Berita Terkini

Waspadai Syiah, ANNAS Soloraya Adakan Dauroh Umat Islam

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Aliansi Nasional Anti Syi’ah (ANNAS) Soloraya bekerjasama dengan Yayasan Amal Syaikh Ali At Thanthowi Indonesia mengadakan “Dauroh Ummat Islam Problematika & Solusi” di di Aziza hotels, Jln. Kapten Mulyadi Surakarta, Ahad (29/10/2017).

Daurah tersebut dilaksanakan atas dasar keprihatinan para ulama terhadap perkembangan aliran-aliran sesat seperti Syiah dan komunisme di tengah-tengah umat.

“Dengan diadakannya Dauroh ini kami berharap akan hadir lebih banyak lagi di tengah-tengah Umat para penyeru yang menjelaskan akan kesesatan Syiah,” kata Ketua panitia Mas’ud Izzul Mujahid dalam sambutannya.

Baca juga: Ribuan Umat Datangi UTC Semarang Tolak Peringatan Hari Asyuro Syiah

Menghadirkan tiga pembicara sekaligus, yaitu Dr. Mu’indillah Basri, MA, Fahmi Salim, Lc. MA dan Hartono Ahmad Jaiz.

Dalam paparannya, Fahmi Salim mengatakan, masifny penyebaran Syiah disebabkan mereka melakukan pendekatan-pendekatan seperti beasiswa, pendirian pondok pesantren dan media massa.

“Jadi untuk mencegah penyebaran Syiah harus dilakukan oleh negara, seperti di Malaysia,” ujar Anggota Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat tersebut.

Senada dengan itu, Hartono Ahmad Jaiz menegaskan, pemerintah masih lemah dalam penanganan aliran sesat di Indonesia.

“Kalau kita merujuk dari berbagai persoalan yang terjadi di Masyarakat(pekat) sudah yang mengurusinya contohnya Miras, prostitusi itu sudah ada yang menangani. Akan tetapi belum ada yang mengurusi Aliran Sesat di Indonesia ini,” terangnya.

Ketua ANNAS Soloraya, Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid mengatakan, ANNAS akan secara intens melakukan daurah-daurah bagi para da’i khususnya di Jawa Tengah untuk membendung membendung pergerakan aliran Syiah yang semakin massif.

Menlu Arab Terkejut, Lihat Makar Hizbullah atas Saudi Dibiarkan Pemerintah Libanon

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Saudi untuk Urusan Teluk Thamer al-Sabhan menyuarakan keterkejutannya bahwa pemerintah dan warga Lebanon terdiam atas praktik makar Syiah Hizbullah Libanon terhadap Saudi.

“Tidak ada yang aneh jika milisi teroris (Hizbullah) berpartisipasi dalam perang melawan kerajaan sesuai arahan dari penguasa terorisme global tapi yang aneh adalah keheningan pemerintah dan masyarakat Lebanon,” katanya di Twitter, lansir Al Arabiya, Ahad (29/10/2017).

Kalah oleh Mujahidin, Hizbullah Libanon Kirim Lebih Banyak Pasukannya ke Suriah

Sabhan telah berulang kali menyerukan untuk menghadapi Syiah Hizbullah. Pada hari Kamis, dia menyuarakan pentingnya melawan dan mengendalikan Hizbullah.

“Untuk mengekang milisi teroris (Hizbullah), mereka yang mendukung dan bekerja sama dengan Hizbullah di bidang politik, ekonomi dan media harus dihukum. Harus ada upaya serius untuk menahan mereka di tingkat domestik dan asing dan untuk menghadapi mereka dengan penuh paksaan,” tambahnya di Twitter.

Semakin Terjepit di Markas Terakhir di Anbar, Pasukan Irak Desak IS Menyerah

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Tentara Irak telah meminta militan IS untuk menyerah di tengah operasi militer yang sedang berlangsung untuk mengusir kelompok Islamic State (IS) tersebut dari markas terakhir mereka di provinsi Anbar barat.

Pesawat-pesawat Irak menjatuhkan ribuan selebaran di daerah IS di Anbar, meminta militan untuk meletakkan senjata mereka dan menyerah kepada pasukan Irak, kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad (29/10/2017), lansir Anadolu Agency.

