Berita Terkini

Bentrokan di Masjid Al Aqsha Kembali Memanas 1 Gugur dan 126 Terluka

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Seorang warga Palestina pada hari Kamis (27/7/2017) menyerah pada luka-luka yang dideritanya dalam bentrokan dengan pasukan Israel di sekitar Masjid Al-Aqsha di Yerusalem, Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan.

Kematian tersebut menambah jatuhnya korban di sekitar lokasi suci, saat tiga warga Muslim Palestina terbunuh pada Jumat lalu memprotes tindakan di sekitar tempat suci tersebut. Tiga orang Israel juga tewas dalam serangan balasan di sebuah pemukiman illegal Yahudi di Tepi Barat yang dijajah.

Menurut petugas kesehatan, sekitar 126 warga Palestina juga terluka pada hari Kamis saat orang-orang Palestina kembali ke Masjid untuk beribadah, setelah Israel memindahkan detektor logam.

40 terluka oleh peluru karet, 86 menderita inhalasi gas air mata, dan sedikitnya 15 patah tulang, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan kepada Anadolu Agency. Sebanyak 21 orang dipindahkan ke rumah sakit di Yerusalem, tambahnya.

Perayaan umat Islam kembali ke Masjid Al-Aqsha di Yerusalem berubah pada Kamis siang kemarin ketika bentrokan tiba-tiba pecah antara pasukan Israel dan pemuda Palestina.

Rakyat Palestina, yang sangat gembira untuk kembali setelah hampir dua pekan memprotes langkah-langkah keamanan Israel yang baru, masuk melalui gerbang Bab Hutta ke tempat suci, namun mereka yang sudah berada di dalam mulai melempar batu setelah mereka mendengar suara granat setrum dari jalur setapak sampai ke pintu gerbang.

Meskipun pengeras suara Masjid mendesak orang untuk mundur dan berdoa, banyak yang terus bentrok dengan pasukan Israel, yang selusin di antaranya maju ke kompleks untuk membubarkan orang banyak.

Pada satu titik pasukan Israel memaksa semua orang masuk ke Masjid, pasukan pejajah zionis melemparkan granat setrum saat orang mencoba menutup pintu, seorang reporter Agency Anadolu melihat di tempat kejadian.

Polisi zionis juga menutup gerbang Kota Tua Yerusalem dan mencegah orang-orang Palestina masuk, Firas al-Dibs, juru bicara Wakaf Islam Yerusalem, mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Polisi mengerahkan puluhan pasukan Israel di gerbang, menutup kompleks suci tersebut, dan mencegah orang-orang Palestina untuk sholat di masjid,” tambahnya.

Sementara itu, ribuan orang bergabung dengan doa bersama yang dipimpin oleh imam Masjid Al Aqsha, yang telah diangkat ke pundak orang banyak yang sedang merayakan.

Kejadian tersebut menyusul tindakan penjajah Israel yang setuju untuk menghapus detektor logam kontroversial, yang dipasang setelah baku tembak 14 Juli yang mematikan di tempat suci tersebut. Warga Palestina menolak untuk menerima langkah-langkah keamanan baru, menyebut mereka bagian dari upaya Israel untuk menguasai Masjid Al-Aqsha.

Kota Yerusalem suci bagi ketiga anggota agama Ibrahim – Muslim, Yahudi dan Kristen – dan Masjid Al-Aqsha adalah wakaf umat Islam dan mewakili situs tersuci ketiga di dunia Islam.

Serangan Udara AS Bunuh 29 Warga Sipil Raqqa

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sebuah rentetan serangan udara koalisi pimpinan agresor AS membunuh 29 warga sipil pada hari Rabu (27/7/2017) di Raqqa Suriah, yang setengahnya masih dikuasai IS, kata sebuah monitor. “Sedikitnya delapan anak termasuk di antara korban tewas,” kata Kepala Observatorium HAM Suriah Rami Abdel Rahman.

Didukung oleh koalisi pimpinan AS, Pasukan Demokrat Suriah telah melakukan serangan selama sebulan di Raqa dan telah berhasil merebut separuh kota tersebut, menurut Observatorium tersebut.

