Berita Terkini

Pelajar Diminta Aktif Mengabarkan Kondisi Kaum Muslimin

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Ratusan pelajar dari berbagai Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Karanganyar mengikuti kajian bertema ‘Human Cricis’ (krisis kemanusiaan) di Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (22/4/2017).

Acara yang diselenggarakan oleh Kajian Pemuda Pemudi Islam Bersinergi (INSPIRASI) itu menghadirkan pembicara dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah, Ma’aruf Effendy.

Selain memaparkan kondisi sejumlah negara yang tengah dilanda krisis kemanusiaan, Ma’aruf juga berharap generasi muda Islam berperan aktif dalam mengabarkan kondisi tersebut dengan memanfaatkan teknologi.

“Harapan kami agar para pemuda bisa memanfaatkan alat informasi yang semakin canggih ini untuk menyampaikan kabar tentang kondisi umat Islam kepada masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Burhan Hanafi menyampaikan, acara itu diselenggarakan untuk membangun empati generasi muda atas banyaknya tragedi kemanusiaan yang melanda negeri-negeri kaum muslimin.

“Kami mempunyai keinginan supaya setiap jiwa pemuda-pemudi mempunyai rasa empati yang nyata terhadap banyaknya kasus human crisis,“ kata Ketua Panitia, Burhan Hanafi.

INSPIRASI adalah wadah organisasi-organisasi kepemudaan di Kabupaten Karanganyar yang peduli akan dakwah Islam.

Reporter: Arie Ristyan

Bom Al Shabaab Hantam Kendaraan Militer Somalia, 6 Pasukan Tewas

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Sebuah kendaraan militer dihantam sebuah bom pinggir jalan di wilayah semi-otonom Puntland, Somalia, pada hari Ahad (23/4/2017), menewaskan sedikitnya enam tentara dan melukai delapan lainnya.

Cabang faksi jihad al-Qaeda di Somalia, al-Shabab, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terjadi di pinggiran kota pelabuhan Bosasso di kawasan itu, lansir Aljazeera.

Al-Shabab berjuang untuk menggulingkan pemerintah negara Afrika yang dibentuk Barat dan ingin memerintah negara tersebut sesuai dengan hukum syariah Islam.

Al-Shabab juga ingin mengusir pasukan Uni Afrika Somalia AMISOM yang membantu mempertahankan pemerintah pusat negara tersebut.

Mohamed Ibrahim, seorang mayor di Puntland, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kendaraan tersebut, sebuah truk pickup, berasal dari perbukitan Galgala, sekitar 40km barat daya Bosasso.

“Pasukan militer kami menghantam sebuah bom pinggir jalan hari ini, enam tentara tewas, delapan lainnya luka-luka,” kata Ibrahim, menambahkan dua orang yang terluka dalam kondisi serius.

Sheikh Abdiasis Abu Musab, jurubicara operasi militer al-Shabab, mengatakan bahwa kelompok mereka melakukan pemboman tersebut. “Kami berada di balik serangan tersebut,” katanya.

Al-Shabab pernah menguasai sebagian besar Somalia tapi pada tahun 2011 lalu mereka mundur dari ibukota Mogadishu dan sejak itu kehilangan benteng besar di sejumlah daerah.

Namun kekuatannya tetap merupakan ancaman yang hebat dan terus melakukan pemboman terhadap sasaran militer dan pejabat pemerintah di Mogadishu dan tempat lain.

Secara resmi disebut Puntland State of Somalia, wilayah di Somalia timur laut ini menyatakan otonomi pada tahun 1998, namun tidak menginginkan kemerdekaan

Lama dalam Ketegangan, Pemimpin Mesir Kunjungi Raja Arab Bahas Hubungan Strategis

RIYADH (Jurnalislam.com) – Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi tiba di Riyadh pada hari Ahad (23/4/2017) untuk melakukan pembicaraan dengan Raja Saudi Salman.

Kunjungan kenegaraan itu terjadi setelah ketegangan berbulan-bulan antara kedua Negara sekutu tersebut.

Sisi disambut oleh raja Saudi pada saat tiba di bandara udara King Salman di Riyadh, kantor berita resmi SPA melaporkan, lansir Anadolu Agency.

