Berita Terkini

Israel Serang Mobil Ambulans, 15 Warga Sipil Tewas

GAZA (jurnalislam.com)- Sejumlah warga Palestina dilaporkan terbunuh dan banyak lainnya terluka akibat pemboman zionis Israel pada hari Jum’at (3/11/2023) yang sengaja menargetkan mobil ambulans di depan gerbang utama Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza.

“Ada banyak korban dan luka-luka dalam serangan Israel yang menargetkan konvoi ambulans yang sedang menuju ke selatan untuk mencapai penyeberangan darat Rafah,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qidra dalam konferensi pers di Rumah Sakit Al-Shifa.

“Sebuah pemboman Israel juga menargetkan ambulans di dua lokasi lain di Jalan Pesisir Al-Rashid yang membawa orang-orang yang terluka ke selatan menuju penyeberangan darat Rafah untuk mengangkut mereka ke Mesir,” imbuhnya.

Sejumlah warga Palestina dilaporkan tewas dan terluka akibat pemboman Israel yang menargetkan gerbang utama Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza, lapor koresponden Anadolu.

“Setibanya mereka di al-Shifa, [Israel] langsung menargetkan kedua kendaraan konvoi tersebut, melakukan pembantaian mengerikan dan merenggut nyawa 15 orang dan melukai lebih dari 60 orang,” kata al-Qidra.

Tim medis berangkat dengan konvoi pertolongan pertama yang membawa orang-orang yang terluka ke wilayah selatan Jalur Gaza untuk mendapatkan perawatan di Mesir, tambah wartawan itu.

Pemboman Israel menyebabkan kerusakan parah pada mobil ambulans yang mengangkut korban luka.

Kementerian Kesehatan pada Jum’at pagi mengumumkan pergerakan konvoi ambulans yang membawa sejumlah besar korban luka menuju Jalur Gaza selatan.

Tentara Israel telah memperluas serangan udaranya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober.

Lebih dari 10.700 orang tewas dalam perang tersebut, termasuk sedikitnya 9.227 warga Palestina dan lebih dari 1.538 warga Israel.

Sumber: Anadolu Ajansi

Reporter: Bahri

Amien Rais dan Ketum Partai Ummat Akan Bertemu Presiden Erdogan Bahas Pembebasan Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Ketua Majelis Syura Amien Rais dan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dijadwalkan bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara untuk membahas sejumlah isu.

Hal ini terungkap dalam pertemuan sekitar 50 menit rombongan Partai Ummat yang diketuai Wakil Ketua Majelis Syura M.S. Kaban dengan Duta Besar Turki Talip Küçükcan di Kedutaan Besar Turki, Kamis (2/11/2023). Ikut dalam rombongan adalah Wakil Ketua Umum Buni Yani, Anggota Majelis Etik Nazwar Nazaruddin, dan Ketua BPPN Taufik Hidayat.

“Jadi maksud kedatangan Partai Ummat ada dua. Pertama, Partai Ummat menyampaikan minat untuk bekerja sama dengan partai berkuasa Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang memiliki basis pemilih Islam dan mengantarkan Presiden Erdogan ke pucuk pimpinan negeri itu,“ kata Wakil Ketua Umum Buni Yani menjelaskan.

Kedua, lanjut Buni, Partai Ummat mengirimkan pesan ke pemerintah Turki di bawah kepemimpinan Presiden Erdogan untuk melakukan intervensi militer di Palestina yang sedang dalam gempuran militer Israel dan merenggut ribuan nyawa tak berdosa.

“Karenanya, bila nanti Pak Amien dan Pak Ridho bertemu Presiden Erdogan di Ankara, Partai Ummat akan membawa misi di samping menawarkan kerja sama dengan Partai AKP yang ketuanya adalah Erdogan sendiri, juga akan membicarakan mengenai krisis kemanusiaan di Palestina,“ ungkap Buni.