Sebelumnya dilaporkan bahwa aliansi yang didukung AS telah menggulingkan kelompok Islamic State (IS) dari separuh benteng Suriah mereka di Raqqa, sebuah monitor mengatakan Rabu, kurang dari dua bulan setelah pergerakannya memasuki kota tersebut.

“Pasukan Demokrat Suriah sekarang menguasai 50 persen kota Raqqa meskipun ada perlawanan sengit yang dilakukan oleh IS,” kata Rami Abdel Rahman dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Pasukan Arab dan Kurdi SDF masuk ke Raqqa pada tanggal 6 Juni setelah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyisir wilayah yang dikuasai IS di sekitar kota Suriah utara.

Article 59 Paragraph 3 Perppu 2/2017 Assessment of the Nature of a Dictatorial Regime

SEMARANG (Jurnalislam.com) – The Indonesian Muslim Student Action Union (KAMMI) came to the Central Java Parliament Office of Jalan Pahlawan, Semarang City, to reject the Perppu No. 2 of 2017 on Amendment of Law No. 17 of 2013 on Community Organizations, Wednesday (26 / 7/2017).

In his statement, the Chairman of KAMMI Semarang Sigit Tirto Utomo stated that his party firmly rejects the Perppu because it is no better than the Ordinance Act No. 17 of 2013.

“KAMMI firmly rejects Perppu No 2 of 2017 about organizations that are no better than existing mass organizations,” Sigit told reporters at the Central Java DPDR office on Wednesday (26/7/2017).

Sigit explained that article 59 paragraph 3 in the Perppu states that mass organizations that violate public order, disturbing the public, damaging the facility and the criticism of state officials can be disrupted until dissolved. The point is judged as one of the nature of dictatorial rule.

“So the dissolution is from the likes or dislikes of the president himself and added to rejecting the jurisdiction of the courts, because by eliminating the authority of the court has caused the nature of the authoritarian regime and dictatorship,” he said.

Furthermore, Sigit said, KAMMI invites the pros and cons of the Perppu to to scientifically mengiaog.

“We invite organizations of pros and cons with this issue to dialogue with us, our study is scientific, our study based on the Perppu is self-contained, we involve legal persons, not intimidation,” he concluded.

Translator: Taznim

Hadirilah! Kajian Ilmiah, Menyongsong Kemenangan Islam: Menyingkapi Faktor dan Penghambat Kemenangan Perjuangan Islam”

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

HADIRILAH !!!
*KAJIAN ILMIAH*
*”Menyongsong Kemenangan Islam : Menyingkap faktor dan penghambat Kemenangan Perjuangan Islam”*

Bersama :
*Ustadz Dr. Anung Al Hamat, Lc, M.Pd.I*
(Ketua Dewan Pakar ANNAS Bekasi Raya)

Hari dan Tanggal :
*Sabtu, 29 Juli 2017 M*

Waktu :
*Pukul 18.30-selesai (diawali Shalat Maghrib berjamaah)*

Tempat :
*Masjid Al Hikmah, Jl. Irigasi Prima Raya No. 1 Perum BJI Irigasi Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi*

Contact Person :
0812-9845-5303 (Ikhwan)
0812-1987-1219 (Akhwat)

Salurkan Donasi anda!
Rekening Sunduqul Ummat
Bank Muamalat 3470001144
An. Irianti Dewi

Nabi Shalallaahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ ” ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ

“Barang siapa yg menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Alloh akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).

“Barangsiapa yg menunjuki kpd kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yg mengerjakannya” (HR. Muslim)

Raih Amal Sholih dengan menyebarkan informasi ini!

Penyelenggara:
*DEWAN KELUARGA MASJID AL-HIKMAH*
DAN
*ALIANSI NASIONAL ANTI SYI’AH (ANNAS) BEKASI RAYA*

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

IZI Jateng dan LAZ Nurul Barqi Buka Pusat Kesehatan Masjid di Semarang

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nurul Barqi PT Indonesia Power terus membuka pusat kesehatan masjid di beberapa kelurahan di Kota Semarang. Seperti yang dilakukan di RW VII Kelurahan Kemijen Semarang, Kamis (27/7/2017) dengan memberikan pengobatan gratis kepada warga sekitar.