Kepresidenan Mesir mengatakan bahwa pembicaraan antara kedua pemimpin tersebut akan memperkuat hubungan strategis antara kedua negara dan juga isu-isu yang menjadi perhatian bersama.

Kairo dan Riyadh berselisih mengenai sejumlah isu politik, di antaranya konflik Suriah.

Pada bulan Oktober, Mesir memilih sebuah resolusi yang didukung oleh Rusia untuk Suriah yang dilanda perang, yang ditentang oleh Arab Saudi.

Pada bulan yang sama, perusahaan Aramco Arab Saudi menghentikan pengiriman minyak ke Mesir, yang dikatakan pejabat Mesir untuk alasan “komersial”. Pengiriman dikirim kembali bulan ini.

Ini Tiga Tujuan Aksi Bela Islam Menurut Imam Besar FPI

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, mengatakan bahwa Aksi Bela Islam yang diselenggarakan selama ini memiliki tiga tujuan.

Pertama, mengalahkan penista agama di medsos. Dalam rangka ini, telah dibentuk barisan netizen pembela Islam yang militan, disebut sebagai Laskar Cyber Muslim. Jumlahnya diperkirakan sebanyak 3 juta.

“Alhamdulillah, Laskar Cyber Muslim memenangkan pertempuran di alam maya. Kalau ada akun yang menghina Islam, serang!” kata Habib dalam peringatan Isra Mi’raj di Majelis Taklim Miftahul Ulum, Mekarsari, Jawa Barat, Ahad (23/4/2017) malam.

Kedua, mengalahkan si penista agama di pilkada DKI Jakarta. Seperti tujuan pertama, tujuan kedua ini pun telah tercapai.

Sementara tujuan ketiga adalah mengalahkan si penista agama di pengadilan.

“Kita jangan mau kalah. Kita kejar terus kasus ini. Kita perlihatkan bahwa kita mengikuti prosedur hukum dan konstitusional. Kita menuruti aturan main. Ada yang menista agama, kita bawa ke polisi, kita bawa ke proses pengadilan. Hukum akan ditegakkan,” tegasnya.

Sumber: RMOL

Terjebak dalam Pertempuran, 90 Warga Sipil Tewas di Mosul Barat

NINEVEH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 90 warga sipil dilaporkan tewas dalam bentrokan mematikan antara pasukan Irak dan kelompok Islamic State (IS) di Mosul barat.

Seorang petugas Rapid Response mengatakan bahwa korban telah ditangkap dalam pertempuran antara militan dan pasukan Irak yang berusaha merebut distrik Al-Thawra di sisi barat kota.

“Sejumlah mayat masih terjebak di bawah puing-puing rumah yang hancur,” kata petugas kepada Anadolu Agency, Ahad (23/4/2017), meminta anonimitas karena pembatasan berbicara dengan media.

Dia mengatakan lebih dari 30 rumah telah hancur dalam pertarungan di Al-Thawra.

Petugas tersebut kemudian menuduh pasukan Irak “kurang memperhatikan keamanan warga sipil” selama pertarungan anti-IS.

“Pasukan bersikeras untuk maju ke daerah sipil, terutama setelah terus menderita kerugian dalam konfrontasi melawan pasukan IS,” katanya.

Menurut perwira Irak, pasukan IS telah mengambil sejumlah sandera saat melarikan diri dari distrik Al-Thawra, yang direbut pasukan Irak dari IS pada hari Kamis.

“Mereka menculik sejumlah warga sipil tak bersenjata di bawah todongan senjata ke daerah lain di Mosul barat,” katanya.

Pada bulan Februari, pasukan darat Irak – yang didukung oleh kekuatan koalisi pimpinan AS – memulai operasi baru untuk mengambil alih posisi IS dari Mosul barat, kubu terakhir IS di Irak utara.

Serangan yang sedang berlangsung merupakan bagian dari operasi lebih luas yang diluncurkan Oktober lalu untuk merebut kembali seluruh kota, yang diduduki IS pada pertengahan 2014.

Targetkan Peraturan Syariah, Partai di Inggris Kampanyekan Larangan Burqa

LONDON (Jurnalislam.com) – Partai Kemerdekaan Inggris (UK Independence Party-UKIP) mengatakan akan menerapkan larangan burqa dalam manifesto partai mereka, yang diperkirakan akan dipublikasikan pada hari Senin (24/4/2017), menurut pemimpin partai tersebut pada hari Ahad (23/4/2017).