Pada hari Kamis, tentara Irak memulai sebuah operasi militer berskala luas untuk membebaskan kota Rawa, sebuah kota di al-Qaim di Anbar, yang merupakan kantong terakhir kelompok tersebut di Irak.

Brigadir Jenderal Yahya Rasul, juru bicara Komando Operasi Gabungan (Joint Operations Command-JOC) Angkatan Darat Irak, sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Irak telah membunuh 75 gerilyawan IS dalam operasi di Anbar dalam 72 jam terakhir.

Pasukan Irak Kuasai Perbatasan dengan Suriah setelah Milisi Dukungan AS Mundur

Sementara itu, Abu Ali al-Kufi, seorang komandan milisi Syiah Hashd al-Shaabi yang pro-pemerintah, mengatakan IS telah menanam jebakan dan alat peledak di jalan dan menyeberang ke al-Qaim.

Dia mengatakan tim pembuangan bom telah berhasil meredakan bahan peledak dan membuat rute yang aman untuk pasukan tersebut.

“Pasukan kita menunggu datangnya zero hour untuk menyerang IS di tempat persembunyian terakhir mereka,” katanya.Bulan lalu, pasukan keamanan dan suku Irak merebut kota Anah di Anbar dari IS sementara kelompok tersebut telah mengendalikan Rawa dan al-Qaim sejak pertengahan 2014.

Terungkap Pasukannya Lakukan Pembunuhan Massal, Haftar Perintahkan Penyelidikan

TRIPOLI (Jurnalislam.com) – Khalifa Haftar, yang menguasai Libya timur, telah memerintahkan penyelidikan setelah 36 mayat tak dikenal ditemukan di daerah sebelah timur Benghazi. Mayat-mayat tersebut menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan luka peluru di kepala.

Saksi mata mengatakan bahwa para korban tersebut ditangkap beberapa bulan yang lalu oleh Tentara Nasional Haftar Libya dan sumbernya mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (29/10/2017), bahwa mereka yang hilang termasuk lawan Haftar dan pembangkang militer yang tidak setuju dengan operasinya.

Eksekusi 18 Tahanan dengan Cara IS, Jenderal Pemberontak Libya Dituntut PBB dan HRW

Misi PBB di Libya mengutuk “kejahatan keji” yang mengakibatkan “pembunuhan” sedikitnya 36 orang.

Di Tripoli, Pemerintah Nasional (Government of National Accord-GNA) yang diakui secara internasional menyerukan kecaman yang sama dan menyebut pembunuhan tersebut sebagai “tindakan mengerikan”.

GNA juga mengatakan akan meluncurkan sebuah penyelidikan.

Kekacauan dan konflik terus mengganggu Libya sepanjang enam tahun setelah pemimpin lama Muammar Gaddafi digulingkan dan dibunuh oleh sebuah pemberontakan yang didukung oleh NATO.

Pasukan Haftar telah dituduh melakukan banyak kekejaman sejak jenderal mereka meluncurkan Operation Dignity pada tahun 2014.

Pesawat Tempur Libya Ditembak Jatuh Dewan Shura Mujahidin di Derna

 

Ribuan Laskar Soloraya Ikuti Gelar Apel Akbar dan Longmarch

SOLO (Jurnalislam.com) – Ribuan laskar Islam Soloraya pada Ahad (29/20/2017) mengikuti apel akbar dan long march yang diadakan Dewan syariah kota Surakarta(DSKS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta di Lapangan Pringolayan, Tipes Surakarta.

Ketua Panitia Ustadz Yusup Suparno dalam sambutanya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh elemen yang ikut mensukseskan acara ini.

“Semanggat kita bersama dalam menjaga NKRI,” ujarnya.

Sementara itu Drs.Nurhadi wasono mewakili MUI Solo mengatakan, para pemuda harus selalu menjaga kalimat takbir. Sebab, kata dia, pertempuran Surabaya pada 10 Nopember 1945 berkobar setelah Bung Tomo menyemangati arek-arek Suroboyo dengan pekikan takbir.