Djoko Adi Kepala IZI Jawa Tengah menargetkan di tahun 2017 akan ada lima titik pusat kesehatan masjid. Sampai saat ini baru terlaksana di Kelurahan Tanjung Emas dan Kemijen. “ Sudah ada 3 titik, masih ada dua lagi yaitu di Kelurahan Gayamsari dan Kemijen,” katanya dalam siaran pers yang diterima Jurnalislam.com, Kamis (27/7/2017).

Djoko menjelaskan, dengan pengobatan gratis ini nantinya akan dilatih dua relawan kesehatan yang secara mandiri untuk program reguler bulanan agar masyarakat bisa melakukan layanan cek lab sederhana seperti gula darah, asam urat dan kelesterol.

Sukendar perwakilan LAZ Nurul Barqi Indonesia Power menyampaikan program ini sinergi dengan program Dinas Kesehatan Kota Semarang yang menargetkan setiap wilayah mempunyai komunitas sadar kesehatan dengan harapan bisa mendeteksi dini.

“Karena kapasitas Puskesmas dan RSUD untuk langsung mendekat ke titik masyarakat juga tidak bisa menjangkau keseluruhan,” jelasnya.

Lurah Kemijen Tjatur Edi Wardono menambahkan tingkat kesehatan di kelurahan Kemijen sudah sedikit membaik dibanding dua tahun lalu karena masih berimbas rob dan banjir. Tetapi menghadapi musim pancaroba ini warganya juga mengalami akan berimbas terkena penyakit.

“Intinya saat ini sangat membutuhkan untuk pengobatan-pengobatan gratis untuk menghadapi pancaroba,” tegasnya.

Siaran Pers

 

Layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Majid

Israel akan Tutup Kantor Berita Al Jazeera di Yerusalem

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu akan menutup kantor berita Al-Jazeera di Yerusalem pada hari Kamis (27/7/2017), katanya.

“Saya telah menginstruksikan [aparat hukum] untuk menutup kantor Al-Jazeera Yerusalem karena memberitakan kekerasan di atas Temple Mount,” Netanyahu menulis di halaman Facebook-nya. “Jika itu tidak mungkin menurut undang-undang saat ini, saya akan berupaya meneruskan Perundang-undangan yang diperlukan di Knesset untuk memberhentikan Al-Jazeera,” lansir Anadolu Agency Rabu (26/7/2017).

Israel menutup Masjid Al-Aqsha yang dihormati oleh umat Islam di dunia dan melarang sholat Jum’at untuk pertama kalinya dalam hampir lima dasawarsa, menyusul baku tembak mematikan pada 14 Juli.

Masjid tersebut kemudian dibuka kembali setelah militer zionis Yahudi memasang detektor logam dan kamera di gerbangnya.

Jamaah Muslim memprotes tindakan Israel itu dalam unjuk rasa dan bentrok dengan polisi yang menyebabkan kematian 11 orang, termasuk delapan orang Palestina, namun Israel menolak untuk memindahkan detektor, mengklaim bahwa tindakan pengamanan dengan prosedur serupa juga digunakan di tempat-tempat suci lainnya di seluruh dunia.

Setelah tekanan internasional, kabinet keamanan Israel memutuskan untuk mencopot detektor logam namun mengatakan akan memberlakukan sebuah sistem pengawasan baru dengan menggunakan “pemeriksaan cerdas (smart checks)” berdasarkan teknologi maju.

Milisi Dukungan AS dan Rezim Assad Berbagi Keuntungan Penjualan Minyak, Ini Laporannya

ANKARA (Jurnalislam.com) – Milisi PYD yang didukung AS, cabang Suriah dari organisasi ekstremis PKK dan rezim Syiah Bashar al-Assad berbagi keuntungan yang dihasilkan ladang minyak di provinsi Al-Hasakah, Suriah timur laut, kata sumber setempat kepada Anadolu Agency pada hari Rabu (26/7/2017).