Paul Nuttal mengatakan dalam acara Andrew Marr Show di BBC One bahwa partai tersebut juga akan menargetkan peraturan Syariah di Inggris sebagai bagian dari kampanye mereka.

“Kami memiliki risiko keamanan yang tinggi saat ini dan agar CCTV efektif, Anda perlu melihat wajah setiap orang,” kata Nuttal.

“Kedua, ada masalah integrasi, saya tidak percaya Anda bisa berintegrasi sepenuhnya dan menikmati hasil masyarakat Inggris jika Anda tidak dapat melihat wajah semua orang,” tambahnya.

Nuttal mengatakan bahwa kebijakan partai tersebut tidak menyebutkan Muslim. Tentang larangan Syariah, dia mengatakan bahwa tidak ada usulan serupa untuk melarang pengadilan agama Yahudi karena penduduk Yahudi lebih kecil dari populasi Muslim.

“Integrasi justru semakin memburuk di Inggris saat ini, bukannya semakin baik. Larangan [burqa] ini akan membantu, “dalihnya.

“Ini bukan serangan khusus pada umat Islam, ini semua tentang integrasi,” tambahnya.

Kawal Sidang Ahok Besok, Habib Rizieq Imbau Massa Waspadai Penyusup

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Rencana kedatangan massa umat Islam untuk mengawal lanjutan sidang kasus penitaan agama di Auditorium Kementan pada hari Selasa (25/4/2017) besok dibenarkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Ia mengimbau umat Islam untuk mengikut komando ulama dan waspada akan penyusupan yang bisa merusak aksi damai tersebut.

“Kita datang untuk mengawal kasus ini. Bukan untuk membuat kerusuhan. Ikuti komando ulama. Jangan sampai ada penyusupan di tengah barisan kita,” katanya dalam peringatan Isra Mi’raj di Majelis Taklim Miftahul Ulum, Ahad (23/4/2017) malam.

Menurut Habib Rizieq, hakim mempunyai hak mutlak untuk melihat, membaca dan menilai, serta memutuskan vonis untuk terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dengan demikian masih ada peluang hakim menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada Ahok, seperti hukuman kepada terdakwa kasus penistaan agama lainnya.

Habib Rizieq menilai tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan sebelumnya menunjukkan kepongahan aparat penegak hukum.

“Seharusnya mereka tidak menciptakan kondisi yang membahayakan bangsa dan negara dengan melindungi penista agama,” ujarnya.

Habib Rizieq juga mengatakan, dirinya tidak bisa mendampingi umat Islam dalam aksi mengawal persidangan Ahok karena di saat yang sama dirinya akan diperiksa di Mapolda Metro Jaya sebagai saksi. Selain Habib, polisi juga akan memeriksa istrinya dan pamannya.

Sumber: RMOL

3 Anggotanya Dibunuh, Abu Sayyaf Sembelih Tentara Filipina

FILIPINA (Jurnalislam.com) – Seorang tentara Filipina yang diculik pekan lalu di Filipina selatan oleh kelompok Abu Sayyaf ditemukan dipenggal beberapa jam setelah tentara pemerintah membunuh tiga anggota kelompok Abu Sayyaf dalam bentrokan di tempat lain.

Kepala Sersan Anni Siraji dari Batalyon Infanteri ke-32 Angkatan Darat ditemukan dalam jarak 50 meter dari tubuhnya di kota Patikul di Sulu, Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana, komandan the Joint Task Force Sulu, mengatakan, lansir Aljazeera, Ahad (23/4/2017).

Sobejana mengatakan bahwa Siraji kemungkinan diculik dan dieksekusi karena keterlibatannya dalam inisiatif perdamaian di Sulu.

“Dia terlibat dalam upaya perdamaian, dia sebenarnya bukan kombatan, kami menugaskan dia karena dia adalah seorang Tausog [seperti kebanyakan anggota Abu Sayyaf],” katanya.

Sebelumnya pada hari Ahad, militer mengatakan bahwa tentara telah membunuh lagi tiga anngota Abu Sayyaf di pulau resor Bohol dimana mereka bersembunyi setelah gagal menculik wisatawan.

