kami mengutuk keras dan meminta Israel berhenti menyerang Palestina,” imbuhnya.

Sementara Walikota Malang Situaji juga mengajak masyarakat untuk terus membantu dan mendoakan rakyat Palestina yang saat ini masih terus mengalami penjajahan dari bangsa Yahudi Israel.

“Iringi dengan doa juga tiap setelah sholat subuh. Dan saya akan juga berlokasi, silakan nanti panitia ke Kantor,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, panitia melelang barang mulai Sajadah, Kacamata, Emas sampai ada 2 Rumah untuk di lelang dan hasilnya di donasikan ke Palestina. Acara tersebut diakhiri dengan Doa dari Habib Asadullah bin Alwi Alaydrus.

M3RCI juga menyampaikan Pernyataan Sikap yang dibacakan oleh ustad Ir. Andri Kurniawan. Adapun Isi Pemikiran M3RCI Bela Palestina, sebagai berikut:

1. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia mendukung Pemerintah RI untuk tegas kepada Israel agar agresi yang dilakukan Israel secepatnya dihentikan, dikarenakan telah banyak perempuan dan anak-anak yang menjadi korban;

2. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia prihatin atas yang dialami warga Palestina, dan mengecam keras tindakan Israel yang menciptakan tragedi kemanusiaan karena terlalu banyak menimbulkan korban nyawa manusia yang tidak berdosa.

3. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia mendesak Pemerintah RI agar memprotes keras atas tindakan Israel dengan menolak tawaran apapun dari Israel selama Israel masih belum dapat menciptakan perdamaian dengan Palestina;

4. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia mendorong kepada Pemerintah RI untuk terus aktif di kancah dunia internasional agar dunia internasional mendesak Israel untuk menghentikan kekerasan yang dilakukannya kepada warga
sipil dan menyelamatkan warga Palestina, baik itu dengan menegakkan hukum Internasional di dewan keamanan perserikatan Bangsa-Bangsa, resolusi PBB dan consensus internasional;

5. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia siap membantu Pemerintah RI ikut dalam menegakkan konstitusi Indonesia yang menegaskan kemerdekaan adalah hak segala bangsa serta menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial, sesuai dengan peraturan yang berlaku;

6. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia siap menjadi relawan dalam bentuk pengumpulan donasi dan tenaga penyalur bantuan apabila pemerintah RI membutuhkannya karena sifat keprihatinan yang mendalam serta sikap ukhuwah islamiyah dan ukhuwah insaniyah melihat penderitaan saudaranya.

7. Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia dalam memperjuangkan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial ini InsyaAllah
menggunakan cara bilhikmah agar tidak terjadi kontra produktif dengan
pemerintah RI karena dasar pemikiran ini dari hati yang tulus bukan dengan
emosional dan mendengarkan solusi yang disampaikan para Ulama, Habaib, Kiai, Ormas, Partai Politik dan Tokoh Masyarakat.

Usai pembacaan surat pernyataan sikap tersebut diserahkan dan diterima oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.

Reporter: Abdullah

Blokir Konten Pro Palestina, Facebook Minta Maaf

GAZA (Jurnalislam.com) – Facebook meminta maaf kepada Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh dalam pertemuan virtual pada hari Selasa (18/5/2021) setelah adanya keluhan tentang menyensor konten pro-Palestina.

Pejabat Palestina meninggalkan pertemuan pada hari Selasa dengan kesan bahwa Facebook telah mengakui ada “masalah yang melekat dengan algoritma mereka” dan bahwa mereka telah berjanji untuk menanganinya, menurut akun pertemuan yang dibagikan dengan berita TIME oleh Husam Zomlot, kepala misi Palestina ke Inggris

Zomlot mengatakan bahwa tim Facebook, yang diwakili oleh wakil presiden perusahaan untuk urusan global Nick Clegg, mengakui bahwa Facebook telah secara tidak akurat memberi label kata-kata tertentu yang biasa digunakan oleh orang-orang Palestina, termasuk “martir” dan “perlawanan,” sebagai hasutan untuk melakukan kekerasan.

“Mereka berjanji akan meninjau kembali dan mengevaluasi kembali kerangka kerja mereka,” kata Zomlot.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh wakil presiden Facebook untuk kebijakan publik global, Joel Kaplan, dan kepala kebijakan Timur Tengah dan Afrika Utara Azzam Alameddin.

Pengguna media sosial dari Palestina dan di seluruh dunia telah mengunggah dan membagikan video dan gambar tentang pasukan Israel dan kekerasan pemukim di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem, dan agresi Israel di Jalur Gaza, menggunakan tagar #SaveSheikhJarrah dan #GazaUnderAttack, dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab.