Menanggapi dua pesan itu, Duta Besar Talip Küçükcan mengungkapkan dia sangat senang bertemu dengan rombongan Partai Ummat. Dia mengatakan Turki membuka diri untuk bekerja sama dalam banyak bidang dengan semua pihak di Indonesia.

“Mengenai keinginan Partai Ummat untuk bertemu langsung dengan Presiden Erdogan, perlu kami jelaskan bahwa beliau sangat sibuk. Tetapi nanti Partai Ummat akan bisa bertemu dengan bagian luar negeri Partai AKP di Ankara,“ kata Talip Küçükcan.

Mengenai pesan agar Turki melakukan intervensi militer di Palestina, Talip mengatakan Turki akan melakukannya bila dilakukan bersama dengan negara-negara lain, misalnya negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Partai Ummat dan AKP

Wakil Ketua Umum Partai Ummat Buni Yani mengatakan terdapat sejumlah persamaan antara Partai Ummat dan Partai Keadilan dan Pembangunan (Adalet ve Kalkınma Partisi – AKP), di antaranya adalah basis konstituen kedua partai sangat mirip yaitu pendukung Islam konservatif meskipun kedua partai sangat modern dalam cara berpikir.

“Secara kultural, meskipun para pendukung dan pendiri AKP konservatif dalam beragama, namun mereka sesungguhnya para profesional yang berpikiran modern. AKP mampu membuat Turki menjadi negara yang disegani. Di zaman Erdoganlah banyak inovasi dan teknologi berkembang pesat di Turki,“ papar Buni.

Jadi, kata Buni, sangatlah tidak tepat dan sangat menyesatkan mempertentangkan konservatisme agama dengan modernitas.

“Bila kita memaknai modernitas sebagai kemajuan-kemajuan dalam segala hal maka sesungguhnya itulah roh Islam. AKP di Turki membuktikannya,” terangnya.

“Partai Ummat sangat senang bisa bekerja sama dengan Partai Keadilan dan Pembangunan, AKP, di Turki yang telah berhasil memperjuangkan Erdogan hingga menjadi Perdana Menteri dan kemudian Presiden. Sebagai partai baru, Partai Ummat perlu belajar dari keberhasilan AKP,“ imbuh Buni.

Mengenai pesan Partai Ummat agar Turki melakukan intervensi militer di Palestina, Buni mengatakan hal ini sangatlah mungkin dilakukan karena di samping menjadi negara yang cukup kuat di Eropa, Turki juga dikenal sangat vokal menyuarakan kepentingan dunia Islam.

“Turki punya kemampuan untuk itu. Militer Turki cukup kuat. Sebagai negara yang sejak awal mendukung kemerdekaan Palestina dan secara tegas dalam Pembukaan UUD 1945 menentang penjajahan, maka Partai Ummat mendorong Turki agar melakukan intervensi militer,” ujarnya.

Bila tidak ada intervensi militer dari dunia internasional, kata Buni, Israel akan semakin biadab membunuh penduduk sipil tak berdosa yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak. Lanjut Buni, yang terjadi sekarang di Palestina bukanlah perang tapi genosida oleh zionis Israel.

“Semoga pesan Partai Ummat ini menjadi sebab kepedulian dunia internasional kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kita tak bisa berdiam diri. Bukankah Islam mengajarkan kepada kita bahwa umat Islam itu sesungguhnya satu tubuh. Bila satu bagian yang sakit maka bagian yang lain juga merasakannya,” pungkas Buni.

Operasi Darat Jalur Gaza, Tentara Israel yang Tewas Terus Bertambah, Total Mencapai 338 Orang

PALESTINA (jurnalislam.com)- IDF mengonfirmasi, sejak Selasa hingga Jum’at pagi (31/10 – 3/11) jumlah total tentara Israel yang tewas di Jalur Gaza meningkat menjadi 23, total ada 338 anggota militer Israel tewas sejak serangan pejuang Hamas pada 7 Oktober 2023.

Belasan tentara Israel dilaporkan telah tewas pada hari Selasa dalam empat insiden di Jalur Gaza utara dan insiden lainnya di Kibbutz Be’eri dekat perbatasan Gaza.