Baca juga: Prihatin Atas Krisis Nasional, Forum Gerakan Mahasiswa Islam Dideklarasikan

“Dan semanggat ini menginspirasi kita untuk menjaga NKRI,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DSKS Dr.Ustadz Muindulillah Basri MA dalam orasinya mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin laskar Soloraya dalam rangka menjaga persatuan dan ukhuwah islamiyah.

Senada dendan itu, salah satu komandan laskar dari Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Mursidi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang umat Islam untuk bersatu.

“Umat Islam ini bersatu tidak membeda-bedakan golongan dan menghilangkan sikap ta’asub yang menganggap kelompok kita sajalah yang paling benar, dan melanjutkan agenda 411 dan 212,” paparnya.

Kegiatan ini digelar setia tiga bulan sekali. Diisi dengan long march sejauh 20 Km dengan rute dari Lapangan Pringgolayan – Jalan Veteran – Perempatan Baturono – Balong – Penggung – Monumen 45 -Pasar Kembang – Baron – dan kembali ke Lapangan pringgolayan.

Reporter: Rido Asfari

Jutaan Orang Rayakan HUT ke-94 Turki

ANKARA (Jurnalislam.com) – Jutaan orang Turki di dalam dan luar negeri merayakan ulang tahun ke 94 proklamasi Republik Turki pada hari Ahad (29/10/2017), Anadolu Agency melaporkan.

Presiden Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Binali Yildirim dan pejabat tinggi tingkat tinggi lainnya mengunjungi mausoleum pendiri Turki modern, Ghazi Mustafa Kemal Ataturk. Mausoleum itu juga dikenal sebagai Anitkabir.

Dalam sambutan yang tercatat dalam buku memorial resmi Anitkabir, Erdogan mengatakan semangat yang membawa kemenangan dalam Perang Pembebasan Turki dan memberi kehidupan kepada republik ini masih hidup sampai sekarang sejak 94 tahun yang lalu.

Mengacu pada upaya kudeta tahun lalu, presiden menambahkan: “Resistensi yang masuk ke dalam sejarah sebagai peristiwa epik 15 Juli adalah perwujudan semangat dan kehendak ini.”

Presiden Turki: Operasi di Idlib telah Selesai, Selanjutnya Afrin Ada di Depan Kita

Organisasi Teroris Fetullah dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen, melakukan kudeta yang dikalahkan pada 15 Juli 2016 di Turki, yang menyebabkan 250 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang lainnya terluka.

Perayaan yang terkait dengan Hari Republik tetap berlangsung di beberapa kota di Turki.

Google juga menandai Hari Republik Turki di berandanya, dengan menampilkan bendera Turki dan logo Google berwarna merah, yang merupakan warna bendera negara tersebut.

Di ibukota Ankara, ribuan orang Turki berbaris di depan parlemen Turki.

Polisi telah melakukan tindakan pengamanan ketat di daerah tersebut; beberapa jalan ditutup untuk lalu lintas; Polisi anti huru hara juga ditempatkan di sepanjang rute parade tersebut.

Tentara Turki veteran serta siswa sekolah membawa bendera Turki dan poster Ataturk terlihat dalam pawai tersebut.

Di kota terbesar di Turki, Istanbul, sebuah parade besar diselenggarakan. Sebuah pesan perayaan dari Presiden Erdogan, yang dikirim untuk Gubernur Istanbul Vasip Sahin, juga dibacakan.

Di hadapan kerumunan warga, Sahin mengatakan bahwa rakyat Turki menunjukkan kepada dunia pertarungan epik untuk keselamatan selama masa pendirian republik ini.

“Republik ini adalah kata terakhir bagi negara kita, yang membela dan memuji persaudaraan melawan separatisme,” tambahnya.

Warga Istanbul membawa bendera Turki saat menyaksikan parade tersebut dan memberi tepuk tangan atas demonstrasi militer dan polisi.

Tindakan pengamanan ketat juga dilakukan di Istanbul dan orang-orang memasuki area parade setelah pemeriksaan pakaian.

Hari Republik juga ditandai dengan representasi Turki di luar negeri.