Namun, situs media sosial, termasuk Twitter, Facebook, dan Instagram, telah menyensor, membatasi, dan menutup akun mereka, membungkam suara mereka saat berperang melawan pendudukan.

Hashtag lain, Al-Aqsa dalam bahasa Arab, juga telah disembunyikan oleh Instagram, karena, seperti yang diklaim, “konten mungkin tidak memenuhi Pedoman Komunitas Instagram”.

Tagar tersebut digunakan untuk menutupi kekerasan pemukim dan pasukan serta serangan terhadap warga Palestina di halaman masjid al-Aqsa.

Sementara itu, Instagram milik Facebook yang di-tweet sedang menghadapi masalah teknis pada 6 Mei, setelah ratusan orang mulai melaporkan penyensoran.

Menanggapi pertanyaan dari TIME, juru bicara Facebook tidak menyangkal bahwa tim Clegg telah meminta maaf kepada pihak Palestina atas episode Al-Aqsa, atau bahwa perusahaan telah berkomitmen untuk meninjau kembali dan mengevaluasi ulang cara menangani postingan dan bahasa serupa.

“Pikiran kami bersama semua orang yang terpengaruh oleh kekerasan mengerikan yang sedang berlangsung,” kata juru bicara itu dalam sebuah pernyataan kepada TIME, Jumat.

“Menanggapi kekerasan, kami bekerja untuk memastikan layanan kami menjadi tempat yang aman bagi komunitas kami. Kami akan terus menghapus konten yang melanggar Standar Komunitas kami, yang tidak mengizinkan perkataan yang mendorong kebencian atau hasutan untuk melakukan kekerasan, dan akan secara proaktif menjelaskan dan mempromosikan dialog tentang kebijakan ini kepada pembuat kebijakan.”

“Kami juga secara aktif bekerja untuk menanggapi kekhawatiran tentang penegakan konten kami. Pertemuan ini adalah upaya untuk memastikan bahwa semua pihak mengetahui langkah-langkah yang telah diambil perusahaan, dan akan terus diambil, untuk menjaga keamanan platform. ”

Lima hari sebelum Facebook bertemu dengan Perdana Menteri Palestina, delegasi Facebook termasuk Cutler, Clegg dan Kaplan bertemu dengan Menteri Kehakiman Israel, Benny Gantz.

Pada pertemuan itu, pada 13 Mei, Gantz menekan Facebook untuk mengambil tindakan lebih keras terhadap “elemen ekstremis yang berusaha merusak negara kita,” menurut pernyataan dari kantornya.

“Gantz meminta mereka untuk berkomitmen menghapus konten dari situs media sosial mereka yang memicu kekerasan atau yang menyebarkan disinformasi, dan menekankan pentingnya menanggapi dengan cepat permohonan dari biro dunia maya pemerintah,” kata pernyataan itu.

Seorang pejabat di Kementerian Kehakiman Israel mengatakan kepada TIME pada hari Jumat bahwa dalam seminggu sejak pertemuan dengan Facebook, mereka telah memperhatikan peningkatan kecepatan Facebook dalam menangani permintaan penghapusan Israel.

“Menjelang pertemuan, Kementerian Kehakiman kecewa dengan tanggapan Facebook,” kata pejabat itu.

“Namun dalam pertemuan tersebut, mereka memang menyuarakan kesediaan untuk merespon dengan lebih tegas, penuh dan cepat, dan selanjutnya ada beberapa perbaikan. Kami ingin melihat respons yang lebih besar di masa mendatang. ”

Zomlot, mengatakan dia telah mengangkat masalah bias algoritmik dengan Facebook.

“Mesin militer Israel benar-benar menjalankan algoritme mereka,” katanya kepada TIME. “Dan tujuan utamanya adalah untuk membungkam suara-suara Palestina tentang segala hal yang berhubungan dengan ketidakadilan.”

Gencatan Senjata, Konvoi Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuki Gaza

GAZA(Jurnalislam.com)- Konvoi truk yang membawa bantuan kemanusiaan mulai melewati Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom, setelah dibuka kembali oleh Israel. Konvoi truk itu membawa obat-obatan, makanan dan bahan bakar yang sangat dibutuhkan penduduk Gaza.

Bantuan itu mulai masuk ke Gaza, beberapa hari setelah Israel dan Hamas sepakat untuk melakukan gencatan senjata, yang mengakhiri pertempuran selama 11 hari.

Dana Tanggap Darurat Pusat PBB mengatakan, telah mengeluarkan USD 18,5 juta untuk upaya kemanusiaan ke Gaza.