PKK / PYD menguasai Al-Hasakah di timur, Raqqah utara, Manbij, hingga sebelah timur distrik Aleppo, Afrin dan Tal Rifaat.

PKK / PYD dan rezim Nushairiyah Assad bersama-sama mengendalikan sembilan ladang minyak di provinsi Al-Hasakah, tiga di antaranya saat ini aktif dan 6 tidak aktif, menurut sumber setempat.

PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki dan Uni Eropa, telah melakukan operasi teror melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, di mana lebih dari 40.000 orang telah terbunuh. Mereka juga terlibat dalam produksi obat terlarang, manufaktur, dan perdagangan manusia.

Kira-kira 30-35 ribu barel minyak per hari dihasilkan dari hampir 350 sumur minyak kecil yang terletak di kota As-Suwayda, barat daya yang dilanda perang, kota kaya minyak Rimelan dan Karacok di timur laut Suriah.

Baru-baru ini, PKK / PYD menyerahkan kontrol produksi minyak di wilayah Rimelan kepada rezim Assad dan kesepakatan pembagian pendapatan ditandatangani antara kedua belah pihak.

Menurut kesepakatan tersebut, rezim Syiah Assad akan memperoleh 65 persen pendapatan sementara PKK / PYD akan memperoleh 20 persen. PKK / PYD memberikan sisa pendapatan kepada pasukan Arab setempat yang bertanggung jawab atas perlindungan ladang. Rezim Assad memasok gaji para penjaga dan pekerja lainnya.

Meski ada kesepakatan, PKK / PYD masih menjabat di wilayah Rimelan dimana petugas mereka memberikan laporan produksi minyak ke organisasi tersebut.

Minyak yang dihasilkan dari ladang ini dikirim ke kilang di Homs yang dikelola rezim Suriah melalui truk. Entrepeneur Husam Katirci, rekan dekat keluarga Assad, mengawasi transfer minyak tersebut.

Minyak yang dihasilkan dari Al-Hasakah ditargetkan menuju distrik Sinjar di Irak.

Sebelum konflik saat ini, ketika Suriah menghasilkan 383.000 barel minyak per hari (b / d) dan gas alam 316 juta kaki kubik per hari, sektor minyak dan gas Suriah menyumbang sekitar seperempat dari pendapatan pemerintah, menurut analisis negara Administrasi Informasi Energi AS (Energy Information Administration-EIA).

Produksi minyak Suriah, yang rata-rata di atas 400.000 b / d antara tahun 2008 dan 2010, kurang dari 25.000 b / d pada bulan Mei 2015, kata AMDAL

Hayat Tahrir al Sham Tembak Jatuh Drone Syiah Hizbullah di Qalamoun

SURIAH (Jurnalislam.com)Hay’at Tahrir al Sham (HTS), sebuah koalisi faksi-faksi jihad di Suriah yang dipimpin Jabhat Fath al Sham, merilis sebuah video sebelumnya hari ini menunjukkan pasukannya di Suriah barat menembak jatuh sebuah drone bersenjata milik milisi Syiah Hizbullah.

Long War Journal, Rabu (26/7/2017) melaporkan video yang menggambarkan saat-saat terakhir sebuah pesawat bersenjata tak berawak milik Syiah Hizbullah terbang melintasi posisi HTS di suatu tempat di Qalamoun barat. Sedikitnya dua bom dijatuhkan dari drone tersebut sebelum drone tersebut jatuh ke tanah setelah ditembaki dengan senjata ringan.

Drone itu digunakan sebagai bagian dari serangan pimpinan Hizbullah saat ini di Qalamoun barat dan di daerah Jurud Arsal di Lebanon.

Ini bukan kali pertama Syiah Hizbullah menggunakan pesawat tak berawak untuk operasinya di Suriah. Tahun lalu, kelompok Syiah itu menggunakan drone bersenjata untuk mendukung serangan di Aleppo. Itu adalah konfirmasi visual pertama Hizbullah yang menunjukkan mereka membangun dan mengerahkan pesawat bersenjata tak berawak.