Bentrokan hari Selasa di dalam Jalur Gaza mengakibatkan kematian dua tentara Brigade Givati ​​ketika Hamas menembakkan rudal, serta menewaskan Staf Sersan. Roei Wolf dan Staf Sersan. Lavi Lipshitz. Dua tentara lainnya dari unit yang sama menderita luka parah dalam pertempuran tersebut.

Pada hari Rabu, IDF kembali mengumumkan bahwa sepuluh tentara tewas dalam dua insiden terpisah di Jalur Gaza utara pada hari Selasa.

11 tentara tewas ketika pengangkut personel lapis baja mereka terkena rudal anti-tank, sementara ledakan menewaskan dua orang. Dan dua tentara lainnya tewas oleh rudal anti-tank lainnya.

Pada hari Kamis, diumumkan juga bahwa perwira cadangan Letnan (res.) Yuval Zilber (25) dari Ramat Gan, Letkol Salman Habaka (33) dari desa Druze di Yanuh-Jat yang memimpin batalion ke-53 Korps Lapis Baja, dan Sersan Kelas 1 Yair Nifosy (20) dari kota Adi di Israel utara, dan merupakan anggota Batalyon 101 Brigade Pasukan Terjun Payung, tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza utara.

Seorang tentara cadangan tewas pada Rabu malam akibat ledakan mortir yang diluncurkan dari Gaza di Kibbutz Be’eri. Dia diidentifikasi sebagai Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, dari pemukiman Teneh Omarim di Tepi Barat.

IDF menyebutkan jumlah tentara Israel yang tewas sebagai berikut:

Sersan Staf. Roei Wolf, (20) dari Ramat Gan; Sersan Staf. Lavi Lifshitz, (20) dari Modi’in-Maccabim-Reot; Kapten Ariel Reich, (24) dari Yerusalem; Sersan. Asif Luger, (21) dari Yagur; Sersan Staf. Adi Danan, (20) dari Yavne; Sersan Staf. Halel Solomon, (20) dari Dimona; Sersan Staf. Erez Mishlovsky, (20) dari Oranit; Sersan Staf. Adi Leon, (20) dari Nili; Sersan. Ido Ovadia, (19) dari Tel Aviv; Sersan. Lior Siminovich, (19) dari Herzliya; Sersan Staf. Roei Dawi, (20) dari Yerusalem; dan Letnan Satu Pdaya Mark, (22) dari Otniel; Sersan Staf. Roei Saragosti, (22) dari Nahal HaRoa; Sersan Staf. Itai Yehuda, (21) dari Rishon Lezion; Sersan Staf. Shay Arvas, (20) dari Holon; Sersan. Kelas 1 (res.) Shalev Zion Sharabi, (22) dari Teneh Omarim; Letnan (res.) Yuval Zilber, (25) dari Ramat Gan; Letkol Salman Habaka, (33) dari Yanuh-Jat.

Kemudian pada Jum’at pagi (3/11/2023) Jubir pasukan zionis Israel kembali mengumumkan 4 anggota pasukan lapis baja mati ditembak oleh mujahidin Palestina di Jalur Gaza Utara,

– Kapten Benny Weiss, (22) dari Haifa, komandan peleton di Batalyon ke-195, Brigade ke-460.

– Sersan Uriah Mesh, (41) dari Talmon, pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Sersan Utama (res’) Jonathan Joseph Brand, (28) dari Yerusalem, seorang pejuang lapis baja di Batalyon ke-52, Brigade ke-401.

– Mayor Jenderal (res.) Gil Fisich, (39) Pembajak, pengemudi tank di Batalyon ke-9, Tim Tempur Brigade ke-401.

Sementara itu, Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah dalam tayangan videonya mengatakan “Jumlah korban tewas jauh lebih tinggi daripada yang diumumkan oleh pimpinan Israel.”