Sementara itu, tidak lama setelah pengumuman gencatan senjata, penduduk Gaza mulai keluar dari rumah-rumah mereka, memeriksa tetangga, memeriksa bangunan yang hancur, mengunjungi laut, dan menguburkan jenazah mereka.

Tim penyelamat di sana mengatakan, mereka bekerja dengan sumber daya yang sedikit untuk menjangkau korban yang masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Nazmi Dahdouh yang berusia 70 tahun menuturkan, saat ini dia harus tinggal di dalam tenda setelah rumahnya hancur terkena roket Israel.

“Kami tidak punya rumah lain. Saya akan tinggal di tenda di atas puing-puing rumah saya sampai dibangun kembali,” ucapnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (24/5/2021).

sumber: sindonews.com

 

Seratus Juta Rupiah Patungan Jamaah Masjid Muhajirin Banten untuk Palestina

SERANG (Jurnalislam.com)– Tragedi penyerangan Israel terhadap Palestina akhir Ramadhan hinggal awal Syawal lalu, tidak hanya membangkitkan kemarahan umat Islam namun pun menguatkan solidaritas dan kepedulian umat Islam diseluruh dunia.

Berbondong-bondong tidak hanya aksi solidaritas di berbagai penjuru dunia dari Eropa hingga Asia, namun pun penggalangan dana untuk membantu saudara muslim Palestina yang di bombardir penjajah Israel.

Seperti yang dilakukan oleh DKM Al-Muhajirin Perumahan Taman Krakatau didukung oleh Forum Komunikasi (FOKUS) DKM Serdang-Waringin di kabupaten Serang Banten melakukan aksi “Sepekan Penggalangan Dana Untuk Palestina” dimulai dari saat Shalat Idul Fitri 13 Mei 2021 hingga 22 Mei 2021.

“Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina dalam mempertahankan Masjidil Aqsa dari serangan penjajah Israel” ujar Noviar Abu Romfiz selaku ketua DKM  Al-Muhajirin Taman Krakatau kepada Jurnalislam.com.

Penggalangan dana dilakukan melalui kotak infak Id dan kotak Jumat, hingga jemput donasi warga di RT 01 hingga 08 di RW 08 dan Zona Piazza Perumahan Taman Krakatau. Puncak Penggalangan Dana : Longmarch Aksi Kemanusiaan Mendukung Perjuangan Rakyat Palestina pada hari Sabtu, 22 Mei 2021

“Long march dilakukan sebagai bentuk syiar bahwa masyarakat di lingkungan Taman Krakatau peduli akan penderitaan saudaranya di bumi Palestina, oleh karena itu bukti dukungan dengan memanjatkan doa-doa terbaik agar rakyat Palestina dapat merdeka  dan dengan sedekah donasi kepada Palestina. Karena sedekah adalah bukti keimanan terhadap Allah SWT” kata Noviar.

Long march berawal dari Masjid Al-Muhajirin kemudian menyusuri jalan utama perumahan Taman Krakatau dan finish di Masjid Taman Krakatau lagi. Dalam perjalanan long march diselingi orasi-orasi dari beberapa ustadz seperti Ustadz Astho mewakili DKM se-Taman Krakatau, Ustadz Salim Asoba dari Sahabat Palestina Memanggil dan Ustadz Parjiman dari FOKUS DKM dan doa oleh Ustadz Kodiran.

Seratus juta lebih untuk Palestina dari masyarakat perumahan Taman Krakatau Serang Banten sebuah solidaritas yang luar biasa.

“Keberhasilan penggalangan dana ini pun tak luput dari the power of emak-emak yang sigap dalam penjemputan donasi oleh Bidang Kemuslimahan Masjid Al-Muhajirin yang diketuai oleh ibu Yuyun Nuryulianti” imbuh Noviar.

“Dana Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina kita salurkan melalui Lembaga Sahabat Palestina Memanggil, dan sudah diserahkan secara Simbolis oleh Ketua Bidang Kemuslimahan Al-Muhajirin Ibu Yuyun Nuryulianti kepada Presiden SPM Wilayah Provinsi Banten Ustadz Salim Assoba disaksikan Ketua DKM Al-Muhajirin Noviar dan Penasihat H. Anang Supriyanto.

Terima kasih kami ucapkan kepada para Donatur Masyarakat dilingkungan Taman Krakatau dan sekitarnya yang telah menyumbangkan dan menyisihkan hartanya untuk mendukung perjuangan rakyat palestina serta kepada seluruh panitia yang sudah mengumpulkan dan menggalang dana sejak Iedul Fitri hingga Aksi Long March. Semoga  apa yang sudah dilakukan dicatat sebagai Ahsanul Amala amal terbaik disisi Allah SWT” tutup Noviar.

 

Reporter : Jumi Yanti Sutisna