Sebelum itu, pada tahun 2014, Syiah Hizbullah mengklaim menggunakan drone bersenjata terhadap faksi jihad yang setia pada Jabhah Nusrah (cabang Al Qaeda di Suriah, sekarang merupakan bagian dari HTS) di Arsal.

Qatar Tolak 18 Daftar Teror Baru yang Dikeluarkan Arab cs

DOHA (Jurnaislam.com) – Qatar menggambarkan bahwa sebuah daftar hitam baru yang dikeluarkan oleh Arab Saudi dan sekutu-sekutunya adalah “kejutan yang mengecewakan”, dengan mengatakan bahwa pihaknya dapat melakukan semua upaya untuk melawan ekstremisme.

Sheikh Saif bin Ahmed Al Thani, direktur komunikasi Qatar, mengatakan keputusan keempat negara Arab tersebut untuk menambahkan 18 kelompok dan individu yang diduga terkait dengan Qatar dalam daftar “teroris” sebenarnya tidak memiliki dasar.

“Daftar baru ini adalah kejutan yang mengecewakan dimana negara-negara pemblokir masih mengejar cerita ini sebagai bagian dari kampanye kotor mereka terhadap Qatar,” katanya dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita Reuters pada hari Rabu (26/7/2017).

Langkah yang dilakukan oleh Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain pada hari Selasa terjadi meskipun mendapat tekanan internasional untuk berkompromi dalam boikot mereka terhadap sesama rekan sekutu AS.

Nama baru yang masuk daftar tersebut mencakup sembilan entitas di Yaman dan Libya, dan menambahkan daftar hitam sebelumnya bulan lalu yang dikeluarkan oleh empat negara dan berjumlah 59 individu serta 12 kelompok.

Sheikh Saif mengatakan: “Daftar terakhir ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa negara-negara pemblokir tidak berkomitmen untuk memerangi terorisme.

“Semua individu yang memiliki hubungan dengan terorisme di Qatar telah diadili. Kami mendorong negara-negara yang memblokade untuk menghabiskan lebih sedikit waktu dalam merancang daftar palsu ini dan lebih banyak waktu untuk menerapkan langkah-langkah untuk melawan ancaman ekstremisme di negara mereka sendiri.”

Dia mengatakan Qatar terus-menerus meninjau undang-undang anti-terornya untuk “tetap berada di garis depan dalam perang melawan ekstremisme dan pendanaan teror”.

Anwar Gargash, menteri luar negeri UEA untuk urusan luar negeri, mengatakan melalui Twitter pada hari Rabu bahwa penting untuk melihat jauh melampaui “krisis” dan menganggapnya sebagai “rangkaian baru hubungan di Teluk menggantikan yang lama.”

Dia mengatakan bahwa situasi saat ini ditetapkan untuk berlanjut dan bahwa “kita harus terus tanpa Qatar.”

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya telah memboikot Qatar sejak 5 Juni dalam krisis diplomatik terburuk di kawasan ini selama bertahun-tahun.

Dengan menuduh Qatar membiayai terorisme, mereka menutup satu-satunya perbatasan darat emirat, memerintahkan warganya untuk pergi dan menutup wilayah udara serta perairan mereka bagi penerbangan dan pengiriman Qatar.

Mereka ingin Qatar mengurangi hubungan dengan Iran, menutup sebuah pangkalan militer Turki di Qatar dan menutup saluran TV Al Jazeera, yang mereka anggap kritis terhadap pemerintahan mereka.

Qatar menolak tuntutan tersebut dan menganggapnya sebagai pelanggaran kedaulatannya. Qatar mendapat dukungan signifikan dari sekutunya Turki.

Rex Tillerson, sekretaris negara AS, pekan lalu menghabiskan empat hari di wilayah tersebut untuk mencoba menyelesaikan krisis. Dia menyuarakan kepuasan atas upaya Qatar untuk mengatasi kecurigaan pendanaan teror.