Sumber: Haaretz, AAP

Reporter: Bahri

Aliansi Masyarakat Banten Desak PBB Turun Tangan Hentikan Serangan ‘Israel’ di Palestina

SERANG (jurnalislam.com)- Aliansi Masyarakat Banten Indonesia mendesak PBB dan OKI untuk mengambil langkah cepat terkait nasib rakyat Palestina yang saat ini terus dibombardir oleh tentara Zionis ‘Israel’.

“Menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan organisasi internasional lainnya untuk mengedepankan isu kemanusiaan dengan mengambil langkah cepat penghentian perang demi mencegah bertambahnya jumlah korban,” kata perwakilan Aliansi Masyarakat Banten Indonesia saat menggelar ‘Aksi Bela Palestina’ di Alun Alun Barat Kota Serang pada Jum’at,(3/11/2023).

“Mendesak dunia internasional mempercepat reformasi organisasi PBB agar tidak didominasi oleh negara pemegang hak veto yang menyebabkan terhalangnya proses perdamaian dunia,” imbuhnya.

KH Enting juga mendukung upaya pemerintahan Indonesia dan dunia internasional untuk memnerikan bantuan moril dan kemanusiaan demi meringankan penderitaan masyarakat sipil di Gaza.

“Dengan membuka blokade, mempercepat tercapainya proses negosiasi antara Israel dan Palestina, serta mewujudkan kemerdekaan seutuhnya bagi Palestina,” ungkapnya.

“Mengajak semua elemen bangsa Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi demi menghapuskan penjajahan diatas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” pungkasnya.

Reporter: Dian

Bentuk Dukungan, Ribuan Umat Islam Banten Gelar Aksi Bela Palestina

SERANG (jurnalislam.com)- Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Forum Ulama, Tokoh dan Aliansi Masyarakar Banten menggelar ‘Aksi Bela Palestina’ di Alun-Alun Barat Kota Serang, pada Jumat (03/11/2023). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina yang sedang memperjuangkan kemerdekaannya.

Aksi yang dinamai “Aksi Solidaritas Peduli Palestina” tersebut dimulai dengan peserta berkumpul di kawasan Masjid Agung At-Tsauroh pada pukul 13.00 Win. kemudian massa aksi melakukan longmarch beberapa kilometer dan melakukan orasi-orasi sampai titik akhir kumpul di Alun-alun Barat Kota Serang.

Selain berorasi, peserta aksi juga membentangkan bendera Palestina, spanduk, poster-poster yang berisi dukungan terhadap Palestina dan kecaman terhadap Zionis ‘Israel’. Peserta juga melakukan aksi penginjakan bendera ‘Israel’.

Dalam aksi tersebut, perwakilan Aliansi Masyarakat Banten Indonesia KH Enting menegasakan bahwa pihaknya mengutuk segala serangan zionis ‘Israel’ ke Palestina.

“Mengutuk segala bentuk kekerasan Zionis ‘Israel’ yang telah mengakibatkan ribuan korban masyarakat sipil berjatuhan di Gaza,” katanya.

“Menyerukan penyelesaian perang dan proses perdamaian yang berdasar pada penghormatan hak asasi manusia dan keadilan bangsa Palestina.

KH Enting juga mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk ikut peduli dengan rakyat Palestina yang saat ini terus dibombardir tentara Zionis ‘Israel’.

“Mengajak semua elemen bangsa Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi demi menghapuskan penjajahan diatas dunia karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” pungkasnya.

Aksi Bela Palestina yang berjalan damai tersebut ditutup dengan mendoakan rakyat Palestina.

Repoter: Dian

Hari Ke-27 Operasi Badai Al Aqsa, Brigade Al Qassam: Kami Jadikan Gaza Sebagai Kutukan Bagi Zionis

GAZA (jurnalislam.com)- Sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al-Qassam melalui Juru bicaranya Abu Ubaidah kembali mengeluarkan pernyataan bahwa mereka terus melakukan perlawanan terhadap pasukan penjajah di berbagai wilayah serangan Israel.