Mudrick SM Sangidu Bagikan ‘Pribumi’ di CFD Solo

SOLO (Jurnalislam.com) – Tokoh Mega Bintang, Mudrick SM Sangidu membagikan kaos bertuliskan ‘Aku Pribumi’ di gelaran Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Ahad, (29/10/2017). Hal itu, dilakukan agar masyarakat luas tidak lagi mempermasalahkan kata-kata pribumi yang saat ini menyeruak pasca pidato Anies Baswedan.

“Supaya masyarakat juga tahu, saya memperingkatkan kepada masyarakat, kalau ada kata-kata pribumi itu, jangan aneh dan alergi,” katanya kepada Jurnalislam.com

“Jadi kalau ada sebagian orang kebakaran jenggot, ini kan aneh, mereka itu pribumi benar atau bukan, kalau orang pribumi asli pasti nggak masalah,” lanjutnya.

Baca juga: Giliran Anies Sebut Pribumi, Pengamat : Kok Ada yang Kebakaran Jenggot?

Ia berharap, apa yang dilakukannya itu bisa diikuti di tempat lain. Menurutnya, pihak-pihak yang mempermasalahkan kata pribumi menunjukan bahwa sebenarnya merekalah yang berbuat diskiriminatif.

“Mudah-mudahan kota lain juga menyusul, kalau yang namanya orang pasang lampion begitu banyak nggak masalah, masak bilang pribumi dipermasalahkan, berarti yang diskriminasi itu mereka sendiri,” tandasnya.

Ia menambahkan, “Seperti saya ini namanya Sangidu, orang pribumi asli, karena pribumi dan bukan pribumi itu bagian dari takdir, nggak bisa dirubah, jadi jangan sampai disalahartikan orang pribumi nggak Nasionalis itu, saya ndak setuju,” pungkasnya.

Bom Meledak Dekat Istana, Kabinet Somalia Pecat Kepala Intelijen Negara Mendadak

MOGADISHU (Jurnalislam.com) – Kabinet memecat kepala badan intelijen nasional dan polisi menyusul ledakan bom mematikan hari Sabtu (28/10/2017) di ibukota Mogadishu yang menewaskan sedikitnya 27 orang dan puluhan lainnya luka-luka, menurut seorang menteri.

Dalam serangan hari Sabtu tersebut sekelompok orang bersenjata menyerbu hotel Nasa-hablood di dekat istana kepresidenan diawali dua ledakan bom mobil.

Kelompok bersenjata Al-Shabaab telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang terjadi hanya dua pekan setelah serangan mematikan dalam sejarah negara tersebut, juga di Mogadishu, yang menewaskan lebih dari 358 orang yang hingga kini belum diketahui kelompok mana pelakunya.

Kabinet memutuskan untuk memecat kepala Badan Intelijen Nasional Cabdullahi Mohamed Sambaloshe dan kepala polisi Abdihakin Dahir Saed Sa’id setelah sebuah pertemuan darurat di ibukota tersebut, Menteri Penerangan Abdirahman Omar Osman Yarsisow men-tweet, lansir Anadolu Agency.

Serangan Bom Hantam Hotel Presiden Somalia, Puluhan Tewas

“Menteri kabinet pemerintah Somalia memecat kepala badan intelijen dan keamanan nasional dan komandan polisi nasional,” Osman Yarsisow mengatakan dalam postingannya di Twitter.

Dalam pernyataan terpisah, Menteri Keamanan Dalam Negeri Mohamed Abukar Islow mengatakan jumlah korban tewas akibat ledakan ganda hari Sabtu telah mencapai 27 orang.

Sebelumnya, media lokal dan negara bagian melaporkan bahwa mantan anggota parlemen Abdinasir Garane, Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Madobe Nunow dan mantan komisaris polisi distrik Daynile termasuk di antara korban tewas.

Islow juga mengatakan pasukan keamanan telah menahan tiga tersangka penyerang.

Kementerian Luar Negeri Turki telah mengecam keras serangan Al-Shabaab tersebut, dengan mengatakan: “Turki akan terus berdiri bersama rakyat Somalia dan pemerintahnya dalam perang melawan Al-Shabaab.”