Militer mengejar dua atau tiga gerilyawan lainnya yang masih berada di Bohol, jauh ke utara benteng mereka di ujung selatan negara yang mayoritas penduduknya Kristen.

“Kami memiliki laporan yang menunjukkan bahwa mereka juga terluka dan kehabisan persediaan,” kata Kolonel Edgard Arevalo, kepala kantor urusan public militer.

KOKAM Dilarang Terlibat dalam Pembubaran Kegiatan Ormas

BANTUL (Jurnalislam.com) – Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak melarang anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) terlibat kegiatan atau upaya pembubaran organisasi lain meski melanggar aturan.

“Kalau ada kelompok lain yang membuat acara entah itu punya izin resmi atau tidak, jangan sekali-kali anda semua ikut membubarkan,” katanya saat Apel Akbar Kokam se-Bantul di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (23/4/2017) sore.

Menurutnya, KOKAM atau barisan muda di bawah koordinasi PP Pemuda Muhammadiyah boleh tidak setuju atau tidak menyukai kegiatan maupun acara yang digelar kelompok lain karena bertentangan dengan visi misi organisasi ini. Ia menyinggung pembubaran acara-acara yang diselenggarakan oleh salah satu ormas pengusung kekhilafahan.

“Anda bisa tidak setuju dengan wacana kekhalifahan, tapi jangan sekali-kali menjadi hakim dari wacana itu. Karena yang boleh ambil keputusan melanggar UU atau tidak, apakah perlu ditindak secara hukum atau tidak itu pihak kepolisian” katanya.

Dengan demikian, lanjut Dahnil, anggota KOKAM diminta jangan sekali-sekali berlaku anarkis dan memperlihatkan kekerasan atas apa yang tidak sesuai dengan ideologi, sebab sikap seperti itu bukan watak dan karakter Muhammadiyah.

“Kalau anda tidak setuju adanya sebuah acara datang di acara itu, hadir dengan membawa otak dan nalar, diskusikan dan bantah apa yang mereka wacanakan, karena negara ini demokrasi. Itu sudah jadi komitmen kita bersama,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, jangan sekali-kali anggota KOKAM mengambil alih fungsi kepolisian, sehingga apabila ada pelanggaran UU, tidak sesuai aturan dan keadaban publik serahkan sepenuhnya kepada aparat negara untuk diproses sebagaimana mestinya.

“Laporkan ke polisi, kalau pak polisi lambat, ajak bareng-bareng, jangan ambil peran polisi. Biarkan tugas penegakan hukum serahkan ke polisi, tugas kita hanya mengawal, memastikan proses hukum berjalan semestinya,” katanya.

Dahnil juga mengharapkan, kalau ada kegiatan atau kebijakan yang tidak sesuai dengan ideologi negara atau melanggar aturan sampaikan kritik, bahkan kalau perlu menempuh jalur hukum sesuai prosedur yang ada.

“Itu pesan penting dari PP Pemuda Muhammadiyah terutama teman-teman Kokam se-Bantul yang lulus dari diklatsar beberapa hari lalu,” katanya.

Sumber: Antara

Thousands of New Muslims Gathered at TSM Mosque

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Thousands of New Muslims attended the gathering of converts in Bandung Raya at the TSM Mosque, Sunday (04/23/2017).

TSM mosque has the capacity to accommodate about 700 visitors but because the number of converts in attendance, they also cumpled in the yards and surrounding visinity of the mosque. Included in the event was Ustaz Felix Siauw and he gave a sermon.

“I’m not sure about the number of converts in attendence but the sheer volume was beyond the capacity of the TSM mosque, “said the committee of the Muallaf (converts) Muayaf Bandung Raya as quoted by ‘Republika’.

The sheer volume of the congregation, he said, was because many converts were from the public population “We held the ‘friendship of converts event ‘ because we want to embrace the converts, to ensure they do not to walk alone and fragmented.

So they can embrace all aspects, “he said. He also added, the purpose of this event is because it wants to support the new converts who are spreading out in the city of Bandung.

So we are enjoining ‘ukhuwah’ (family values and friendship) among our fellow converts. “This is the first time we had an open event for converts which was open to the public,” he concluded.

Reporter: Ally Muhammad Abduh

Translator: Taznim