Dalam tanyangan video yang beredar pada Jum’at (03/11/2023) Abu Ubaidah mengatakan mereka telah berhasil menghancurkan satu batalion tank dan membunuh serta melukai sejumlah tentara musuh.

“Kami mampu pergi ke belakang garis musuh dan menyerangnya dari titik nol. Kami melakukan serangan balik malam ini di poros barat laut Kota Gaza, di mana kami menghancurkan 6 tank dan dua pengangkut personel,” terangnya.

Lebih lanjut ia juga membantah pernyataan resmi Israel yang mengumumkan sebanyak 13 tentara mereka tewas pada perang darat di Gaza,

“Jumlah korban tewas jauh lebih tinggi daripada yang diumumkan oleh pimpinan musuh,” ungkap Abu Ubaidah.

“Kami akan menjadikan Gaza sebagai kutukan sejarah bagi Zionis,” imbuhnya.

Menurutnya, Al Qassam merasa bangga ketika pasukan musuh berkoar-koar mengumumkan telah menembus poros di Jalur Gaza, seolah-olah sedang menembus poros negara adidaya.

“Rasa sakit kita atas kehilangan dan kematian ribuan rakyat kita akan meningkatkan keberanian dan tekad kita untuk membuat musuh membayar dengan harga yang mahal,” pungkasnya. 

Sumber: AAP

Reporter: Bahri

Sebut ‘Palestina Harus Musnah dari Muka Bumi’ di Postingan Facebook, Pemilik Akun Andy Derris Minta Maaf

SEMARANG (Jurnalislam.com)- Sejumlah ormas Islam di Semarang mendatangi rumah Krisno Riyanto di Jalan Semeru terkait cuitan ujaran kebencian di medsos pada, Rabu (1/11/2023).

Krisno yang merupakan seorang Katolik itu mengatakan di laman Facebook pribadinya atas nama Andy Derris bahwa Palestina harus musnah dari bumi.

“Semoga Palestina musnah dari bumi ini. Agar tercipta perdamaian di timur tengah. amin,” kata Krisno.

Pernyataan tersebut dinilai menyinggung umat Islam Palestina yang saat ini sedang dibombardir Israel di Jalur Gaza.

Salah satu perwakilan Ormas Islam, Marzuki mengatakan pihaknya mendatangi Krisno untuk meminta klarifikasi terkait pernyataannya tersebut.

“Kita meminta klarifikasi dan keterangan maksud postingannya yang ada di facebook,” katanya

Untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, Krisno akhirnya dibawa ke Polsek Gajah Mungkur untuk dimintai keterangan.

Di hadapan Kapolsek dan perwakilan Ormas Islam, Krisno akhirnya menyampaikan permohona maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Reporter: Agus Riyanto

Serangan Israel di Gaza Hancurkan 52 Masjid dan 45 Sekolah

GAZA (jurnalislam.com)- Dilaporkan kantor media pemerintah Palestina pada hari Rabu (1/11/2023) bahwa serangan Israel di Gaza telah menghancurkan 52 masjid dan menyebabkan berbagai tingkat kerusakan pada 110 masjid lainnya.

Salama Marouf, kepala kantor media pemerintah, mengatakan kepada pers bahwa sejauh ini 2.510 pelajar telah terbunuh dalam perang yang sedang berlangsung.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa konflik tersebut telah mengubah Jalur Gaza menjadi “zona bencana, dengan lebih dari 1,5 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka, mencari perlindungan di tempat penampungan.” ungkapnya.

Marouf juga menyampaikan, pasukan Israel telah menghancurkan 82 kantor pemerintah dan puluhan lembaga pelayanan serta fasilitas umum.

“212 sekolah mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat akibat serangan tersebut, dan 45 sekolah tidak dapat beroperasi,” imbuhnya.

Tentara Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, yang telah mengalami serangan udara tanpa henti sejak serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Lebih dari 10.300 orang telah tewas dalam perang tersebut, termasuk setidaknya 8.796 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 1.538 warga Israel.

Selain banyaknya korban jiwa dan pengungsian, pasokan bahan pokok bagi 2,3 juta penduduk di Gaza semakin menipis akibat pengepungan Israel.