Sekjen JITU Beberkan Pentingnya Media dalam Perjuangan Islam Saat ini

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Masjid Muhtadin Cemani, Sukoharjo menggelar Tabligh Akbar bertema ‘Peran Media dalam Dakwah Perjuangan Islam di Era Kekinian’ pada Sabtu, (28/10/2017). Menghadirkan Sekjen Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Muhammad Pizarro Novelan Tauhidi dan relawan kemanusiaan OneCare Ustaz Suharno.

Dalam paparannya, Pizaro menyampaikan pentingnya media Islam dalam syiar dan amar maruf nahi munkar.

“Media Islam sangat penting dalam mengungkap isu, mengungkap fakta dan beramar ma’ruf nahi munkar,”katanya.

Ia mencontohkan ketika Israel menyerang warga Palestina dengan bom posfor dan Israel membantahnya. Akan tetapi, lanjutnya, ketika media Islam mengungkapnya melelui penelitian para dokter muslim kemudian disebarkan ke media-media akhirnya Israel mengakuinya.

“Itulah contoh peran penting media Islam. Siapa yang menulis kejadian-kejadian ini siapa kalau tidak kita?” papar peneliti Center For Islamic and Global Student itu.

Lebih lanjut, Pizaro juga mengungkapkan upaya media Islam menggagalkan konser Lady Gaga beberapa tahun lalu. Ia mengisahkan, ketika itu media-media sekuler mengutip salah satu pernyataan MUI yang belum cukup informasi tentang penyanyi asal Amerika tersebut.

“Maka kami media Islam menemui KH Cholil dan berhasil membuat berita MUI haramkan beli tiket Lady Gaga, dan pemagku kebijakan dalam memutuskan membatalkan sebagai rujukan adalah media2 Islam,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Pizaro mengajak umat Islam untuk mendukung perjuangan umat Islam melalui media.

“Seorang ustadz ceramah hanya akan didengarkan ratusan orang, tapi dengan menulis akan dibaca ribuan bahkan jutaan orang,” tandasnya.

Reporter: Rido Asfari

Pemimpin Kurdi Irak Tidak Ikut Serta dalam Pemilihan Presiden, Ini Alasannya

ERBIL (Jurnalislam.com) – Presiden Kurdi (Kurdish Regional Government-KRG) Masoud Barzani mengumumkan pada hari Ahad (29/10/2017) bahwa dia tidak akan berpartisipasi dalam pemilihan presiden 1 November mendatang.

Dalam sebuah surat yang dibacakan selama sesi parlemen pemerintah daerah, Barzani mengatakan: “Sebagai seorang Peshmerga, saya akan terus melayani rakyat kami, saya menolak untuk mendapatkan perpanjangan dan tidak akan melanjutkan jabatan ini; hukum tidak seharusnya diubah untuk saya.”

Kemudian, disepakati untuk mengalihkan tugas kepresidenan Masoud Barzani ke parlemen dan Dewan Kehakiman setelah proses pemungutan suara, Aydin Maruf, anggota parlemen dari Frontistan-Turkmen Front, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Erdogan: Kurdi Sama dengan Turkmen dan Arab

Maruf selanjutnya mengatakan bahwa Dewan Presiden KRG juga telah dihapuskan.

Sebelumnya pada Sabtu malam, asisten senior Barzani, Hemin Hawrami, tweeted: “Presiden Barzani menyerukan pemilihan Parlemen / Presiden 12/7 untuk diadakan pada 1 November. Parlemen memperpanjang pekerjaannya selama dua musim.”

Setelah pemungutan suara, sekelompok orang menyerbu gedung parlemen daerah, melepaskan tembakan di udara saat mereka berhasil masuk ke dalam.

PM Irak: Tentara Irak Tidak akan Serang Rakyat Kurdi

Kelompok tersebut, yang mengaku sebagai Partai Demokratik Kurdistan (Kurdistan Democratic Party-KDP) meneriakkan slogan-slogan yang mendukung Barzani dan melemparkan batu ke gedung parlemen.

Pasukan keamanan di tempat kejadian membubarkan kelompok tersebut dan memaksa mereka keluar dari gedung parlemen.

Berbicara kepada Anadolu Agency tentang kejadian tersebut, Maruf mengatakan bahwa anggota PPK berusaha menenangkan para pemrotes.