Di sisi lain, setelah pembicaraan dengan Federica Mogherini, kepala diplomatik Uni Eropa, pada hari Selasa, Sameh Shoukry, kementerian asing Mesir, memberi peringatan bahwa keempat pemerintah tersebut tidak akan menerima kompromi dalam perselisihan mereka dengan Qatar.

“Kita tidak bisa berkompromi dengan bentuk terorisme apapun, kita tidak bisa berkompromi atau masuk ke dalam bentuk negosiasi apapun,” katanya.

Dalam pernyataan hari Selasa, keempat negara tersebut menuduh warga Qatar, Kuwait dan Yaman membantu mengumpulkan dana bagi pejuang al-Qaeda.

Daftar hitam mereka sekarang mencakup tiga badan amal Yaman, tiga media Libya, dua kelompok bersenjata dan sebuah yayasan agama, beberapa di antaranya sudah dikenai sanksi AS.

Erdogan: Israel Mencopot Detektor Logam, Itu Tidak Cukup!

ANKARA (Jurnalislam.com) – Keputusan Israel untuk menghapus detektor logam dari Masjid Al-Aqsha sehingga menyinggung umat Islam adalah “sebuah langkah ke arah yang benar, tapi itu saja tidak cukup”, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Rabu (26/7/2017, lansir Anadolu Agency.

“Israel berusaha untuk merusak karakter Islam Yerusalem dengan praktik baru setiap hari dengan memanfaatkan kelengehan kaum Muslim saat ini,” kata Erdogan dalam sebuah acara untuk membahas pendidikan tinggi di dunia Islam di kompleks kepresidenan di Ankara.

“Mereka yang mengkritik negara kita setiap ada kesempatan tiba-tiba hanya terdiam saat isu tersebut adalah hak, hukum Palestina, Yerusalem, atau Muslim,” kata presiden tersebut.

Dia meminta Israel agar berkomitmen untuk menghormati hak asasi manusia dan konvensi Yerusalem.

“Enkau tidak boleh menutup pintu Al-Aqsha melawan Muslim dunia.”

Erdogan juga mengatakan bahwa Israel harus menghindari kebijakan yang menempatkan wilayah tersebut dalam “sebuah ruang api” dan berhenti mengancam orang lain jika mereka ingin “hidup dalam damai di dunia ini”.

Presiden mengatakan bahwa Masjid Al-Aqsha adalah simbol perdamaian yang terus berdiri tegak saat struktur historis Muslim lainnya menghadapi kehancuran dan pencurian di Suriah dan Irak.

“Di Suriah dan Irak, jejak ribuan tahun peradaban telah berubah menjadi puing … perpustakaan Mosul dijarah dan ribuan buku manuskrip di perpustakaan Baghdad hancur atau dicuri.

“Namun, simbol perdamaian [Masjid Al-Aqsha], karakter Muslim di Yerusalem, terus menolak serangan terhadap kain bersejarahnya.”

Kemarahan telah menyebar di Tepi Barat sejak Israel menutup Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur setelah baku tembak mematikan 14 Juli. Situs ini dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia.

Masjid tersebut dibuka kembali setelah dua hari, namun militer zionis memasang detektor logam dan kamera di gerbangnya.

Tiga warga Muslim Palestina tewas pada hari Jumat dalam demonstrasi menentang tindakan di sekitar tempat suci tersebut. Tiga orang Israel juga tewas dalam serangan di sebuah pemukiman illegal yahudi di Tepi Barat yang dijajah.

Penjajah Israel menolak untuk melepaskan detektor, mengklaim bahwa tindakan pengamanan mereka serupa dengan prosedur yang dilakukan di tempat-tempat suci lainnya di seluruh dunia.

Tapi menghadapi kritik dan tekanan internasional, kabinet keamanan Israel Senin malam memutuskan untuk melepas detektor logam tersebut. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan tersebut mengatakan bahwa sebuah sistem pengamatan baru dengan menggunakan “smart check” berdasarkan teknologi canggih akan diberlakukan.

Yerusalem adalah kota suci bagi agama Ibrahim, Muslim, Yahudi dan Kristen – dan Masjid Al-Aqsha adalah situs tersuci ketiga di dunia Islam setelah kota Mekah dan Madinah.