Sumber: Anadolu Ajansi

Reporter: Bahri

Dalam 24 Jam Sebelas Tentara Israel Dilaporkan Tewas Dalam Operasi Darat di Gaza

GAZA (jurnalislam.com)- Dilaporkan setidaknya sembilan tentara Israel tewas pada Selasa (31/10/2023) setelah rudal anti-tank menghantam kendaraan di Gaza utara.

Israel mengumumkan kematian tentaranya pada hari Rabu (1/11/2023) bahwa sembilan tentara tewas pada hari Selasa di Jalur Gaza utara, ketika pengangkut personel lapis baja yang mereka tumpangi terkena rudal anti-tank.

IDF menyebutkan nama-nama tentaranya yang tewas sebagai berikut: Ariel Reich (24) dari Yerusalem; Asif Luger (21) dari Yagur; Adi Danan (20) dari Yavne; Halel Solomon (20) dari Dimona; Erez Mishlovsky (20) dari Oranit; Adi Leon (20) dari Nili; Ido Ovadia (19) dari Tel Aviv; Lior Siminovich (19) dari Herzliya; dan Roei Dawi (20) dari Yerusalem.

Kemudian dalam hari yang sama Selasa dilaporkan juga, bertambah lagi dua tentara dari Brigade Givati ​​IDF tewas dalam operasi darat di Gaza. Mereka adalah Staf Sersan Roei Wolf dan Staf Sersan Lavi Lipshitz. Dengan tambahan ini setidaknya total 11 tentara Israel yang dilaporkan tewas dalam operasi darat di Gaza.

Sumber: Haaretz

Reporter: Bahri

Hamas: Netanyahu Akan Berlutut Diakhir Perang Gaza

GAZA (jurnalislam.com)- Pihak Hamas mengeluarkan pernyataan terkait upaya serangan darat yang tengah dijalankan tentara penjajah Israel di Gaza. Menurut Hamas, mereka terus mengusir pasukan Israel yang mencoba masuk ke Gaza.

“Operasi pertahanan kami terus berlanjut dan masih banyak hal yang harus kami persiapkan, dan Gaza akan menjadi kuburan bagi musuh dan lubang lumpur bagi tentaranya serta para pemimpin politik dan militernya,” tegas Abu Ubaidah, jubir Brigade Al Qassam, sayap Hamas sebagaimana dilansir Al Jazeera Mubasher (01/11/2023).

“Kami memberikan kabar baik kepada Netanyahu dan para pemimpin militernya bahwa mereka akan berlutut di akhir pertempuran, dan perang di Gaza akan menjadi akhir politiknya,” imbuhnya.

Hamas juga menyangkal terkait cerita Israel mengenai pembebasan salah satu tawanan wanitanya, dan Hamas menegaskan bahwa cerita tersebut bohong,

“Jika Netanyahu yang gagal membual dan merayakan pembebasan satu tahanan sebulan setelah pertempuran, ini berarti dia membutuhkan waktu 20 tahun untuk membebaskan sisa tahanannya di Gaza,” kata Abu Ubaidah.

Lebih lanjut Abu Ubaidah mengatakan adanya para mediator yang memberitahu mereka bahwa Hamas akan membebaskan sejumlah orang asing yang tertawan dalam beberapa hari mendatang.

“Hal tersebut sejalan dengan keinginan kami untuk tidak menahan mereka di Gaza.” terangnya.

Ia juga berjanji bahwa mereka akan terus membawa senjata sampai kemenangan tercapai,

“Angkat kepalamu, hai kamu yang meraih kemenangan dengan perlawananmu, karena kamu telah membuat dunia gagal memahami kehebatanmu dan rahasia kekuatanmu. Allah berjanji dan kabar baik dari Nabimu adalah bahwa kami akan melakukannya lanjutkan perlawanan sampai nafas terakhir kita.” pungkasnya.

Sumber: Al Jazeera Mubasher

Reporter: Bahri